Kisah Kasih SBY dan Bu Ani, Cinta Pada Pandangan Pertama

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 02 Juni 2019 | 11:32 WIB
Kisah Kasih SBY dan Bu Ani, Cinta Pada Pandangan Pertama
Ani Yudhoyono didampingi suaminya Susilo Bambang Yudhoyono di Rumah Sakit Hospital, Singapura. [Instagram @aniyudhoyono]

Suara.com - Susilo Bambang Yudhoyono dan Kristiani Herrawati cinta pada pandangan pertama. SBY dan Ani Yudhoyono dipertemukan pertama kali di Magelang, Jawa Tengah.

Kisah cinta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono bagaikan cerita romantis sebuah novel. Berawal dari cinta pandangan pertama, keduanya menjalani pernikahan yang langgeng selama lebih dari empat dekade, dikaruniai dua anak dan cucu-cucu. Jalinan cinta yang kuat itu hanya dipisahkan oleh kematian.

Dalam buku biografi 'Kepak Sayap Putri Prajurit' yang ditulis Alberthiene Endah, perempuan kelahiran Yogyakarta, 6 Juli 1952 itu mengisahkan pertemuannya dengan SBY.

Sosok jangkung SBY sebagai taruna muda pertama kali membekas di hati Ani Yudhoyono saat dirinya yang masih jadi mahasiswi kedokteran itu bertandang ke Magelang di sela liburan kuliah pada 1973.

Sang taruna tegap itu sempat mendekati ayahnya, Sarwo Edhie Wibowo, dalam peresmian balai pusat kegiatan ekstra kurikuler taruna.

Sosok yang dilihatnya sekilas itu muncul lagi, ketika itu di rumah dinas Sarwo Edhie Wibowo. SBY datang untuk bertemu dengan ayah Ani. Di sana mereka berkenalan untuk pertama kalinya.

Foto unggahan dalam cuitan Presiden @jokowi di media sosial Twitter pada Sabtu (1/6/2019). (Twitter)
Foto unggahan dalam cuitan Presiden @jokowi di media sosial Twitter pada Sabtu (1/6/2019). (Twitter)

"Dia menyebut namanya, Bambang. Aku mengenalkan diri dengan 'Ani'."

Pria muda yang lantas menjadi Presiden ke-enam Republik Indonesia itu tampak tampan, gagah dan berwibawa di mata Ani yang sempat grogi melihatnya lebih dekat.

Ketika SBY berbicara dengan ayahnya, pemilik nama lengkap Kristiani Herrawati itu berusaha mengintip sang taruna tampan yang membuat hatinya bergetar.

baca juga

Kesan positif tentang SBY mengalir dari mulut ayah Ani, pun demikian dari ibunya. Tak cuma tampan, SBY yang waktu itu jadi Komandan Divisi Korps Taruna juga dianggap cerdas, punya prestasi, dan berjiwa pemimpin.

Benih-benih asmara tumbuh di hati Ani yang jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap SBY.

Warga Indonesia yang bermukim di Singapura mendoakan almarhumah Ibu Ani Yudhoyono, di Kedutaan Besar Indonesia, di Singapura, Sabtu (1/6). [ANTARA FOTO]
Warga Indonesia yang bermukim di Singapura mendoakan almarhumah Ibu Ani Yudhoyono, di Kedutaan Besar Indonesia, di Singapura, Sabtu (1/6). [ANTARA FOTO]

"Tidak tahu siapa yang lebih dulu suka, yang pasti tidak berapa lama setelah pertemuan di Magelang itu, surat-surat SBY mengalir deras padaku. Dan di antaranya, akhirnya, ia menyatakan cinta."

"Jeng Ani" adalah panggilan sayang dari SBY untuk anak ketika Sarwo Edhie Wibowo itu. Sebuah panggilan yang menurut Ani terasa mesra dan personal.

Ani dan SBY menjalani hubungan jarak jauh dan saling melepas rindu lewat surat. Ungkapan cinta dituangkan lewat kata-kata simbolik penuh makna: puisi.

Ada satu puisi yang paling berkesan, judulnya "Flamboyan". SBY menulis tentang perasaan prajurit yang tersentuh oleh bunga flamboyan yang bermekaran di halaman kampus. Akademi Militer Nasional, Magelang, saat itu memang ditumbuhi pohon flamboyan.

Tapi Ani sempat "ge-er", dia merasa puisi itu berhubungan dengan dirinya.

"..sebab rumahku di Cijantung (Jakarta Timur) beralamat di jalan Flamboyan."

SBY meminang Ani setelah dinobatkan jadi perwira terbaik Akabri tahun 1973. Mereka bertunangan sebelum Ani pindah ke Korea Selatan mengikuti ayahnya yang berdinas.

Sebelumnya, tidak pernah ada kebiasaan pertunangan di keluarga Ani. Dia adalah orang pertama yang melakoninya.

"Nampaknya, Papi benar-benar menyukai hubungan kami dan khawatir kepergian ke Seoul akan membuat hubunganku dengan SBY renggang."

Jarak yang semakin membentang membuat Ani didera rindu yang berat. Tanpa henti dia berdoa agar cinta SBY padanya tidak pernah luntur, dan dia berharap janji untuk menikahinya akan ditepati.

Rindu itu berbalas. Tapi, SBY tak cuma menyampaikannya pada Ani, ternyata dia juga menyurati calon mertuanya, menyampaikan kesiapannya untuk segera menikahi Ani.

Pada Juli 1976, Ani menikah dengan SBY. Pernikahan mereka unik karena berbarengan dengan dua saudarinya, Titiek dan Tuti.

Pernikahan tiga pengantin itu idenya dicetuskan dari ayah Ani yang merasa tidak risih bila harus bolak-balik cuti kerja untuk menikahkan putri-putrinya. Lebih baik semua dilaksanakan berbarengan, efisien, dan irit.

Pernikahan tiga putrinya dengan para menantu yang merupakan perwira militer itu berlangsung di Bali Room, Hotel Indonesia sebagai ruang gedung yang paling ternama pada zaman itu.

Dengan mempertimbangkan tradisi budaya Jawa, ayah dan ibu Ani mempersiapkan tiga tumpeng sebagai penolak bala karena membuat pernikahan untuk tiga orang sekaligus.

Keunikan pernikahan Ani dan SBY tidak berhenti di situ. Jumlah tamu yang sangat banyak membuat Sarwo Edhie menyiasatinya dengan membuat standing party, konsep baru pada masa itu.

Mereka juga memberikan cenderamata pada tamu berupa kerajinan kuningan dari Seoul berbentuk asbak dengan hiasan rasi bintang di bagian pinggir dan gambar pengantin Jawa di bagian tengah.

Konsep itu terinspirasi dari pengalaman Sarwo Edhie di Seoul, sebuah budaya yang belum diterapkan di pernikahan-pernikahan Indonesia zaman dulu.

"Mataku memandang sosok tinggi gagah di sampingku. Sekarang, aku telah menjadi istrinya. Aku sangat bahagia."

Dari pernikahannya dengan sang pujaan hati, Ani dan SBY dikaruniai dua orang putra, Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mata Sembab SBY Lepas Kepergian Ani Yudhoyono: Ya Allah Kami Ikhlas

Mata Sembab SBY Lepas Kepergian Ani Yudhoyono: Ya Allah Kami Ikhlas

News | Minggu, 02 Juni 2019 | 11:24 WIB

Chacha Frederica: Ibu Ani Yudhoyono Wanita Perekat Keluarga

Chacha Frederica: Ibu Ani Yudhoyono Wanita Perekat Keluarga

Entertainment | Minggu, 02 Juni 2019 | 11:22 WIB

Marmiah Titip Anak-anak Demi Saksikan Langsung Pemakaman Ani Yudhoyono

Marmiah Titip Anak-anak Demi Saksikan Langsung Pemakaman Ani Yudhoyono

News | Minggu, 02 Juni 2019 | 11:22 WIB

Prajurit TNI Berbaju Merah Bersiap Sambut Jenazah Ani Yudhoyono di TMP

Prajurit TNI Berbaju Merah Bersiap Sambut Jenazah Ani Yudhoyono di TMP

News | Minggu, 02 Juni 2019 | 11:12 WIB

Pemakaman Ani Yudhoyono akan Dihadiri Jokowi, TMP Kalibata Dijaga Ketat

Pemakaman Ani Yudhoyono akan Dihadiri Jokowi, TMP Kalibata Dijaga Ketat

News | Minggu, 02 Juni 2019 | 11:10 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×