Pakar IT BPN Hairul Anas Tunjukkan Scan C1 KPU Hasil Editan Photoshop

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 16 Mei 2019 | 12:49 WIB
Pakar IT BPN Hairul Anas Tunjukkan Scan C1 KPU Hasil Editan Photoshop
Hairul Anas. [Youtube]

Suara.com - Pakar IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Hairul Anas membeberkan kecurangan yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam proses penghitungan suara. Hairul Anas menduga bila hasil scan form C1 dilakukan dengan cara mengedit form tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Hairul Anas dalam pertemuan 'Mengungkap Fakta-fakta Kecurangan Pilpres 2019' di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat pada Selasa (14/5/2019). Alumni Fakultas Teknis Institut Teknologi Bandung ini membeberkan hasil temuannya dihadapan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno.

Awalnya Hairul Anas menampilkan gambar scan C1 yang diambil dari beberapa kota di Jawa Tengah secara acak. Menurutnya, seharusnya gambar latar belakang pada form C1 menyatu dengan isinya namun pada temuannya justru bergerak-gerak.

"Kalau diklik C1 dibandingkan dengan C1 berikutnya itu latar belakangnya tidak bergerak tapi isinya goyang-goyang, nari-nari," kata Hairul Anas dalam video yang diunggah kanal YouTube Gerindra TV seperti dikutip Suara.com, Rabu (15/5/2019).

Temuan pakar IT Forensik BPN Prabowo-Sandi soal kecurangan form C1 (Youtube)
Temuan pakar IT Forensik BPN Prabowo-Sandi soal kecurangan form C1 (Youtube)

Menurutnya, seharusnya latar belakang form C1 dengan isinya sama dan tidak bergerak. Dari temuan ini ada indikasi manipulasi yang dilakukan.

Tak hanya itu, saat dilakukan filter negatif tulisan pada form C1 tersebut tidak dapat terbaca. Hal ini menunjukkan bahwa scan form C1 dilakukan dengan cara editing melalui Microsoft Word atau Adobe Photoshop.

"Dari semua yang dicscan itu di filter negatif tidak ada yang bisa dibaca, artinya ini bukan hasil scanning tapi hasil editing di Microsoft word atau Photoshop," ungkap Hairul Anas.

Temuan pakar IT Forensik BPN Prabowo-Sandi soal kecurangan form C1 (Youtube)
Temuan pakar IT Forensik BPN Prabowo-Sandi soal kecurangan form C1 (Youtube)

Hairul Anas menyebut dalang dibalik manipulasi form C1 merupakan para IT yang tidak ikhlas bila Prabowo-Sandi memenangkan Pilpres 2019. Mereka memang sengaja menciptakan kecurangan untuk menggagalkan langkah Prabowo-Sandi memenangkan Pilpres 2019.

"Ini adalah sumbangsih dari insan it yang tidak ikhlas prabowo sandi dikalahkan, tidak ikhlas pemilu yang seharusnya jujur dan bersih justru dikotori berbagai jenis kecurangan," paparnya.

baca juga

Berdasarkan penelusuran SUARA.com di situs LinkedIN, Hairul Anas menjabat sebagai Chief Executive Officer Edumatic Internasional, sebuah perusahaan konsultan teknologi informasi (TI) yang berbasis di Bandung, Jawa Barat.

Sementara di akun Facebook yang diduga miliknya, terlihat foto poster bergambar Hairul Anas Suadi yang diperkenalkan sebagai calon legislatif DPR RI daerah pemilihan Jatim XI Madura Raya. Dengan nomor 4, Hairul Anas mengibarkan panji Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai kendaraan politiknya. Adapun dapil Hairul Anas meliputi Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dulu Bilang Dapat 62 Persen Suara Kini 54 Persen, Ini Kata Kubu Prabowo

Dulu Bilang Dapat 62 Persen Suara Kini 54 Persen, Ini Kata Kubu Prabowo

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 21:11 WIB

Buat Surat Wasiat, BPN: Kondisi Prabowo Sedang Genting

Buat Surat Wasiat, BPN: Kondisi Prabowo Sedang Genting

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 19:01 WIB

Siapa Hairul Anas Alumni ITB Pencipta Robot Pemantau Situng KPU?

Siapa Hairul Anas Alumni ITB Pencipta Robot Pemantau Situng KPU?

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 15:12 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×