Perludem: Pemilu 2019 Adalah Ketidakadilan Bagi Petugas dan Pemilih

Bangun Santoso, Welly Hidayat

Sabtu, 11 Mei 2019 | 14:16 WIB
Perludem: Pemilu 2019 Adalah Ketidakadilan Bagi Petugas dan Pemilih
Direktur Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi atau Perludem, Titi Anggraini menyebut dengan Pemilu Serentak 2019 memang beresiko tinggi terhadap para petugas KPPS hingga berakibat jatuhya korban jiwa.

Menurut Titi, tak aneh melihat hal itu, lantaran pada Pemilu 2014 lalu, petugas KPPS memang juga dalam bertugas nampak beresiko atas tugasnya yang sampai larut malam, bahkan sampai subuh hari.

Titi melihat Pemilu 2019 sebagai pemilu borongan. Karena ada 5 surat suara yang harus dicoblos oleh pemilih. Dan 5 kotak suara ini menjadi beban yang sangat berat bagi para petugas KPPS untuk penghitungan.

“Itu pun pemilu 2014, banyak petugas KPPS kita yang melakukan penghitungan ini sampai subuh. Itu hanya 4 surat suara, bagaimana pemilu borongan 5 surat suara ini," ujar Titi di acara Perspektif Indonesia bertemakan ' Kapok Pemilu Serentak' di Gado Gado Boplo, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/5/2019).

Titi menilai banyak celah hukum yang belum pasti di dalam Undang Undang Pemilu. Di mana, pembentukan UU pemilu dengan batas waktu yang sangat singkat.

Ia mencontohkan, seperti aturan rekapitulasi di tingkat kecamatan, justru tidak diatur secara baik dan jelas.

"Ini bisa menggangu pemilu yang jujur dan adil. Rekap suara di kecamatan tidak jurdil karena rekap ke kecamatan kerangka hukum kita tidak disiapkan dengan baik untuk borongan pemilu," ujar Titi.

Titi menganggap, Pemilu Serentak 2019 yang disebutnya sebagai pemilu borongan menghadirkan ketidakadilan bagi penyelenggara dan pemilih.

“Pemilih tidak mendapat informasi dan sosialisasi untuk memilih. Saya pastikan teman-teman yang ada di sini pasti bingung saat akan memilih di TPS," kata Titi.

baca juga

"Untuk ketidakadilan juga terjadi pada penyelenggara karena dia dibebani banyak beban yang sangat berat dengan dihantui oleh pasal-pasal dapat mengkriminalisasinya,” imbuh Titi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluarga Menolak Jasad Petugas KPPS yang Meninggal Dibongkar

Keluarga Menolak Jasad Petugas KPPS yang Meninggal Dibongkar

Jawa Tengah | Sabtu, 11 Mei 2019 | 14:07 WIB

Ray Rangkuti: Pemilu Kali Ini Paling Banyak Memenjarakan Orang!

Ray Rangkuti: Pemilu Kali Ini Paling Banyak Memenjarakan Orang!

News | Sabtu, 11 Mei 2019 | 13:19 WIB

Dua Kali Keok di Depok, Perolehan Suara Jokowi Jauh dari Target

Dua Kali Keok di Depok, Perolehan Suara Jokowi Jauh dari Target

Jabar | Sabtu, 11 Mei 2019 | 11:15 WIB

Hasil Investigasi Kemenkes Atas Meninggalnya Petugas KPPS di 4 Provinsi

Hasil Investigasi Kemenkes Atas Meninggalnya Petugas KPPS di 4 Provinsi

News | Sabtu, 11 Mei 2019 | 07:12 WIB

Update Real Count KPU: Selisih Bertambah, Prabowo Tertinggal 15 Juta Suara

Update Real Count KPU: Selisih Bertambah, Prabowo Tertinggal 15 Juta Suara

News | Sabtu, 11 Mei 2019 | 06:12 WIB

Terkini

BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global

BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global

Jabar | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Skandal Korupsi MBG Merembet ke NTB, Kejagung Periksa Sejumlah Saksi

Skandal Korupsi MBG Merembet ke NTB, Kejagung Periksa Sejumlah Saksi

Bali | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Dicibir karena Animasi Jelek, Niu Lai Jadi Box Office Saingi The Odyssey

Dicibir karena Animasi Jelek, Niu Lai Jadi Box Office Saingi The Odyssey

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:25 WIB

BRI Perkuat Transformasi Digital Bisnis lewat Tampilan Baru Qlola New Skin

BRI Perkuat Transformasi Digital Bisnis lewat Tampilan Baru Qlola New Skin

Malang | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:24 WIB

Atta Rumnan Gandeng Aldi Taher untuk Gebrakan Musik di 3 Negara

Atta Rumnan Gandeng Aldi Taher untuk Gebrakan Musik di 3 Negara

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:22 WIB

Tak Dibawa KPK ke Jakarta! Warek Unsoed Prof Noor Farid Masih Terlihat Santai dan Guyon di Kampus

Tak Dibawa KPK ke Jakarta! Warek Unsoed Prof Noor Farid Masih Terlihat Santai dan Guyon di Kampus

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:22 WIB

Dukung Bisnis yang Makin Dinamis, BRI Hadirkan Qlola New Skin

Dukung Bisnis yang Makin Dinamis, BRI Hadirkan Qlola New Skin

Lampung | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:21 WIB

Alexander Jeremejeff Blak-blakan Terima Tawaran Persija Jakarta

Alexander Jeremejeff Blak-blakan Terima Tawaran Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:21 WIB

BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru

BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru

Bekaci | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:17 WIB

Kronologi Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan Rp3,5 Miliar, Berawal dari Janji Manis Investasi

Kronologi Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan Rp3,5 Miliar, Berawal dari Janji Manis Investasi

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:12 WIB

×