PDIP soal Banjir: Anies Tak Perlu Bandingi, Cukup Terima Kasih ke Ahok

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Kamis, 02 Mei 2019 | 16:58 WIB
PDIP soal Banjir: Anies Tak Perlu Bandingi, Cukup Terima Kasih ke Ahok
Anies Baswedan di ruang Jakarta Smart City, Kamis (19/10/2017). Insert: Ahok saat berkampanye Pilkada 2017 ke daerah rawan banjir. [kolase Suara.com]

Suara.com - Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menilai Gubernur Anies Baswedan keliru jika membandingkan banjir tahun ini dengan banjir pada era Jakarta masih dipimpin Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dia menilai hal itu tidak sebanding.

Gembong mengatakan banjir yang terjadi pada era kepimpinan Ahok tidak hanya dari banjir kiriman tetapi banjir dari luapan air laut dari utara atau biasa disebut air rob. Sehingga Anies tak bisa membandingkan dengan banjir tahun ini.

"Jadi harus membandingkan apple to apple dalam konteks ini 2015 itu adalah banjir yang emang terjadi tipe empat ini (banjir rob)," kata Gembong saat dihubungi Kamis (2/5/2019).

Menurut Genbong, Anies seharusnya tidak perlu membandingkan sistem kerjanya dengan cara Ahok saat menjabat gubernur. Dia menyarankan Anies mengucapkan terima kasih kepada Ahok karena memberi saran.

"Enggak perlulah (bandingin), saya pikir kita harus arif ketika ada orang yang memberi masukan ya terima kasih saja, apa yang bisa kita lakukan untuk perbaikan itu. Saya kira akan jauh lebih baik daripada saling menuding kesalahan orang," jelasnya.

Sebelumnya, Anies mengakui kinerjanya secara tidak langsung sudah dibantu oleh mantan gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Anies mengakui banjir di Jakarta pada Jumat (26/4/2019) lalu tak seberapa dibandingkan banjir pada era kepemimpinan Ahok.

"Jadi beliau (Ahok) memang pernah mengalami situasi yang sangat sulit dibandingkan dengan apa yang saya alami kemarin. Hanya 1.600 orang yang mengungsi. Pada waktu beliau yang bertugas sampai 200 ribu lebih orang yang harus mengungsi," kata Anies saat ditemui di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019).

Mantan Mendikbud itu kemudian bersyukur banjir pekan lalu hanya terjadi di wilayah langganan, yakni di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan, tidak sampai ke wilayah pompa di Jakarta Pusat, Barat dan Utara seperti yang dialami Ahok sebelum program normalisasi gencar dilakukannya sekitar tahun 2015.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Akui Warisan Ahok Soal Penanganan Banjir Bikin Kerjanya Lebih Mudah

Anies Akui Warisan Ahok Soal Penanganan Banjir Bikin Kerjanya Lebih Mudah

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 10:41 WIB

Banjir Jakarta Tak Separah 2015, Anies Berterima Kasih ke Ahok

Banjir Jakarta Tak Separah 2015, Anies Berterima Kasih ke Ahok

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 10:38 WIB

Soal Banjir Jakarta, Jawaban Telak Ahok Untuk Anies Jadi Sorotan Warganet

Soal Banjir Jakarta, Jawaban Telak Ahok Untuk Anies Jadi Sorotan Warganet

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 11:48 WIB

Habis Bulan Madu Istri Baru, Ahok Minta Indonesia Contek Pembangunan Jepang

Habis Bulan Madu Istri Baru, Ahok Minta Indonesia Contek Pembangunan Jepang

News | Selasa, 30 April 2019 | 21:36 WIB

Tagih Janji, Alasan Ahok Geruduk Rumah Ketua DPRD DKI

Tagih Janji, Alasan Ahok Geruduk Rumah Ketua DPRD DKI

News | Selasa, 30 April 2019 | 20:22 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×