Bikin 2 Elite Demokrat Ngamuk, Ini Cuitan Warganet Tega Bully Ani Yudhoyono

Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 20 Mei 2019 | 10:17 WIB
Bikin 2 Elite Demokrat Ngamuk, Ini Cuitan Warganet Tega Bully Ani Yudhoyono
Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean ngamuk gara-gara cuitan seorang warganet yang merisak Ani Yudhoyono.

Bukan cuma ngamuk, dalam cuitan di akun jejaring sosial Twitter @FerdinandHaean2, Ferdinand bahkan menyatakan berhenti mendukung Prabowo dan Sandiaga Uno.

Sebenarnya cuitan warganet mana saja yang membuat Ferdinand Hutahaean ngamuk dan sampai berhenti mendukung calon presiden yang dibelanya dalam pemilihan presiden?

Berdasarkan penelusuran SUARA.com, Senin (20/5/2019), sebelum Ferdinand Hutahaean mengambil sikap, ada seorang warganet yang dinilai merisak istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu.

Warganet itu menggunakan akun Negri Seterah @Restcayah. Dia menanyakan kondisi Ani Yudhoyono yang kini tengah berjuang melawan kanker darah.

Dia juga me-mention akun resmi Twitter milik SBY, @SBYudhoyono. "Bini loe dah sembuh mbang @SBYudhoyono?" cuit akun @Restcayah. Banyak yang menilai cuitan itu tidak sopan.

Cuitan akun @Restcayah. [Twitter]
Cuitan akun @Restcayah. [Twitter]

Kicauan warganet tersebut sontak membuat Ferdinand Hutahaean naik pitam. Dia meluapkan emosi melalui cuitan di akun Twitternya.

"Ehhh ba**sat ini!! Kau boleh bully yang lain tapi jangan kau bawa-bawa orang yang sedang sakit. Dasar ba**sat kau!! Saya paham kau marah karena agenda setan gundulmu gagal, tapi jangan kau bawa-bawa org yang sedang sakit. Anjing saja tak mau seperti itu," cuit Ferdinand Hutahaean.

Cuitan @Restcayah ternyata juga membuat elite lain Partai Demokrat, yakni Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Jansen Sitindaon, lewat akun Twitter-nya, @jansen_jsp.

Menurut Jansen, kicauan tersebut sungguh menyakitkan. Jansen meminta warganet tersebut istigfar karena dinilai sudah salah jalan.

"Sungguh menyakitkan tweet ini apalagi langsung di-mention ke Pak SBY. Hanya karena soal politik bisa kalian jadi SETEGA ini ya! Orang sakitpun kalian bully dan cibir. Istighfar lah! Sudah salah jalan kalian ini. Teruslah serang kami jika dengan itu kalian meyakini @prabowo bisa menang," cuit Jansen Sitindaon.

Akun @Restcayah ternyata sebelumnya juga melempar cuitan hoaks terkait Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mendukungan pasangan calon 01, Joko Widodo dan Maruf Amin.

Dia mengunggah foto ketika Hadi Tjahjanto berswafoto dengan Puan Maharani, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Ketua DPR Bambang Soesatyo dalam sebuah mobil.

"Min @bawaslu_RI. Berani nggak kelen periksa cebong loreng kumisan ini?" cuit akun @Restcayah.

Cuitan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto - (Twitter/@TjahjantoHadi)
Cuitan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto - (Twitter/@TjahjantoHadi)

Ternyata foto tersebut diambil ketika meninjau jalur mudik saat Ramadan tahun lalu. Cuitan hoaks @Restcayah juga ditanggapi akun Twitter milik Hadi Tjahjanto.

"Di bulan #ramadan yang penuh rahmat dan ampunan ini, ingatlah firman Allah Swt, "...walfitnatu asyaddu minal qatli." (Q.S. 2:190) Bertobatlah!" cuit Hadi Tjahjanto melalui akun @TjahjantoHadi.

Ada pula cuitan warganet lain yang merisak Ani Yudhoyono. Warganet tersebut malah meragukan sakit yang diderita ibunda dari Komandan Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Ibu Ani sakit apa sih? Kok berbulan bulan di RS Singapore? Modus kayaknya, kasihan mantan ibu Negara dijadikan alat modus deh, andai benar, maaf," cuit Iskndr Snjaya @IskndrSnjaya.

Cuitan akun @IskndrSnjaya. [Twitter]
Cuitan akun @IskndrSnjaya. [Twitter]

Pun demikian cuitan tersebut membuat Ferdinand Hutahaean dan Jansen Sitindaon murka. Berikut tanggapan mereka melalui kicauan di akun masing-masing:

"Kiranya TUHAN YANG MAHA KUASA memberi kamu cobaan dengan penyakit yang sama dengan ibu Ani agar kamu tak perlu bertanya sakit apa dan mengapa lama. Amin Ya Allah..!!" kicau Ferdinand Hutahaean.

"Mas Iskandar yang kami hormati Bu Ani itu benar-benar sakit. Bukan modus dibuat-dibuat seperti tuduhan gila Anda ini. Jika mas tidak berkenan mendoakan untuk kesembuhan beliau minimal tidak usah menuduh yang macam-macam beginilah. Jika mas puasa minta ampunlah ke Tuhan atas tuduhan ini. Dosa Anda!" cuit Jansen Sitindaon.

Sebelumnya, Ferdinand Hutahaean menyatakan berhenti mendukung pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Keputusan itu dinyatakan Ferdinand, lantaran geram mendapati serbuan buzzer di media sosial yang menghina dan mengolok Ani Yudhoyono. Padahal, saat ini Ani Yudhoyono sedang menjalani perawatan akibat kanker darah di Singapura.

Penyataan tak lagi mendukung Prabowo - Sandi, diutarakan oleh Ferdinand melalui akun Twitter pribadi miliknya @FerdinandHaean2.

"Pagi ini, saya menemukan bully-an yang sangat tidak berperikemanusiaan dari buzzer setan gundul yang mengolok Ibunda Ani yang sedang sakit. Sikap itu sangat BRUTAL," cuit Ferdinand seperti dikutip Suara.com, Minggu (19/5/2019).

"Atas perilaku brutal buzzer setan gundul itu, saya FERDINAND HUTAHAEAN, saat ini menyatakan BERHENTI MENDUKUNG PRABOWO SANDI," ujarnya.

Ferdinand berujar, selama berada dalam barisan pendukung, dirinya selalu berkomunikasi dan memberikan masukan kepada Prabowo dan Sandi. Namun, dukungan dan masukan kepada keduanya tersebut tidak lagi berlaku mulai hari ini.

"Selama ini saya masih terus komunikasi dan beri masukan kepada @prabowo @sandiuno , bahkan keputusan terakhir yang diambil identik dengan masukan saya. Tapi apakah itu yang membuat beliau memutuskan seperti itu, entahlah. Yang pasti saya masih ingin membela keduanya hingga tadi malam," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berpaling dari Prabowo, Ferdinand: Semangat Anna Saya Tunggu Kamu

Berpaling dari Prabowo, Ferdinand: Semangat Anna Saya Tunggu Kamu

News | Senin, 20 Mei 2019 | 08:34 WIB

Pilih Jalur Konstitusional, Demokrat Tak Terlibat di Aksi 22 Mei

Pilih Jalur Konstitusional, Demokrat Tak Terlibat di Aksi 22 Mei

News | Senin, 20 Mei 2019 | 06:42 WIB

Ngamuk Ani Yudhoyono Diserang Buzzer, Ferdinand: Saya Lawan Kalian !!

Ngamuk Ani Yudhoyono Diserang Buzzer, Ferdinand: Saya Lawan Kalian !!

News | Minggu, 19 Mei 2019 | 19:25 WIB

Ferdinand Hutahaean: Saya Batal Ikut Aksi 22 Mei

Ferdinand Hutahaean: Saya Batal Ikut Aksi 22 Mei

News | Minggu, 19 Mei 2019 | 19:09 WIB

Politisi Demokrat Ferdinand: Saya Berhenti Mendukung Prabowo - Sandiaga!

Politisi Demokrat Ferdinand: Saya Berhenti Mendukung Prabowo - Sandiaga!

News | Minggu, 19 Mei 2019 | 18:36 WIB

Terkini

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:30 WIB