Aksi May Day di Papua, Pemerintah Dituntut Selesaikan Kasus Buruh Freeport

Chandra Iswinarno

Rabu, 01 Mei 2019 | 18:44 WIB
Aksi May Day di Papua, Pemerintah Dituntut Selesaikan Kasus Buruh Freeport
Massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Buruh Papua memperingati Hari Buruh Internasional di Taman Imbi, Jayapura, Rabu (1/5/2019). [Antara]

Suara.com - Peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di Taman Imbi, Jayapura Papua hanya berlangsung 30 menit. Meski begitu, massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Buruh Papua menyuarakan beberapa tuntutannya.

Massa Gerakan Buruh Papua yang terdiri dari LBH Papua, PAHAM Papua, KontraS Papua, ALDP Papua, FIM Papua, Papuan Voices, koalisi buruh, mahasiswa, masyarakat Papua, Garda Papua dan Moker Buruh PT Freeport Indonesia menuntut pemerintah untuk mengaudit upah buruh di seluruh Indonesia.

"Ada beberapa tuntutan yang disampaikan dalam aksi. Pertama, pemerintah segera mengaudit upah buruh di seluruh perusahaan yang ada di tanah Papua. Kedua, pemerintah dan PT. Freeport Indonesia segera menyelesaikan masalah mogok 8.300 buruh PT.Freeport Indonesia," kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua, Emanuel Gobay seperti dilansir Antara, Rabu (1/5/2019).

Ketiga, pemerintah menghapus sistem outsourcing di bumi Papua. Keempat, buruh segera membangun serikat buruh di tempat kerja masing-masing. Kelima, perusahaan wajib meliburkan buruh tiap 1 Mei. Keenam, pemerintah segera membentuk desk buruh untuk menyelesaikan masalah perburuhan.

Ketujuh, pengusaha wajib memberikan upah sesuai UMP Provinsi Papua. Kedelapan, perusahaan dilarang mempekerjakan anak di bawah umur.

Gerakan Buruh Papua juga menuntut PT Freeport Indonesia segera mengembalikan 8.300 buruh mogok karena telah membajak hak-hak buruh mogok kerja.

Emanuel mengemukakan anggota kepolisian semula melarang pihaknya menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional. Meski begitu, Emanuel mengemukakan tetap berupaya melakukan lobi dan komunikasi dengan kepolisian.

"Tetapi kami membangun komunikasi dan lobi sampai aparat kepolisian mengizinkan kami melaksanakan aksi damai guna memperingati Hari Buruh Internasional di Taman Imbi Jayapura, Distrik Jayapura Utara," katanya.

Menurut Emanuel, kepolisian hanya memberikan izin aksi selama 30 menit sehingga Gerakan Buruh Papua menggelar aksi sejak pukul 14.00 WIT hingga 14.30 WIT di Taman Imbi Jayapura.

baca juga

"Aksi dijaga ketat oleh aparat kepolisian, namun rekan-rekan yang tergabung dalam Gerakan Buruh Papua ini tetap berorasi dan menunjukkan beragam tulisan tentang buruh di papan dan membentangkan dua spanduk berisi tuntutan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi May Day Sempat Ricuh dekat Bundaran HI, Pagar Pembatas Jalan Roboh

Aksi May Day Sempat Ricuh dekat Bundaran HI, Pagar Pembatas Jalan Roboh

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 18:41 WIB

Duka May Day Pekerja Media di Semarang, Di-PHK Sepihak

Duka May Day Pekerja Media di Semarang, Di-PHK Sepihak

Jawa Tengah | Rabu, 01 Mei 2019 | 17:58 WIB

2 Dibekuk, Polisi Disebut Sejak Awal Incar Massa Berbaju Hitam di May Day

2 Dibekuk, Polisi Disebut Sejak Awal Incar Massa Berbaju Hitam di May Day

Jatim | Rabu, 01 Mei 2019 | 17:56 WIB

Rizal Ramli Sebut Rakyat Butuh Presiden Baru, Bukan Ibu Kota Baru

Rizal Ramli Sebut Rakyat Butuh Presiden Baru, Bukan Ibu Kota Baru

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 17:38 WIB

Kapolrestabes Bandung Didesak Pecat Polisi yang Memiting Leher Jurnalis

Kapolrestabes Bandung Didesak Pecat Polisi yang Memiting Leher Jurnalis

Jabar | Rabu, 01 Mei 2019 | 17:13 WIB

Terkini

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

×