Kelompok Anarko Rusuh saat May Day, Kapolri Pastikan Tindak Tegas

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Kamis, 02 Mei 2019 | 10:57 WIB
Kelompok Anarko Rusuh saat May Day, Kapolri Pastikan Tindak Tegas
Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mapolda DIY, Jumat (7/12/2018). (Suara.com/Somad)

Suara.com - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2019 dinodai oleh serangkaian aksi kerusuhan di sejumlah daerah di Indonesia. Kerusuhan itu diantarannya terjadi di Bandung, Jakarta, dan Surabaya.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan massa yang di dominasi mengenakan pakaian serba hitam tersebut merupakan gerakan Anarcho Syndicalism. Slogan mereka pun khas dengan huruf A atau kelompok Anarko.

"Kami ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan buruh seluruh di Indonesia relatif aman, tapi ada satu kelompok yang namanya Anarcho Syndicalism dengan simbol A. Ini bukan kelompok fenomena lokal tapi fenomena internasional," katanya di gedung Rupatama Mabes Polri, Kamis (2/5/2019).

Tito menegaskan, pihaknya akan menindak tegas kelompok tersebut yang membuat onar saat hari buru kemarin. Tak hanya itu, pihaknya juga akan memberikan penindakan.

"Polri mengatasi hal itu kita pasti akan tegas, tapi kita minta pemetaan kelompoknya kemudian kita lakukan pembinaan pada mereka," jelasnya.

Aksi may day berujung rusuh di Jakarta. (istimewa).
Aksi may day berujung rusuh di Jakarta. (istimewa).

Menurut Tito, pemikiran dari gerakan tersebut condong melawan pada seperangkat aturan yang berlaku. Sistem atau aturan-aturan bagi mereka adalah sahih untuk dilawan.

"Pekerja itu lepas dari aturan-aturan mereka menentukan sendiri makanya disebut Anarcho Syndicalism," ungkapnya.

Ajaran tersebut pun telah berkembang pesat di berbagai negara baik di Rusia, Eropa, Amerika Selatan, dan Asia. Di Indonesia sendiri, baik di Bandung, Jakarta, maupun Surabaya gerakan juga cukup pesat.

"Di Indonesia baru berkembang beberap tahun terakhir ini. Kita lihat tahun-tahun lalu di Jogja ada di Bandung. Sekarang juga ada Surabaya ada di Jakarta melakukan aksi kekerasan vandalisme, aksi coret-coret, ada yang merusak pagar jalan," kata Tito.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatan Hari Buruh di Turki Diwarnai Ratusan Penangkapan

Peringatan Hari Buruh di Turki Diwarnai Ratusan Penangkapan

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 09:06 WIB

Aksi Vandal Demonstran May Day 2019, PT TransJakarta Mau Lapor Polisi

Aksi Vandal Demonstran May Day 2019, PT TransJakarta Mau Lapor Polisi

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 21:39 WIB

Ratusan Pelaku Vandal May Day di Bandung Dibotaki Secara Massal

Ratusan Pelaku Vandal May Day di Bandung Dibotaki Secara Massal

Jabar | Rabu, 01 Mei 2019 | 21:13 WIB

Coretan Aksi May Day di Jakarta: Aku Sakit karena Jam Kerja

Coretan Aksi May Day di Jakarta: Aku Sakit karena Jam Kerja

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 20:07 WIB

Siapa Demonstran Hitam-hitam saat Aksi May Day 2019?

Siapa Demonstran Hitam-hitam saat Aksi May Day 2019?

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 19:58 WIB

Terkini

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:33 WIB

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:32 WIB

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:04 WIB

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:02 WIB

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:52 WIB

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:27 WIB

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:21 WIB

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:10 WIB

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:58 WIB