Massa Aksi 22 Mei Tewas, Ombudsman Akan Panggil Polri

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 23 Mei 2019 | 18:41 WIB
Massa Aksi 22 Mei Tewas, Ombudsman Akan Panggil Polri
Bentrokan antara massa dengan anggota Kepolisian di depan kantor Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Ombudsman RI akan memanggil pihak kepolisian terkait tewasnya sejumlah orang dalam kerusuhan 22 Mei di Jakarta. Hingga saat ini, lebih dari tujuh orang dilaporkan meninggal dan 737 orang mengalami luka-luka.

Anggota Ombudsman RI Ninik Rahayu mengatakan, pemanggilan itu akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Sudah ada korban yang jatuh, yang meninggal dunia, maka dalam waktu dekat Ombudsman ingin mendengarkan pihak kepolisian di dalam rangka menjaga keamanan pengumuman pasca Pemilu," ujar Ninik di Gedung Ombudsman, Jakarta Selatan, Kamis (23/5/2019).

Ninik menjelaskan, pemanggilan itu menyusul ada satu massa yang tewas akibat peluru yang menembus pada bagian dada. Menurutnya, hal itu perlu menjadi perhatian bagi kepolisian mengenai protap dalam penggunaan senjata dalam menghalau demonstran.

Namun, Menko Polhukam Wiranto menegaskan pihak kepolisian tidak menggunakan senjata berat dalam penanganan keamanan aksi 22 Mei. Namun keterangan langsung dari Polri tetap dibutuhkan.

Sementara itu, anggota Ombudsman RI Adrianus Meliala menegaskan, pemanggilan itu jauh dari tuduhan bahwa Polri khususnya Brimob yang melalukan penembakan terhadap massa aksi 22 Mei.

"Semata-mata hanya dua hal, pertama adalah karena Polri yang melakukan kontak tembak dengan para perusuh dan yang kedua adalah pernyataan dari Pak Wiranto bahwa semua anggota Polri tidak membawa senjata tajam," kata Adrianus.

"Bahwa kematian dari enam orang itu belum jelas itu adalah pengetahuan yang umum. Kita belum tahu cause of deathnya, apakah benar disebabkan peluru tajam atau apa peluru karet," sambungnya.

Secara terpisah, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi M. Iqbal mengatakan hingga saat ini jumlah korban meninggal dunia kerusuhan 22 Mei mencapai tujuh orang.

baca juga

Namun data yang dimiliki Gubernur Jakarta Anies Baswedan korban meninggal dunia mencapai delapan orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasca Kerusuhan 22 Mei, Kondisi Sekitar Bawaslu RI Kondusif

Pasca Kerusuhan 22 Mei, Kondisi Sekitar Bawaslu RI Kondusif

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 18:24 WIB

Mahfud MD: Aksi Kerusuhan 22 Mei Memang Targetkan Korban Jiwa buat Martir

Mahfud MD: Aksi Kerusuhan 22 Mei Memang Targetkan Korban Jiwa buat Martir

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 18:20 WIB

Daftar Nama 8 Korban Meninggal Kerusuhan 22 Mei Jakarta

Daftar Nama 8 Korban Meninggal Kerusuhan 22 Mei Jakarta

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 17:30 WIB

Aman, Aktivitas Perbankan Malah Naik saat Kerusuhan 22 Mei di Jakarta

Aman, Aktivitas Perbankan Malah Naik saat Kerusuhan 22 Mei di Jakarta

Bisnis | Kamis, 23 Mei 2019 | 17:21 WIB

Kerusuhan 22 Mei Telan Korban 8 Orang, Belum Diketahui Penyebabnya

Kerusuhan 22 Mei Telan Korban 8 Orang, Belum Diketahui Penyebabnya

Health | Kamis, 23 Mei 2019 | 17:07 WIB

Terkini

Kabar Buruk Timnas Indonesia! Ole Romeny Absen Lawan Thailand Malam Ini?

Kabar Buruk Timnas Indonesia! Ole Romeny Absen Lawan Thailand Malam Ini?

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Ulasan Ibadah & Cinta: Sebuah Batas Tipis Antara Perasaan dan Kewajiban

Ulasan Ibadah & Cinta: Sebuah Batas Tipis Antara Perasaan dan Kewajiban

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Perbedaan Mesin Cuci Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Hemat?

Perbedaan Mesin Cuci Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Hemat?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Di Balik Lonjakan Surplus Perdagangan: Impor Melambat, Produksi Tertekan

Di Balik Lonjakan Surplus Perdagangan: Impor Melambat, Produksi Tertekan

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Foto | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

×