Terungkap Otak Pemasok Kemenangan 62 Persen Prabowo-Sandi di Pilpres 2019

Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 10 Mei 2019 | 12:52 WIB
Terungkap Otak Pemasok Kemenangan 62 Persen Prabowo-Sandi di Pilpres 2019
Pemasok data kemenangan Prabowo-Sandi Prf Laode Masihu Kamaludin (Youtube)

Suara.com - Sosok pemasok data kemenangan 62 persen calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akhirnya terungkap. Koordinator yang menghimpun data-data dari lapangan merupakan Profesor Laode Masihu Kamaluddin.

Hal ini terungkap dari video yang diunggah melalui kanal Youtube Macan Idealis pada Selasa (7/5/2019). Dalam video itu, tampak kader Partai Berkarya Vasco Ruseimy yang memperkenalkan sosok pemasok data kemenangan Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019.

"Assalamualaikum, balik lagi bersama saya Vasco Ruseimy. kali ini saya sedang bersama Prof Laode," kata Vasco mengawali videonya seperti dikutip SUARA.com, Jumat (10/5/2019).

Dalam video tersebut, Vasco Ruseimy menjelaskan bahwa Laode merupakan koordinator yang mengumpolkan seluruh data C1 dari Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kemunculan video tersebut pun sekaligus untuk mematahkan asumsi yang dibuat oleh Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief beberapa waktu lalu mengenai setan gundul pemasok kemenangan menyesatkan Prabowo-Sandi.

"Biar teman-teman tahu, beliau adalah koordinatornya, otaknya yang mengumpulkan dan mengkolek semua data C1 baik itu dari relawan dan yang lain-lain semua dikumpulkan untuk pemenangan tim Pak Prabowo-Sandi intinya dan partai koalisi tentunya," jelas Vasco Ruseimy. 

"Assalamualaikum, ini bulan puasa," kata Laode menyapa melalui layar video sembari tersenyum.

Dari hasil penelusuran Suara.com, Laode Masihu Kamaludin merupakan mantan anggota MPR dari Sulawesi Utara periode 1993-1997 dan 1999-2004. Tak hanya itu, ia pun sempat menjadi anggota DPR RI periode 1997-1999 dan dilanjutkan pada periode 2004-2009 dari Partai Persatuan Pembangunan.

Pria kelahiran Wakatobi, Sulawesi Tenggara pada 17 Agustus 1949 ini telah menempuh pendidikan tinggi S1 jurusan kimia di Universitas Padjajaran dan melanjutkan gelar S2 Master of Science and Master of Engineering di Iowa State University, Amerika Serikat.

Laode pun berhasil meraih gelar Doctoral of Philosophy - Industrial Technology masih di kampus yang sama yakni Iowa State University.

Nama Laode Masihu Kamaludin sendiri pernah disebut langsung oleh Prabowo Subianto dalam pidato kebangsaan di Surabaya pada 12 April 2019. Laode Masihu Kamaludin menjadi salah satu orang yang dijanjikan akan masuk dalam jajaran menteri membantu kerja Prabowo Subianto bila ia terpilih menjadi presiden 2019-2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Real Count KPU Jumat Pagi: Jokowi 56,20% - Prabowo 43,80%

Real Count KPU Jumat Pagi: Jokowi 56,20% - Prabowo 43,80%

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 06:06 WIB

Video Jubir BPN Ungkap Klaim Kemenangan 62 Persen Prabowo Berbasis SMS

Video Jubir BPN Ungkap Klaim Kemenangan 62 Persen Prabowo Berbasis SMS

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 21:49 WIB

Skandal C1 Menteng, Seknas Prabowo Akan Laporkan Bawaslu DKI ke DKPP

Skandal C1 Menteng, Seknas Prabowo Akan Laporkan Bawaslu DKI ke DKPP

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 17:40 WIB

Terkini

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:52 WIB

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:35 WIB

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:29 WIB

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:27 WIB

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:02 WIB

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:42 WIB