Kawat Berduri Masih Terpasang di Jalan MH Thamrin, Jalan Ditutup

Pebriansyah Ariefana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 23 Mei 2019 | 09:48 WIB
Kawat Berduri Masih Terpasang di Jalan MH Thamrin, Jalan Ditutup
Jalan MH Thamrin Pasca Demo 22 Mei. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Jalan MH Thamrin di depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (23/5/2019), masih ditutup. Kawat berduri masih terpasang di perempatan Jalan MH Thamrin - Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Jalan MH Thamrin dari Bundaran HI sampai Bawaslu ditutup karena tengah dilakuan pembersihan bekas demo 22 Mei. Kendaraan yang ingin ke arah Monas atau pun Blok M harus memutar lewat Tanah Abang dan Menteng.

Sekitar gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dipenuhi sampah yang berserakan. Hal ini adalah imbas dari kerusuhan yang dilakukan oknum dari massa demonstrasi di depan gedung Bawaslu Rabu, (22/5/2019) malam hingga Kamis dini hari.

Pantauan suara.com, Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) sedang membersihkan sampau tersebut. Hingga pukul 06.30 WIB, dikerahkan juga sejumlah mobil pengangkut sampah.

Sampah-sampah tersebut didominasi oleh sampah berjenis plastik seperti botol minuman, kantong kresek, dan berbagai olahan plastik lainnya. Jumlah petugas yang ditaksir mencapai puluhan ini membuat proses pembersihan berjalan cepat.

Di sebrang kantor Bawaslu, tepatnya di depan mall Sarinah, gas air mata masih terasa. Para petugas PPSU mengoleskan pasta gigi disekitar mata guna mengurangi dampak dari gas air mata.

Pada bagian depan kantor Bawaslu, terlihat para petugas kepolisian satuan Brimob sedang beristirahat. Sementara di perempatan jalan Thamrin dan Jalan Wahid Hasyim, petugas masih disiagakan.

Kawat besi berduri yang mengelilingi kantor Bawaslu telah dirusak dibeberapa bagian. Petugas PPSU dan masyarakat bisa menyebrang kawat tersebut untuk sementara waktu.

Sebelumnya telah terjadi kerusuhan di sekitar kantor Bawaslu pada Rabu (23/5/2019) malam. Awalnya massa yang mengatasnamakan Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) melakukan aksi untuk menolak hasil Pemilu 2019.

Massa GNKR tersebut menyampaikan orasi-orasi mengenai kecurangan Pemilu. Lalu mereka juga melakukan sholat Maghrib, buka puasa bersama, sholat Isya hingga sholat tarawih berjamaah.

Usai sholat tarawih justru terdapat massa provokator yang menolak untuk dibubarkan. Mereka menyerang Kepolisian dan akhirnya terjadi kerusuhan di sejumlah tempat.

Massa rusuh tersebut melakukan pengrusakan, menyerang Kepolisian dan melakukan pembakaran berbagai macam barang. Ada juga pos polisi hingga fasilitas umum lainnya yang ikut dirusak massa tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Rusuh 22 Mei 2019, IHSG Dibuka Menguat

Usai Rusuh 22 Mei 2019, IHSG Dibuka Menguat

Bisnis | Kamis, 23 Mei 2019 | 09:33 WIB

Update Korban Rusuh Jakarta di RSUD Tarakan Mencapai 167 Orang

Update Korban Rusuh Jakarta di RSUD Tarakan Mencapai 167 Orang

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 09:23 WIB

Usai Rusuh, Harga Jual Beli Emas Antam Hari Ini Stagnan

Usai Rusuh, Harga Jual Beli Emas Antam Hari Ini Stagnan

Bisnis | Kamis, 23 Mei 2019 | 09:09 WIB

Usai Rusuh, Pengguna KRL Kini Bisa Gunakan Stasiun Tanah Abang - Palmerah

Usai Rusuh, Pengguna KRL Kini Bisa Gunakan Stasiun Tanah Abang - Palmerah

Bisnis | Kamis, 23 Mei 2019 | 09:01 WIB

Situasi Terkini di Bawaslu: Penuh Sampah, Gas Air Mata Masih Terasa

Situasi Terkini di Bawaslu: Penuh Sampah, Gas Air Mata Masih Terasa

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 08:26 WIB

Terkini

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:32 WIB

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:26 WIB