Koki di Balik Dapur Istiqlal Masak 3.500 Porsi Makanan Buka Puasa Tiap Hari

Pebriansyah Ariefana, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 08 Mei 2019 | 12:17 WIB
Koki di Balik Dapur Istiqlal Masak 3.500 Porsi Makanan Buka Puasa Tiap Hari
Dapur Istiqlal. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Masjid Istiqlal adalah salah satu masjid di Jakarta yang menyediakan santapan buka puasa setiap harinya dalam jumlah banyak. Masyarakat yang mengikuti buka puasa bersama di Istiqlal bahkan ditaksir mencapai 2.000-3.500 perharinya.

Menurut Juru Masak Koperasi Istiqlal, Astri (38) Jumlah tersebut bahkan bisa bertambah lebih lebih banyak hingga 5000 orang saat akhir pekan atau hari libur. Astri menuturkan untuk mempersiapkan makanan bagi para pengunjung itu pihak pengurus istiqlal membaginya ke 8 vendor penyedia makanan atau katering.

Untuk koperasi Istiqlal sendiri mendapat jatah menyiapkan makanan paling sedikit 500 hingga 700 porsi nasi kotak perharinya. Selama bulan ramadan, Astri mengatakan petugas yang melakukan proses memasak, pengemasan, hingga penyajian sebanyak 12 orang.

Sejumlah warga memasak lauk-pauk yang akan menjadi menu buka puasa di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (7/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Sejumlah warga memasak lauk-pauk yang akan menjadi menu buka puasa di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (7/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

"Disini kita total ada 12 orang. Yang masak tiga, dua asisten nyiangin, dan sisanya packing," ujar Astri di dapur koperasi Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2019).

Di lokasi, saat disambangi suara.com, dapur istiqlal ini terlihat cukup sibuk. Tiga dandang nasi besar terlihat sedang disiapkan untuk menanak nasi. Tiga wajan besar berisi ayam yang sudah terpotong-potong lengkap dengan bumbu gulainya juga sedang dimasak.

Terlihat juru masak yang bertugas memasak ayam itu berulang kali mengaduk masakannya. Sementara Astri sedang membentu perkedel dengan tangannya, beberapa orang di belakangnya sedang memotong sayuran seperti kacang panjang, bawang, cabai, wortel, dan tomat.

Sejumlah warga memasak lauk-pauk yang akan menjadi menu buka puasa di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (7/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Sejumlah warga memasak lauk-pauk yang akan menjadi menu buka puasa di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (7/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Sembilan orang karyawan koperasi itu saling bekerja sama dibawah komando tiga juru masak, Astri, Abas, dan Iyang. Tak jarang terlihat mereka saling melempar guyon untuk menceriakan suasana.

"Hari ini kita kebagian menu tumis kacang panjang, gulai ayam, perkedel, pisang, nasi, korma. Korma sama pisang paling wajib harus ada," kata Astri menjelaskan menu buka puasa untuk pengunjung Istiqlal hari ini.

Astri mengatakan biasanya waktu memasak dimulai pukul 08.00 WIB sampai 13.00 WIB. Setelah itu dilakukan packing dan dibawa ke masjid Istiqlal. Menurut Astri semuanya rampung pukul 16.00 WIB.

baca juga
Sejumlah warga memasak lauk-pauk yang akan menjadi menu buka puasa di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (7/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Sejumlah warga memasak lauk-pauk yang akan menjadi menu buka puasa di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (7/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Jumlah 500 porsi perhari yang dimasak koperasi istiqlal pada tahun 2019 menurut Astri adalah jumlah paling sedikit. Astri yang sudah 5 tahun bekerja sebagai juru masak di Istiqlal ini mengaku pada tahun 2018 tempatnya itu memasak 1.500 porsi perharinya. Bahkan, disebut Astri, pada tahun-tahun sebelumnya mencapai 3.000 porsi perhari.

"Kalau dulu malah lebih banyak, dulu jatahnya diambil semua sama kita, 3.000 porsi. Jadi kita perlu tambahan orang kurang lebih 50, itu tiga tahun lalu. Kesini-kesini makin sedikit jatah buat kita," jelas Astri.

Sejumlah warga memasak lauk-pauk yang akan menjadi menu buka puasa di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (7/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Sejumlah warga memasak lauk-pauk yang akan menjadi menu buka puasa di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (7/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Menurut Astri ia tidak merasakan perbedaan yang terlalu signifikan dalam menyajikan makanan buka puasa untuk para pengunjung istiqlal. Karena menurutnya meskipun beberapa tahun kebelakang jumlahnya lebih banyak, karyawan juga ikut bertambah.

"Sama saja sih kan karyawannya nambah juga. Paling ya jadi lebih panas aja ruangannya kan kompor nyala semua lebih banyak," pungkas Astri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yuk, Ikuti Tips Berkendara Aman Saat Puasa Ramadan

Yuk, Ikuti Tips Berkendara Aman Saat Puasa Ramadan

Otomotif | Rabu, 08 Mei 2019 | 12:00 WIB

Dicegat Kelompok Lain, SOTR di Serang Berujung Tawuran

Dicegat Kelompok Lain, SOTR di Serang Berujung Tawuran

Banten | Rabu, 08 Mei 2019 | 10:39 WIB

Bertahun-tahun Buka Puasa di Istiqlal, Alasan Pria Betawi Ini Bikin Kagum

Bertahun-tahun Buka Puasa di Istiqlal, Alasan Pria Betawi Ini Bikin Kagum

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 10:13 WIB

Tips Mudik Aman, Begini Imbauan dari Polri untuk Pengguna R4

Tips Mudik Aman, Begini Imbauan dari Polri untuk Pengguna R4

Otomotif | Rabu, 08 Mei 2019 | 09:25 WIB

Tren Make up Ramadan, Perempuan Kini Fokus Pada Sisi Kesehatan Kulit

Tren Make up Ramadan, Perempuan Kini Fokus Pada Sisi Kesehatan Kulit

Lifestyle | Rabu, 08 Mei 2019 | 10:00 WIB

Terkini

A Stone Sat Still, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Lewat Sebuah Batu

A Stone Sat Still, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Lewat Sebuah Batu

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata

Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:28 WIB

Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum

Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa

Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Merdeka 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya

Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Merdeka 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California

Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?

Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang

Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan

Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:11 WIB

5 Sepatu Lari Kiprun Terbaik: Nyaman Dipakai Jogging, Tempo Run hingga Maraton

5 Sepatu Lari Kiprun Terbaik: Nyaman Dipakai Jogging, Tempo Run hingga Maraton

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:10 WIB

×