Anies Baswedan Diminta Belajar dari Yunarto yang Maafkan Kivlan Zen

Reza Gunadha

Rabu, 12 Juni 2019 | 18:21 WIB
Anies Baswedan Diminta Belajar dari Yunarto yang Maafkan Kivlan Zen
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya. [Suara.com/Novian Andriansyah]

Suara.com - Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya disebut menjadi target pembunuhan komplotan pembunuh bayaran yang diperintah oleh Mayjen Purnawirawan Kivlan Zen.

Setelah komplotan itu terbongkar dan nyawanya selamat, Yunarto mengakui tidak mendendam dan sudah memaafkan Kivlan Zen.

Dikutip Suara.com dari akun Twitter @yunartowijaya, Yunarto Wijaya mengatakan saat ini ia tak menyimpan dendam terhadap perencana dan eksekutor yang akan membunuhnya.

"Sama seperti yang pernah saya tulis, sudah tak ada dendam lagi dari saya dan keluarga baik buat yang jadi perencana ataupun eksekutor," kata Yunarto Wijaya, Rabu (12/6/2019).

Bahkan, dengan terbongkarnya rencana pembunuhan itu, Yunarto Wijaya mengakui mendapatkan banyak pelajaran berharga soal kasih dan memaafkan orang yang memusuhinya.

"Dari situasi-situasi seperti ini saya belajar tentang apa itu kasih, termasuk ketika bisa maafkan yang memusuhi kita. Ayo terus mencintai Indonesia," ungkap Yunarto Wijaya.

Sikap welas asih Yunarto Wijaya menuai tanggapan dari pendiri Alumni 212 Faizal Assegaf yang membalas cuitan bos Charta Politika tersebut.

Faizal Assegaf berkicau sikap Yunarto Wijaya dinilai mewakili semangat cinta kasih yang diajarkan. Bahkan, dia menyinggung sikap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Mestinya @aniesbaswedan yang mesra dengan HTI dan PKS belajar pada YW. Kalau dalam Islam, YW sempurna amalkan prinsip ar-Rahman, ar-Rahim, pengasih dan penyayang. Umat salut pada ketulusan hati Anda," cuit Faizal melalui akun @faizalassegaf.

baca juga

Cuitan Faizal Assegaf dibalas oleh Yunarto Wijaya. Dia tertawa sambil menampik cuitan Faizal. Dia pun mengaku masih emosian.

"Haha enggaklah bang, masih emosian kita juga, thanks anyway," cuit Yunarto Wijaya.

Untuk diketahui, Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya menjadi target pembunuhan eksekutor bayaran. Eksekutor pembunuhan tersebut diperintahkan oleh Mayjen (Purn) Kivlan Zein.

Fakta mencengangkan tersebut terungkap melalui pengakuan seorang pelaku eksekutor bernama Irfansyah.

Melalui video yang diputar oleh kepolisian di Kantor Kemenpolhukam, Jakarta pada Selasa (11/6/2019), Irfansyah secara blak-blakan membeberkan kronologi rencana pembunuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dipuji Sebagai Sosok Pengasih, Jawaban Ngakak Bos Charta Politika

Dipuji Sebagai Sosok Pengasih, Jawaban Ngakak Bos Charta Politika

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 15:52 WIB

Undang Pemudik, Anies Janji Mudik Gratis Jadi Program Tahunan

Undang Pemudik, Anies Janji Mudik Gratis Jadi Program Tahunan

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 13:27 WIB

Anies Jawab Sindiran Menteri Susi Soal Lumpur dan Sampah Waduk Pluit

Anies Jawab Sindiran Menteri Susi Soal Lumpur dan Sampah Waduk Pluit

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 12:37 WIB

Diancam Dibunuh Suruhan Kivlan Zein, Kini Yunarto Wijaya di Korea

Diancam Dibunuh Suruhan Kivlan Zein, Kini Yunarto Wijaya di Korea

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 11:26 WIB

Sekuriti Sempat Lihat Orang Mencurigakan Intai Kantor Charta Politika

Sekuriti Sempat Lihat Orang Mencurigakan Intai Kantor Charta Politika

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 11:11 WIB

Terkini

Awas Bingungkan Pengendara Lain! Kenali Waktu yang Salah untuk Pakai Lampu Hazard

Awas Bingungkan Pengendara Lain! Kenali Waktu yang Salah untuk Pakai Lampu Hazard

Otomotif | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Emiten RAAM Pangkas Utang dan Pulihkan Kinerja Operasional, Pendapatan Naik Jadi Rp 128,6 Miliar

Emiten RAAM Pangkas Utang dan Pulihkan Kinerja Operasional, Pendapatan Naik Jadi Rp 128,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:32 WIB

BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan

BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu

Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo

Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:15 WIB

3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!

3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!

Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:34 WIB

Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS

Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren

Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa

Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:05 WIB

×