Situasi Terkini di Bawaslu: Penuh Sampah, Gas Air Mata Masih Terasa

Bangun Santoso | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 23 Mei 2019 | 08:26 WIB
Situasi Terkini di Bawaslu: Penuh Sampah, Gas Air Mata Masih Terasa
Sejumlah petugas PPSU membersihkan sampah yang berserakan di sekitar gedung Bawaslu RI usai kerusuhan aksi 22 Mei 2019, Kamis (23/5/2019). (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Situasi terkini di Bawaslu, Kamis (23/5) pagi terpantau penuh dengan sampah yang berserakan. Ini adalah imbas dari kerusuhan yang massa demonstran di depan gedung Bawaslu pada Rabu (22/5) malam hingga Kamis dini hari tadi.

Pantauan Suara.com, Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tampak sibuk membersihkan sampah-sampah yang berserakan tersebut. Hingga Kamis pagi pukul 06.30 WIB, sejumlah mobil pengangkut sampah dikerahkan ke lokasi.

Sampah-sampah tersebut didominasi oleh sampah berjenis plastik seperti botol minuman, kantong kresek, dan berbagai olahan plastik lainnya. Jumlah petugas yang diturunkan ditaksir mencapai puluhan ini membuat proses pembersihan berjalan cukup cepat.

Sementara, di seberang kantor Bawaslu, tepatnya di depan mal Sarinah, gas air mata masih terasa. Para petugas PPSU mengoleskan pasta gigi di wajah sekitar mata guna mengurangi dampak paparan gas air mata.

Lalu di bagian depan kantor Bawaslu, terlihat para petugas kepolisian dari satuan Brimob sedang beristirahat. Sementara di perempatan Jalan Thamrin dan Jalan Sabang, petugas masih disiagakan.

Aparat kepolisian beristirahat di sekitar gedung Bawaslu RI usai kerusuhan aksi 22 Mei 2019. (Suara.com/Fakhri Fuadi)
Aparat kepolisian beristirahat di sekitar gedung Bawaslu RI usai kerusuhan aksi 22 Mei 2019. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Kawat besi berduri yang mengelilingi kantor Bawaslu tampak rusak di beberapa bagian. Petugas PPSU dan warga bisa menyebrang kawat tersebut untuk sementara waktu.

Sebelumnya, aksi kerusuhan di sekitar kantor Bawaslu pada Rabu (23/5/2019) malam. Awalnya massa yang mengatasnamakan Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) menggelar aksi demonstrasi menolak hasil Pemilu 2019.

Massa GNKR tersebut menyampaikan orasi-orasi mengenai kecurangan Pemilu 2019. Lalu mereka juga melakukan salat Maghrib berjamaah, buka puasa bersama, salat Isya hingga salat tarawih berjamaah.

Usai salat tarawih, tiba-tiba muncul massa provokator yang menolak untuk dibubarkan. Mereka mengamuk dan menyerang aparat kepolisian hingga akhirnya berujung kerusuhan di sejumlah tempat.

Massa rusuh tersebut tak hanya menyerang polisi. Namun juga melakukan pembakaran hingga merusak sejumlah fasilitas umum termasuk pos polisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusuh Aksi 22 Mei: Ketegasan Jokowi Hingga Pembatasan Akses Media Sosial

Rusuh Aksi 22 Mei: Ketegasan Jokowi Hingga Pembatasan Akses Media Sosial

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 07:54 WIB

Hindari Kerusuhan, Stasiun MRT Bawah Tanah Kamis Ini Masih Tutup

Hindari Kerusuhan, Stasiun MRT Bawah Tanah Kamis Ini Masih Tutup

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 07:24 WIB

Suasana Ibu Kota Jakarta Mulai Kondusif, Berikut Kronologi Amuk Massa

Suasana Ibu Kota Jakarta Mulai Kondusif, Berikut Kronologi Amuk Massa

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 07:00 WIB

Massa Aksi di Bawaslu Mulai Membubarkan Diri

Massa Aksi di Bawaslu Mulai Membubarkan Diri

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 06:21 WIB

Usai Rusuh Aksi 22 Mei, Puing dan Batu Penuhi Jalan MH Thamrin

Usai Rusuh Aksi 22 Mei, Puing dan Batu Penuhi Jalan MH Thamrin

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 06:11 WIB

Terkini

Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30 WIB

Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:18 WIB

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:20 WIB

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:06 WIB

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:22 WIB

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:03 WIB

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:46 WIB

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:07 WIB

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:59 WIB

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:40 WIB