Lelaki Ini Terekam CCTV Pukul dan Tendang Balita Autis di Taman Bermain

Reza Gunadha

Sabtu, 08 Juni 2019 | 19:34 WIB
Lelaki Ini Terekam CCTV Pukul dan Tendang Balita Autis di Taman Bermain
Soo Wen Jie, lelaki berusia 28 tahun di Singapura dipenjara selama satu minggu karena menendang balita penyandang autisme di taman bermain Yishun. [ChannelNews Asia]

Suara.com - Soo Wen Jie, lelaki berusia 28 tahun di Singapura dipenjara selama satu minggu karena menendang balita penyandang autisme di taman bermain Yishun.

Lelaki itu menendang balita penyandang autisme di Sunshine Childhood Playland di Northpoint City, 9 April tahun 2018. Kala itu, Wen Jie sedang bermain bersama istri dan dua anaknya, berusia 10 bulan dan 20 bulan.

Kasus itu terkuak setelah video Soo Wen Jie menendang balita malang tersebut viral. Video itu pula yang menjadi dasar hakim menghukumnya dalam persidangan yang digelar pada Selasa (4/6) pekan ini.

Dalam persidangan seperti yang diberitakan ChannelNews Asia, video amatir memperlihatkan balita penyandang autisme sedang mencoba mengambil sekop plastik biru yang dipegang Soo.

Tetapi, Soo menolak untuk melepaskannya. Pada saat itu, tidak ada orang lain di taman bermain kecuali Soo dan keluarganya.

Bocah itu mencoba mengambil sekop lagi dan ketika tidak bisa, ia menjadi frustrasi dan memukul punggung Soo.

Soo kemudian menendang korban di perutnya, menyebabkan bocah itu terhuyung mundur. Soo juga melemparkan sekop ke samping sehingga bocah itu berhenti mendekatinya.

Ketika anak itu mencoba memeluknya dari belakang beberapa saat kemudian, Soo mendorongnya lagi. Bocah itu lantas memukul punggung Soo.

Soo kemudian berdiri, mengayunkan lengan kanannya ke belakang dan mengenai tubuh bagian atas bocah itu. Ini menyebabkan bocah itu jatuh ke belakang.

baca juga

Penganiayaan terhadap balita penyandang autisme itu baru berhenti setelah ibu bocah terebut datang. Ia lantas mengajak bocah itu pergi.

Pada malam yang sama, ketika dia memandikan putranya, sang balita mengeluh sakit di perutnya. Saat itulah sang ibu menghubungi taman bermain dan meminta rekaman kamera.

Setelah melihat balitanya sakit karena dianiaya, sang ibu melapor ke polisi pada hari berikutnya.

“Menghukum terdakwa dengan penjara selama satu minggu. Penganiayaan tersebut membuat korban terluka secara fisik maupun kejiwaan,” kata Wakil Jaksa Penuntut Umum Chee Ee Ling.

Berdasarkan data medis, terdapat kerusukan pada sternum dan perut bagian atas balita tersebut. Korban juga menderita luka kejiwaan sehingga tidurnya terganggu dan mimpi buruk.

“Ketika ibunya memeluknya, dia menangis, berkata: Paman nakal memukulku dan bertanya: Mengapa paman memukuliku?”

Sementara pengacara Soo, Walter Silvester mengatakan kliennya tidak tahu bocah itu autis.

"Ini adalah kasus ketidaktahuan," katanya, menambahkan Soo bereaksi berlebihan. Dia juga mengatakan kerugian psikologis yang ditunjukkan oleh penuntut "terlalu berlebihan", dan bahwa luka-luka itu kecil.

Dia vonisnya diringankan, yakni denda atau satu hari penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Gantengnya Pranav Bakhshi, Model Autis Pertama dari India

Begini Gantengnya Pranav Bakhshi, Model Autis Pertama dari India

Lifestyle | Selasa, 04 Juni 2019 | 13:35 WIB

Ngamen di MRT, Aksi Begpacker Ini Bikin Geram Warga Singapura

Ngamen di MRT, Aksi Begpacker Ini Bikin Geram Warga Singapura

News | Minggu, 02 Juni 2019 | 13:15 WIB

Gemas, Momen Penumpang Ajak Balita Nonton Kartun di Kereta Jadi Viral

Gemas, Momen Penumpang Ajak Balita Nonton Kartun di Kereta Jadi Viral

Lifestyle | Kamis, 30 Mei 2019 | 12:50 WIB

Waduh, Pria Ini Didenda Rp 3 Juta karena Menembakkan Karet Gelang

Waduh, Pria Ini Didenda Rp 3 Juta karena Menembakkan Karet Gelang

Lifestyle | Selasa, 28 Mei 2019 | 12:42 WIB

Di Jenewa, Indonesia dan Singapura Bahas Kerja Sama Pengendalian Penyakit

Di Jenewa, Indonesia dan Singapura Bahas Kerja Sama Pengendalian Penyakit

Health | Sabtu, 25 Mei 2019 | 17:15 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Video | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:52 WIB

×