TKN Bandingkan Pernyataan Amien Rais dan Dua Tokoh Bangsa soal Kinerja KPU

Iwan Supriyatna, Novian Ardiansyah

Minggu, 05 Mei 2019 | 09:17 WIB
TKN Bandingkan Pernyataan Amien Rais dan Dua Tokoh Bangsa soal Kinerja KPU
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. [ANTARA FOTO/Reno Esnir]

Suara.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin, Arsul Sani menanggapi baik pernyataan dari Buya Syafii dan Ketua Umum PP Muhammadiyah KH Haedar Nashir soal kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam Pemilu 2019.

Mereka berdua sepakat menyatakan bahwa pada pelaksanaan Pemilu 2019, KPU telah bekerja keras secara profesional dan tidak pilih kasih.

Arsul lantas membandingkan pernyataan dua tokoh bangsa tersebut dengan pernyataan yang pernah diucapkan oleh Amien Rais.

Ia menilai, pernyataan Amien bertolak belakang dengan Buya Syafii dan Haedar Nashir yang sama-sama menanggapi soal KPU.

"Sudut pandang yang jelas berbeda dengan Pak Amien Rais...Buya Syafii dan KH @HaedarNs Menilai @KPU_ID Telah Bekerja Keras dalam Pelaksanaan Pemilu" tulis Arsul.

Diketahui, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mengaku sudah tidak percaya lagi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), selaku penyelenggara pemilu.

Amien Rais menyebut KPU telah melakukan banyak kecurangan yang menguntungkan kubu Capres petahana, Joko Widodo (Jokowi).

Karena alasan itu, Amien Rais menyebut KPU sebagai makhluk politik buatan petahana. Pernyataan itu disampaikan Amien di acara pernyataan sikap menyangkut IT KPU di Seknas Prabowo - Sandi dengan tajuk 'Diduga Terlibat Manipulasi Suara Rakyat: KPU Tidak Layak Dipercaya'.

"Saudaraku, KPU itu makhluk politik buatan pemerintah petahana," ujar Amien di Seknas Prabowo - Sandiaga, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019).

baca juga

Amien juga menuding ada pihak yang memasukan data ilegal dalam Sistem Informasi Perhitungan Suara KPU, untuk menguntungkan Capres Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin.

Ia mengaku mendapat informasi ada pihak yang memasukan data ilegal pada Situng KPU itu dari tim teknologi informasi Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

"KPU sendiri sudah tidak bisa mengendalikan, yang memasukan data itu ada siluman yang lebih jauh tinggi dari kodok dan cebong. Mereka menguasai semuanya," ujar Amien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Puasa Ramadan, Jokowi Unggul 12,44 Juta Suara dari Prabowo

Jelang Puasa Ramadan, Jokowi Unggul 12,44 Juta Suara dari Prabowo

News | Minggu, 05 Mei 2019 | 06:39 WIB

Masih Ingat Masjid yang Tolak Prabowo di Semarang? Ternyata Ini Sejarahnya

Masih Ingat Masjid yang Tolak Prabowo di Semarang? Ternyata Ini Sejarahnya

News | Minggu, 05 Mei 2019 | 06:15 WIB

Anak Kiai se-Madura Tolak Mentah-mentah Ajakan People Power Amien Rais

Anak Kiai se-Madura Tolak Mentah-mentah Ajakan People Power Amien Rais

News | Minggu, 05 Mei 2019 | 05:47 WIB

Terkini

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

News | Senin, 02 November 2026 | 18:32 WIB

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

MBG untuk Cegah Stunting: Dapur Menumpuk di Jawa, Papua Tetap Tertinggal?

MBG untuk Cegah Stunting: Dapur Menumpuk di Jawa, Papua Tetap Tertinggal?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Jakarta Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hingga Akhir Desember 2026

Pemprov DKI Jakarta Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hingga Akhir Desember 2026

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:25 WIB

×