Siswi Diculik dan Diancam Om-om karena Tolak Berhubungan Intim

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 10 Juni 2019 | 19:25 WIB
Siswi Diculik dan Diancam Om-om karena Tolak Berhubungan Intim
Ilustrasi

Suara.com - Siswi sekolah berusia 18 tahun yang diidentifikasi sebagai Lila, mengakui diculik dan diancam oleh 'sugar daddy alias om-om hidung belang setelah menolak diajak berhubungan intim.

Mulanya, Lila berkencan dengan sugar daddy tersebut atau pria yang lebih tua tapi kaya setelah bertemu via laman daring.

Namun, seusai makan malam, situasi berubah mengerikan. Dia mengimbau gadis-gadis lain soal kemungkinan bahaya bertemu sugar daddy.

"Jika Anda tidak siap secara seksual untuk berhubungan seks dengan pria yang lebih tua, jangan pergi ke situs itu, karena cukup banyak menempatkan diri Anda dalam situasi itu," katanya seperti dikutip Suara.com dari The Sun, Senin (10/6/2019).

Dalam kencan kedua, Lila—nama samaran—diculik dan diancam dengan kekerasan jika dia tidak mau melakukan hubungan seks.

Sedianya, mereka berencana pergi ke restoran dan kebun raya. Tapi, Lila bingung ketika mobil yang dikendarai sang sugar daddy tidak mampir ke restoran. Dia mulai khawatir.

"Kami langsung melewati tempat itu, restoran dan kemudian aku bertanya kenapa. Dia mengunci pintunya dan menatapku, seolah dia bilang 'Ya, kamu pulang ke rumah bersamaku,'" kata Lila.

Sang sugar daddy minta untuk 'dilayani' dan mengancam Lila. Dia mengatakan padanya, itulah yang ia harapkan dari uang yang ia bayarkan.

Lila menolak untuk mengambil uang sugar daddy tersebut, hingga akhirnya, sang sugar daddy mengantarnya ke sebuah stasiun. Lila merasa malu melaporkan kejadian itu kepada pihak berwenang.

“Saya benar-benar malu. Saya bahkan tidak memberi tahu orang tua saya pada waktu itu. Karena itu terlalu menantang dan memalukan,” ujar Lila.

Sebelumnya diketahui, Lila bertemu sugar daddy tersebut di laman bernama Sugar Daddy Meet.

Setelah peristiwa mengerikan itu, dia melayangkan protes ke pengelola laman tersebut. Ternyata, ada 9 komplain lainnya untuk si pelaku.

Laman tersebut lantas menonaktifkan akun sugar daddy tersebut dan memberikan peringatan jika ingin kembali mengaktifkan akunnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Mengerikan Siswi Diancam 'Sugar Daddy' Karena Tolak Diajak ML

Kisah Mengerikan Siswi Diancam 'Sugar Daddy' Karena Tolak Diajak ML

News | Senin, 10 Juni 2019 | 13:44 WIB

Sebelum Berhubungan Seks Setiap Hari, Ketahui Dampaknya pada Sperma!

Sebelum Berhubungan Seks Setiap Hari, Ketahui Dampaknya pada Sperma!

Health | Senin, 10 Juni 2019 | 13:30 WIB

Ahli: Pria yang Tidak Ejakulasi Teratur Berisiko Terkena Kanker Prostat

Ahli: Pria yang Tidak Ejakulasi Teratur Berisiko Terkena Kanker Prostat

Health | Kamis, 30 Mei 2019 | 19:25 WIB

Seks Oral Lebih Bisa Mencegah Penyakit Menular Seksual? Ini Faktanya!

Seks Oral Lebih Bisa Mencegah Penyakit Menular Seksual? Ini Faktanya!

Health | Kamis, 23 Mei 2019 | 03:30 WIB

Taiwan Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Amankah Saat Berhubungan Intim?

Taiwan Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Amankah Saat Berhubungan Intim?

Health | Sabtu, 18 Mei 2019 | 17:55 WIB

Terkini

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:34 WIB

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:09 WIB

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

News | Sabtu, 04 April 2026 | 19:36 WIB

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:55 WIB

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:02 WIB

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

News | Sabtu, 04 April 2026 | 17:43 WIB

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB