CEK FAKTA: Heboh Ada Sniper Saat Demo di Gedung KPU, Benarkah?

Bangun Santoso

Rabu, 15 Mei 2019 | 10:23 WIB
CEK FAKTA: Heboh Ada Sniper Saat Demo di Gedung KPU, Benarkah?
Heboh unggahan menyebut ada sniper di atas gedung KPU. (Facebook)

Suara.com - Baru-baru ini ada unggahan di laman media sosial Facebook yang menyebut adanya sniper di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang kemudian viral. Awalnya, kabar tersebut datang dari salah satu akun Facebook bernama Didah Faridah Nur Rahman.

Dalam unggahannya, akun tersebut menulis "Mengapa mesti ada sniper di atas gedung KPU? Kita rakyat bukan mau bikin keributan, tapi pingin menuntut KPU itu jangan curang,".

Unggahan itu merujuk pada sejumlah elemen masyarakat yang ingin berunjuk rasa di gedung Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu dan KPU pada Kamis (9/5/2019).

Dalam unggahan itu turut ditampilkan sebuah foto sebuah gedung dengan lingkaran biru menandai bagian atas gedung, merujuk pada sebutan sniper. Namun tak jelas, gambar yang dilingkari itu apakah gambar seseorang atau apa.

Dari penelusuran Suara.com pada Rabu (15/5/2019) pukul 10.02 WIB, akun tersebut sudah tidak ada di Facebook. Namun, sejumlah foto yang dicapture atau bidik layar sudah menyebar dan viral dibahas netizen. Ada yang percaya, banyak juga yang menganggap unggahan itu bohong alias hoaks.

Penjelasan:

Dalam penjelasannya, aparat kepolisian menyatakan, sesuai jadwal dan surat izin, aksi demo akan digelar pada siang hari pukul 13.00 WIB. Sebelum massa berkumpul dan aksi unjuk rasa dimulai, polisi sudah bersiaga di gedung Bawaslu dan KPU.

Penjagaan ketat dilakukan aparat gabungan TNI-Polri termasuk memasang kawat berduri di sepanjang Gedung KPU. Tak hanya itu saja, kawat berduri ini juga terpasang di pembatas Jalan Imam Bonjol, atau di seberang Gedung KPU.

Hal itu merujuk pada artikel Tirto.id berjudul "Ada Unjuk Rasa Eggi Sudjana dkk, Penjagaan Gedung KPU Diperketat"

Selain menyiagakan anggota, Aparat keamanan juga telah memasang setidaknya tiga tenda sebagai posko pemantauan di bagian luar Gedung KPU.
Tak hanya di dalam, polisi juga berjaga di dalam Gedung KPU. Penjagaan Gedung KPU sendiri memang ketat semenjak dimulainya rekapitulasi suara Pemilu 2019 pada Sabtu 4 Mei 2019 pekan lalu. Siapa pun yang akan masuk ke dalam harus melalui dua kali pemeriksaan, yakni pertama pemeriksaan tas dan dilanjutkan pemeriksaan dengan metal detector yang terpasang di gerbang KPU.

Tak hanya itu saja, seperti sedang di bandara, mereka yang masuk ke Gedung KPU diharuskan melepaskan ikat pinggang, jam tangan, hingga dompetmya saat melewati metal detector.

Terkait aksi demonstrasi siang ini, polisi telah menerima surat pemberitahuan dan telah menyiapkan sebanyak 11 ribu personel gabungan TNI dan Polri.

"Ya, betul [ada aksi unjuk rasa], kami sudah siapkan 11 ribu personel gabungan TNI dan Polri," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono ketika dikonfirmasi, Rabu (8/5/2019).

Tujuan unjuk rasa ini ialah menuntut penyelenggara pemilu mendiskualifikasi pasangan capres-cawapres nomor 01 Jokowi-Ma'ruf. Inisiator demonstrasi ialah Kivlan Zen, Syarwan Hamid, Eggi Sudjana, Permadi dan lainnya.

Dihubungi terpisah, Eggi mengatakan titik kumpul di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

“Nanti aksi berbarengan, ada yang ke KPU, ada yang ke Bawaslu,” ucap dia.

Meski menyatakan melakukan penjagaan ketat di area gedung KPU, polisi tidak menyebut soal sniper yang disiagakan.

Namun dari pengecekan gambar dengan sebelumnya, benda di atas gedung KPU bukan sniper, tapi peralatan komunikasi yang dimiliki gedung KPU.

*******

Suara.com merupakan media terverifikasi yang bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com.

Cekfakta.com adalah kerja bersama media-media untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Suara.com melalui Inbox Facebook dan media sosial kami lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Halte Bus Berornamen Palu Arit Ini Ada di Cileungsi Bogor?

CEK FAKTA: Halte Bus Berornamen Palu Arit Ini Ada di Cileungsi Bogor?

News | Selasa, 14 Mei 2019 | 17:03 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Ini Foto Emak-Emak Pendukung Prabowo Aksi Telanjang?

CEK FAKTA: Benarkah Ini Foto Emak-Emak Pendukung Prabowo Aksi Telanjang?

News | Senin, 13 Mei 2019 | 18:35 WIB

CEK FAKTA: Eks Ketua KPU dan KPPS Dibunuh untuk Tutupi Fakta, Benarkah?

CEK FAKTA: Eks Ketua KPU dan KPPS Dibunuh untuk Tutupi Fakta, Benarkah?

News | Senin, 13 Mei 2019 | 13:46 WIB

CEK FAKTA: Ustaz Somad Dipecat dari Dosen karena Dukung Prabowo, Benarkah?

CEK FAKTA: Ustaz Somad Dipecat dari Dosen karena Dukung Prabowo, Benarkah?

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 12:03 WIB

CEK FAKTA: Bulan Ramadan, Ada Daging Babi dalam Kemasan Halal?

CEK FAKTA: Bulan Ramadan, Ada Daging Babi dalam Kemasan Halal?

News | Senin, 06 Mei 2019 | 15:01 WIB

Terkini

Donald Trump Pede Akan Umumkan Kemenangan Mutlak Perang dengan Iran

Donald Trump Pede Akan Umumkan Kemenangan Mutlak Perang dengan Iran

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:37 WIB

DPR Bersiap Sahkan RUU Polri Hari Ini, Keputusan Final Ditentukan di Paripurna

DPR Bersiap Sahkan RUU Polri Hari Ini, Keputusan Final Ditentukan di Paripurna

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:33 WIB

Jual Mobil Demi Keliling Dunia, Pesepeda Wanita Iran Ini Ungkap Rahasia Bahagia Lewat 'Slow Life'

Jual Mobil Demi Keliling Dunia, Pesepeda Wanita Iran Ini Ungkap Rahasia Bahagia Lewat 'Slow Life'

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:31 WIB

Ayatollah Mojtaba Khamenei: Rezim Zionis Goyang, Tunggu Beberapa Hari Lagi Berakhir

Ayatollah Mojtaba Khamenei: Rezim Zionis Goyang, Tunggu Beberapa Hari Lagi Berakhir

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:19 WIB

Berapa Korban Gempa Filipina? Ini Update Terbaru Per 9 Juni 2026

Berapa Korban Gempa Filipina? Ini Update Terbaru Per 9 Juni 2026

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:13 WIB

Bos Maktour Kembali Dipanggil KPK Usai Anak Buahnya Ditahan

Bos Maktour Kembali Dipanggil KPK Usai Anak Buahnya Ditahan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:13 WIB

Kilang Petrokimia Mahshahr Iran Jadi Sasaran Rudal Balasan Zionis Israel

Kilang Petrokimia Mahshahr Iran Jadi Sasaran Rudal Balasan Zionis Israel

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:08 WIB

12 Korupsi Sepanjang Tahun 2026: Rasuah Merajalela, Terbaru Bupati Muara Enim

12 Korupsi Sepanjang Tahun 2026: Rasuah Merajalela, Terbaru Bupati Muara Enim

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:02 WIB

Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal

Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:55 WIB

KPK Lebih Dulu Selidiki Kasus Korupsi MBG Sebelum Kejagung Tetapkan Tersangka

KPK Lebih Dulu Selidiki Kasus Korupsi MBG Sebelum Kejagung Tetapkan Tersangka

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:24 WIB