Polisi Ungkap Identitas Pria yang Dipukuli Brimob di Kampung Bali

Bangun Santoso, Welly Hidayat

Sabtu, 25 Mei 2019 | 13:51 WIB
Polisi Ungkap Identitas Pria yang Dipukuli Brimob di Kampung Bali
Area parkir yang tampak dalam video viral penyeroyokan.

Suara.com - Usai insiden kerusuhan buntut aksi 22 Mei 2019 di Jakarta muncul video viral di media sosial yang memperlihatkan seseorang dipukuli oleh sekitar 10 orang berseragam hitam mirip anggota kepolisian yang bertugas saat insiden kerusuhan terjadi di Jakarta.

Dalam video yang viral itu, disebut-sebut, korban yang dipukuli adalah seorang remaja 15 tahun bernama Harun.

Terkait video viral itu, Mabes Polri dengan tegas membantah, apabila seseorang yang dipukuli di dalam video tersebut seorang remaja 15 tahun sebagaimana disebut-sebut di media sosial.

Kejadian dalam video itu juga disebut berada di komplek masjid di Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Menanggapi hal itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, bahwa seseorang dalam video viral tersebut merupakan salah satu pelaku kerusuhan.

Dedi pun memberikan identitas pelaku tersebut, dengan inisial A alias Andri Bibir. Ia menyatakan, pelaku tersebut masih hidup dan kini sudah ditangani Polda Metro Jaya.

"Jadi, viral video berkonten dan narasi seolah-olah kejadian tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia akibat tindakan aparat. Ternyata pada kenyataannya orang yang dalam video tersebut adalah pelaku perusuh yang sudah kita amankan atas nama A alias Andri Bibir," ujar Dedi, Sabtu (25/5/2019).

Dedi juga menegaskan bahwa caption atau narasi dalam video viral tersebut yang disebut sebagai remaja di bawah umur dan meninggal tidak lah benar.

"Nggak benar kalau korban adalah anak 16 tahun. Tidak benar anak dalam foto tersebut meninggal karena kejadian dalam video tersebut," tegas Dedi.

baca juga

Dedi kembali menegaskan bahwa kutipan dalam video tersebut adalah bohong alias hoaks. Menurut Dedi, pelaku kerusuhan Andri Bibir memiliki kesamaan dalam video dengan ciri-ciri dari pakaiannya, menggunakan kaus hitam dan celana jeans yang sudah dipotong pendek.

Dedi menilai ada pihak-pihak yang sengaja memprovokasi dengan menyebar video tersebut agar dianggap polisi dalam penanganan aksi masa melakukan kekerasan.

"Sedangkan kabar hoaks yang disebarkan di akun Twitter adalah bukan foto yang bersangkutan. Kami tahu ada yang menempel video tersebut dengan gambar korban lainnya," imbuh Dedi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Mulai Kunjungi Mal Sarinah Usai Dilanda Kerusuhan

Warga Mulai Kunjungi Mal Sarinah Usai Dilanda Kerusuhan

News | Sabtu, 25 Mei 2019 | 12:22 WIB

Kondisi Terkini Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol Masih Ditutup

Kondisi Terkini Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol Masih Ditutup

News | Sabtu, 25 Mei 2019 | 11:29 WIB

Situasi Kondusif, Jalan Thamrin Depan Bawaslu Masih Ditutup

Situasi Kondusif, Jalan Thamrin Depan Bawaslu Masih Ditutup

News | Sabtu, 25 Mei 2019 | 11:18 WIB

Kemenkes: Korban Kerusuhan yang Dirawat Paling Banyak Berusia 20-29 Tahun

Kemenkes: Korban Kerusuhan yang Dirawat Paling Banyak Berusia 20-29 Tahun

Health | Jum'at, 24 Mei 2019 | 12:49 WIB

Situasi Jakarta Hari Ini: Tak Lagi Rusuh, Kawasan Thamrin Kembali Ramai

Situasi Jakarta Hari Ini: Tak Lagi Rusuh, Kawasan Thamrin Kembali Ramai

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 09:18 WIB

Terkini

Ketika Oposisi Mati, Akademisi Turun Gunung: Lahirkan Kabinet Bayangan Demi Selamatkan Demokrasi

Ketika Oposisi Mati, Akademisi Turun Gunung: Lahirkan Kabinet Bayangan Demi Selamatkan Demokrasi

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:45 WIB

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:23 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:14 WIB

×