Curiga Jokowi Pindahkan Ibu Kota, Kubu Prabowo: Jangan-jangan karena Anies

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 29 April 2019 | 19:57 WIB
Curiga Jokowi Pindahkan Ibu Kota, Kubu Prabowo: Jangan-jangan karena Anies
Direktur Relawan BPN Ferry Mursyidan Baldan di kantor Seknas Prabowo-Sandiaga. (Suara.com/Novian A)
Kota Palangka Raya. (Antara)
Kota Palangkaraya. (Antara)

Wacana pemindahan ibu kota negara menuju Palangkaraya, Kalimantan Tengah sudah ada sejak Soekarno masih memimpin Indonesia. Kala itu, Soekarno menilai Palangkaraya menjadi kota yang lebih ideal, dibandingkan Jakarta yang sudah terbentuk.

Pada 17 Juli 1957, Soekarno melakukan pemancangan tiang pertama di Palangkaraya. Namun, penetapan Palangkaraya menjadi ibu kota negara urung dilakukan dengan keluarnya Undang Undang Nomor 10 Tahun 1964 yang menetapkan Jakarta sebagai ibu kota negara.

Wacana pemindahan Ibu Kota negara menuju Palangkaraya kembali menguat pada era kepemimpinan Presiden Jokowi.

Kota ini dianggap tepat lantaran berada di tengah-tengah Indonesia sehingga bisa mendorong pembangunan di timur Indonesia.

Tak hanya letaknya yang strategis, Palangkaraya juga aman dari bencana alam seperti gunung meletus, gempa bumi hingga banjir.

Meski demikian, Jokowi belum memutuskan apakah kota ini akan menjadi kota pengganti Jakarta sebagai Ibu Kota negara.

2. Jonggol, Jawa Barat

Soeharto (Youtube)
Soeharto (Youtube)

Soeharto saat masih menjabat sebagai presiden pernah membuat wacana untuk memindahkan Ibu Kota negara menuju Jonggol, Jawa Barat.

Letaknya yang tidak terlalu jauh yakni hanya berjarak 60 kilometer dari Jakarta membuat kota ini mudah diakses.

baca juga

Wacana pemindahan Ibu Kota negara menuju Jonggol tertuang dalam Keppres Nomor 1 Yahun 1997 tentang Koordinasi Pengembangan Kawasan Jonggol sebagai Kota Rencana Pemindahan Ibu Kota.

Tak hanya lokasinya yang tak jauh dari Istana Bogor, Jonggol memiliki lahan seluas 30.000 hektar kosong yang siap menunjang pembangunan Ibu Kota negara.

Sayangnya, wacana tersebut batal dilakukan lantaran krisis moneter mendera Indonesia. Soeharto lengser dari jabatannya sebagai presiden.

3. Sidrap, Sulawesi Selatan

Bacharuddin Jusuf Habibie ditemui usai menonton film Jilbab Traveler : Love Sparks In Korea di XXI Kota Kasablanka, Selasa (19/7/2016) [suara.com/Ismail]
Bacharuddin Jusuf Habibie ditemui usai menonton film Jilbab Traveler : Love Sparks In Korea di XXI Kota Kasablanka, Selasa (19/7/2016) [suara.com/Ismail]

Kota Sidrap, Sulawesi Selatan menjadi kota yang ditunjuk oleh Presiden BJ Habibie kala itu sebagai pengganti Ibu Kota negara.

Letak Kota Sidrap yang berada di tengah Indonesia dinilai akan mampu mengembangkan pembangunan di kawasan timur Indonesia.

Namun, wacana pemindahan itu batal terlaksana lantaran BJ Habibie hanya memimpin Indonesia dalam waktu yang begitu singkat. Karenanya, proses pemindahan yang memakan waktu cukup lama urung dilakukan.

4. Banyumas, Jawa Tengah

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan keterangan pers terkait pencatutan namanya dalam skandal korupsi e-KTP di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (6/2).
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan keterangan pers terkait pencatutan namanya dalam skandal korupsi e-KTP di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (6/2).

Pada masa kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), wacana pemindahan Ibu Kota negara kembali mencuat. Kabupaten Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah menjadi wilayah terkuat sebagai lokasi pengganti Jakarta.

Pada 2010, Pemerintah Kabupaten Banyumas telah menyiapkan Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah sebagai Ibu Kota negara untuk menggantikan Jakarta.

Lokasi Banyumas yang terletak di lereng Gunung Slamet ini cocok menggantikan Jakarta sebagai Ibu Kota negara karena letak geografisnya yang strategis.

Tak hanya itu, Banyumas juga masuk ke dalam lima besar nominasi kota calon pengganti Ibu Kota negara setelah Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda dan Pontianak.

Namun, belum diresmikan wacana pemindahan Ibu Kota negara ke Banyumas kembali tenggelam hingga akhir masa kepemimpinan SBY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu Kota Mau Dipindah, Anies: Pemerintahan dan Ekonomi Masih di Jakarta

Ibu Kota Mau Dipindah, Anies: Pemerintahan dan Ekonomi Masih di Jakarta

News | Senin, 29 April 2019 | 19:44 WIB

Ini Luasan Ideal Daerah yang Bakal Jadi Ibu Kota Negara

Ini Luasan Ideal Daerah yang Bakal Jadi Ibu Kota Negara

News | Senin, 29 April 2019 | 18:52 WIB

Tagar #IndonesiaIbuKotaBaru Bergema, Reaksi Warganet Justru Bikin Baper

Tagar #IndonesiaIbuKotaBaru Bergema, Reaksi Warganet Justru Bikin Baper

News | Senin, 29 April 2019 | 19:35 WIB

Fadli Zon Sebut Prabowo Tak Pernah Absen Ikut May Day

Fadli Zon Sebut Prabowo Tak Pernah Absen Ikut May Day

News | Senin, 29 April 2019 | 18:22 WIB

Ibu Kota Negara Mau Pindah? Pilihannya dari Palangka Raya sampai Jonggol

Ibu Kota Negara Mau Pindah? Pilihannya dari Palangka Raya sampai Jonggol

News | Senin, 29 April 2019 | 17:34 WIB

Terkini

Sosok Nur Mariyana Putri Disebut Ratu Pungli di Rutan, Begini Sepak Terjangnya

Sosok Nur Mariyana Putri Disebut Ratu Pungli di Rutan, Begini Sepak Terjangnya

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:37 WIB

Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 11:37 WIB

Prudential Syariah Kantongi Rp4,2 T, Bisnis Baru Melonjak 31%

Prudential Syariah Kantongi Rp4,2 T, Bisnis Baru Melonjak 31%

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 11:34 WIB

Shubh Diwali Selection: Menghadirkan Cita Rasa India untuk Momen Berbagi di Jakarta

Shubh Diwali Selection: Menghadirkan Cita Rasa India untuk Momen Berbagi di Jakarta

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 11:27 WIB

John Herdman Sebut Suporter Jadi Faktor Kunci Timnas Indonesia Kalahkan Bangladesh

John Herdman Sebut Suporter Jadi Faktor Kunci Timnas Indonesia Kalahkan Bangladesh

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:27 WIB

Winter aespa Absen Konser di Dallas karena Didiagnosis Shingles

Winter aespa Absen Konser di Dallas karena Didiagnosis Shingles

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:26 WIB

5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan

5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:24 WIB

'Pernah Nyantet Orang?', Kelakar Hakim MK yang Bikin Pemohon Pasal Santet Tarik Gugatan

'Pernah Nyantet Orang?', Kelakar Hakim MK yang Bikin Pemohon Pasal Santet Tarik Gugatan

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:24 WIB

1 Oktober Hari Apa? Makna, Sejarah, dan Peringatan Penting di Tanggal Ini

1 Oktober Hari Apa? Makna, Sejarah, dan Peringatan Penting di Tanggal Ini

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 11:20 WIB

'Tokoh' Pesantren di Way Kanan Diciduk di Kaltim Usai Bertahun-tahun Cabuli Santriwati

'Tokoh' Pesantren di Way Kanan Diciduk di Kaltim Usai Bertahun-tahun Cabuli Santriwati

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 11:18 WIB

×