Fadli Zon Sebut Isi Kepala Mahfud MD Cetek

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 29 April 2019 | 11:58 WIB
Fadli Zon Sebut Isi Kepala Mahfud MD Cetek
Penjelasan Fadli Zon soal Janji Prabowo - Sandi

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai isi kepala mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dangkal. Hal itu merujuk kepada tanggapan Mahfud MD yang menyebutkan kalau Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menang di Sumatera Barat yang dulunya sempat ada Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).

Mahfud MD berusaha menerangkan tanggapan awalnya di mana dirinya beranggapan kalau Prabowo - Sandiaga menang di kawasan yang dihuni oleh masyarakat dengan agama garis keras. Karena banyak yang mengkritik, Mahfud kemudian menjelaskan bahwa tanggapannya tersebut karena membicarakan masa lalu.

"Saya katakan DULU-nya karena 2 alasan: 1) DULU DI/TII Kartosuwiryo di Jabar, DULU PRRI di Sumbar, DULU GAM di Aceh, DULU DI/TII Kahar Muzakkar di Sulsel. Lihat di video ada kata "dulu". Puluhan tahun terakhir suda menyatu. Maka saya usul Pak Jokowi melakukan rekonsiliasi, agar merangkul mereka," tulis Mahfud MD melalui akun Twitternya @mohmahfudmd pada Minggu (28/4/2019).

Penjelasan Mahfud tersebut kemudian dijawab oleh Fadli. Fadli meminta Mahfud untuk kembali belajar sejarah. Fadli mengungkapkan bahwa PRRI yang dideklarasikan pada 15 Februari 1958 merupakan akibat dari pemerintah pusat yang abai dengan kondisi daerah Sumbar.

"Sebaiknya belajar sejarah lagi. Saya baru tau isi kepala begitu cetek. Kita bisa debat soal ini panjang lebar," ujarnya.

"Tapi yang pasti, anda sedang menoreh luka baru di atas luka lama. PRRI adalah koreksi atas pemerintah pusat yang abai pada daerah dan ketika itu sangat dipengaruhi komunis," tulis Fadli.

Sebelumnya diberitakan, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menyebutkan ada empat provinsi yang disebut sebagai provinsi garis keras. Disanalah Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menang perolehan suara di Pilpres 2019.

Provinsi-provinsi itu adalah Jawa Barat, Sumatera Barat, Aceh dan Sumatera Selatan. Mahfud MD menyatakan hal itu dalam sebuah rekaman wawancara dengan sebuah stasiun TV.

"Kalau dilihat kemenangannya di provinsi yang agak panas pak Jokowi kalah. Dan itu diidentifikasi kemenangan pak Prabowo dulunya dianggap sebagai provinsi garis keras yah dalam hal agama, misalnya Jawa Barat, Sumbar, Aceh dan sebagainya, Sulsel juga. Sehingga rekonsiliasi ini penting untuk menyadarkan kita bahwa bangsa ini bersatu. Karena bangsa ini bersatu karena kesadaran akan keberagaman dan bangsa ini akan maju kalau bersatu," kata Mahfud MD dalam video itu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud Tuding Garis Keras Prabowo, PD: Efek Baju Jahitan Ketinggalan

Mahfud Tuding Garis Keras Prabowo, PD: Efek Baju Jahitan Ketinggalan

News | Senin, 29 April 2019 | 11:45 WIB

Jawab Pernyataan Mahfud MD, BPN Ungkap Alasan Orang Minang Tak Pilih Jokowi

Jawab Pernyataan Mahfud MD, BPN Ungkap Alasan Orang Minang Tak Pilih Jokowi

News | Senin, 29 April 2019 | 10:16 WIB

Rachel Maryam ke Mahfud MD: Paling Gampang Tuduh Radikal dan Garis Keras

Rachel Maryam ke Mahfud MD: Paling Gampang Tuduh Radikal dan Garis Keras

News | Senin, 29 April 2019 | 08:23 WIB

Dahnil Anzar Sebut Pernyataan Mahfud MD Bukanlah Seorang Pancasilais

Dahnil Anzar Sebut Pernyataan Mahfud MD Bukanlah Seorang Pancasilais

News | Minggu, 28 April 2019 | 23:03 WIB

Prabowo Menang di Provinsi Garis Keras? Sandiaga Nasihati Mahfud MD

Prabowo Menang di Provinsi Garis Keras? Sandiaga Nasihati Mahfud MD

News | Minggu, 28 April 2019 | 12:40 WIB

Terkini

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:52 WIB

Bukan Cuma Mobil Mewah, Apartemen Vinna Ledy Anggraeni Ikut Disita KPK Terkait Kasus Suap!

Bukan Cuma Mobil Mewah, Apartemen Vinna Ledy Anggraeni Ikut Disita KPK Terkait Kasus Suap!

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:48 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:46 WIB

×