Dua Kali Pilpres, Suara Prabowo Loyo di Bali

Chandra Iswinarno

Kamis, 09 Mei 2019 | 13:55 WIB
Dua Kali Pilpres, Suara Prabowo Loyo di Bali
Kampanye Prabowo Subianto di Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar, Bali. [TIMES Indonesia]

Suara.com - Dari data dari situs kpu.go.id, dalam hasil suara sementara yang diperbarui pada Kamis (9/5/2019) siang menunjukan penghitungan pemilihan presiden Provinsi Bali sudah mencapai angka 100 persen.

Dengan demikian, penghitungan pemilihan presiden di Pulau Dewata tersebut sudah selesai dalam versi sistem penghitungan (situng). Dari data tersebut, Pasangan Capres - Cawapres Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin unggul telak dengan selisih hingga 2.129.858 suara.

Untuk diketahui, jumlah perolehan suara Pasangan Jokowi - Maruf Amin mencapai 2.342.435 suara, sedangkan Pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno hanya mampu mengumpulkan suara 212.577.

Keunggulan telak Pasangan Joko Widodo - Maruf Amin di Pulau Dewata tersebut sudah diprediksi sebelumnya, mengingat wilayah tersebut merupakan basis pemilih tradisional Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Jika dibandingkan dengan pemilihan presiden 2014 lalu, Pasangan Jokowi - Jusuf Kalla berhasil meraih 1.535.110 suara atau 71,42 persen dari total suara sah, sedangkan Pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa hanya 614.241 suara atau 28,58 persen.

Dengan perbandingan kedua penyelenggaraan pemilihan presiden dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, suara Prabowo pada Tahun 2019 di Bali turun drastis. Prediksi anjloknya suara Prabowo di Bali sebelumnya sudah diprediksi dari hasil quick count sejumlah lembaga survei.

Anjloknya perolehan suara Prabowo di Bali, diakui Akademisi dari Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana Ni Made Ras Amanda Gelgel. Kepada Berita Bali - jaringan Suara.com mengungkapkan isu khilafah menjadi penyebab anjloknya perolehan suara Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Bali.

Apalagi selama ini, kata Amanda, Bali sangat kental dengan semangat nasionalisme, serta disebut-sebut sebagai daerah yang memiliki toleransi tinggi.

"Kan toleransi di Bali baik, Bali juga sangat kental dengan adat Balinya. Bosan juga masyarakat Bali kalau sering dengar tentang kafir," ujar Amanda ketika dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

baca juga

Selain itu, pernyataan Sandiaga Uno yang menawarkan konsep pariwisata halal tidak terlalu mempengaruhi perolehan suara pasangan tersebut di Bali. Lantaran, isu pariwisata halal tidak terlalu berpengaruh karena makanan halal sudah banyak di Bali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Situng KPU Kamis Siang: Keunggulan Jokowi Masih Kisaran 14 Juta Suara

Situng KPU Kamis Siang: Keunggulan Jokowi Masih Kisaran 14 Juta Suara

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 13:19 WIB

KPU Sebut Aksi Demonstrasi Kivlan Zein Cs Bakal Mengganggu

KPU Sebut Aksi Demonstrasi Kivlan Zein Cs Bakal Mengganggu

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 12:56 WIB

Ketua DPR Prihatin Banyaknya Petugas KPPS yang Sakit dan Meninggal

Ketua DPR Prihatin Banyaknya Petugas KPPS yang Sakit dan Meninggal

DPR | Kamis, 09 Mei 2019 | 12:51 WIB

CEK FAKTA: Ustaz Somad Dipecat dari Dosen karena Dukung Prabowo, Benarkah?

CEK FAKTA: Ustaz Somad Dipecat dari Dosen karena Dukung Prabowo, Benarkah?

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 12:03 WIB

Rekap Suara Pemilu Luar Negeri: Jokowi Unggul di 89 PPLN

Rekap Suara Pemilu Luar Negeri: Jokowi Unggul di 89 PPLN

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 05:34 WIB

Terkini

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB