Merasa Hina Jika ke Istana, Cak Nun: Saya yang Berhak Panggil Presiden!

Rendy Adrikni Sadikin | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Selasa, 07 Mei 2019 | 14:03 WIB
Merasa Hina Jika ke Istana, Cak Nun: Saya yang Berhak Panggil Presiden!
Cak Nun - (YouTube/Najwa Shihab)

Suara.com - Budayawan sekaligus ulama Muhammad Ainun Nadjib alias Emha Ainun Nadjib mengaku tak pernah mau diundang ke istana.

Tokoh yang akrab disapa Cak Nun ini menyampaikannya secara langsung ketika berbicara soal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan teror dalam Sarasehan Budaya peringatan 2 tahun teror terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan, Kamis (11/4/2019).

Cak Nun sempat menanyakan pada seluruh orang yang hadir tentang dukungannya untuk KPK.

"Anda ini mendukung KPK hari ini atau seterusnya?" tanya Cak Nun, seperti dikutip Suara.com dari video yang diunggah di kanal YouTube Najwa Shihab, Minggu(5/5/2019).

Tokoh yang juga budayawan asal Jombang, Jawa Timur, ini kemudian memberikan konsistensi yang ia miliki sebagai contoh. Menurut penuturannya, selama 66 tahun hidupnya, ia selalu memegang teguh suatu prinsip, yakni tak pernah mau dipanggil presiden ke istana.

Alasan yang ia sebutkan adalah, sebagai rakyat, dirinyalah yang berhak memanggil presiden, bukan sebaliknya. Cak Nun bahkan merasa hina jika dirinya mamu memenuhi panggilan presiden untuk ke istana.

"Sampai sekarang, kalau saya bilang, hei, saya tidak bisa dipanggil presiden. Saya yang berhak manggil presiden karena aku rakyat. Aku yang bayar," ujar salah satu tokoh yang diundang ke Istana Merdeka untuk dimintai nasihat menjelang kejatuhan pemerintahan Soeharto itu.

"Saya tidak pernah mau dipanggil ke istana dan saya tidak bangga sama sekali. Hina kalau saya sampai ke sana!" tegasnya.

Berdasarkan penjelasan Cak Nun, pernyataannya itu tidak bermakna kesombongan karena menurutnya memang rakyatlah pemegang kedaulatan, sementara presiden, ia menyebutkan, "Kan outsourcing, buruh 5 tahun. Buruh 5 tahun kok manggil-manggil bos."

Dirinya juga mengaku selalu menghormati "tamu" yang ingin bertemu dengannya. Namun, ia juga meminta pada Yang Maha Kuasa untuk tidak dipertemukan dengan orang yang tidak baik.

"Kalau memang endak baik endak usah ketemu, gitu. Akhirnya endak ketemu semua," katanya.

Cak Nun kemudian berpesan pada KPK dan seluruh rakyat Indonesia, "Ini harus menjadi pintu masuk, perjuangan Novel Baswedan, perjuangan para penyidik KPK, perjuangan kaum muda di KPK harus merupakan pelopor dari berubahnya Indonesia secara menyeluruh di masa depan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Perpanjang Cekal Lima Orang Terkait Proyek Fiktif Waskita Karya

KPK Perpanjang Cekal Lima Orang Terkait Proyek Fiktif Waskita Karya

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 13:32 WIB

Viral, Kritik Menohok Cak Nun soal Istilah 'Hormati Orang Berpuasa'

Viral, Kritik Menohok Cak Nun soal Istilah 'Hormati Orang Berpuasa'

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 10:12 WIB

Usai OTT Hakim PN Balikpapan, KPK Maraton Lakukan Penggeledahan

Usai OTT Hakim PN Balikpapan, KPK Maraton Lakukan Penggeledahan

News | Senin, 06 Mei 2019 | 19:36 WIB

Sidang Praperadilan, Romahurmuziy Minta Dibebaskan dari Sel Tahanan KPK

Sidang Praperadilan, Romahurmuziy Minta Dibebaskan dari Sel Tahanan KPK

News | Senin, 06 Mei 2019 | 14:28 WIB

Ditanya Pemanggilan oleh KPK, Menag Lukman Bungkam Seribu Bahasa

Ditanya Pemanggilan oleh KPK, Menag Lukman Bungkam Seribu Bahasa

News | Minggu, 05 Mei 2019 | 22:18 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB