Dua Hari Pelaksanaan Operasi Ketupat 2019, 4.749 Pengendara Ditilang

Dwi Bowo Raharjo | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Jum'at, 31 Mei 2019 | 16:27 WIB
Dua Hari Pelaksanaan Operasi Ketupat 2019, 4.749 Pengendara Ditilang
Apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2015, di Lapangan Lalu Lintas, Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7.

Suara.com - Pelaksanaan Operasi Ketupat 2019 pada Jumat (31/5/2019) memasuki hari ketiga. Alhasil, sebanyak 4.749 pengendara yang melanggar lalu lintas ditilang di Jakarta.

"Hasil Operasi Ketupat Jaya 2019 hari pertama sebanyak 2.751 pengendara yang ditilang. Sedangkan hari kedua operasi sebanyak 1.989 pengendara yang ditilang," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Muhammad Nasir dalam keterangannya, Jumat (31/5/2019).

Nasir menerangkan, jumlah tersebut sebagian besar merupakan pengendara yang melawan arus. Saat hari pertama, 334 pengendara ditindak. Sementara, 282 pengendara ditindak saat hari kedua.

"Hari pertama pelanggar yang melawan arus mencapai 334 pengendara. Sedangkan hari kedua mencapai 282 pengendara," kata dia.

Ia menjelaskan, pelanggar dari pengendara sepeda motor paling banyak. Tercatat 1.939 pengendara motor, dan di hari kedua menurun jadi 1.400 pengendara. Jumlah tersebut telah meliputi pengendara yang tak mengenakan helm dan melawan arus lalu lintas.

Sementara pengendara kendaraan roda empat atau mobil pribadi yang melanggar hanya sedikit. Tercatat hanya 16 pengendara yang ditilang karena tidak memakai safety belt.

"Sedangkan roda empat pelanggaran terbanyak tidak pakai safety belt. Di hari pertama dan kedua masih ditemukan. Untuk main HP (Handphone) hari pertama nihil tapi dihari kedua kita menindak 16 pengendara," tutup Nasir.

Kepolisian menggelar Operasi Ketupat 2019 di seluruh Indonesia jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dimulai sejak Rabu (29/5/2019) hingga berakhirnya pelaksanaan Lebaran 2019.

"Operasi Ketupat dimulai tanggal 29 Mei sampai 13 Juni," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (28/5/2019).

Ratusan personel gabungan diterjunkan guna mengamankan jalannya Lebaran 2019. Sedikitnya, lebih dari 157 ribu personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan dan lainnya dikerahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

160.335 Personel Gabungan Diterjunkan Pada Operasi Ketupat 2019

160.335 Personel Gabungan Diterjunkan Pada Operasi Ketupat 2019

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 18:58 WIB

Kapolri: Operasi Ketupat Tahun Ini Memiliki Karakteristik yang Khas

Kapolri: Operasi Ketupat Tahun Ini Memiliki Karakteristik yang Khas

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 17:37 WIB

Operasi Ketupat 2019 Dimulai, 157 Ribu Tentara dan Polisi Menyebar

Operasi Ketupat 2019 Dimulai, 157 Ribu Tentara dan Polisi Menyebar

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 11:54 WIB

Operasi Ketupat Sambut Mudik 2019 Digelar Mulai Akhir Mei

Operasi Ketupat Sambut Mudik 2019 Digelar Mulai Akhir Mei

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 05:05 WIB

Terkini

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:18 WIB

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:06 WIB

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:50 WIB