Wanhor Partai Demokrat Peringatkan Seluruh Kader Tak Singgung KLB

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 14 Juni 2019 | 20:53 WIB
Wanhor Partai Demokrat Peringatkan Seluruh Kader Tak Singgung KLB
Amir Syamsudin. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Ketua Dewan Kehormatan (Wanhor) Partai Demokrat Amir Syamsudin mengeluarkan surat edaran untuk kader partai berlambang mercy. Surat tersebut bertujuan menanggapi isu Kongres Luar Biasa (KLB) di internal partai yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dalam surat tersebut Amir menyampaikan enam poin yang menjadi imbauan bagi kadernya. Amir mengatakan hal itu disampaikan karena sudah sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Wanhor.

"Dewan Kehormatan (Wanhor) PD sesuai dengan tupoksinya, dengan ini meminta dan mengingatkan seluruh kader PD untuk mematuhi hal-hal sebagai berikut," ujar Amir dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (14/6/2019).

Poin pertama Wanhor meminta agar kadernya tidak membicarakan soal KLB lebih jauh. Kedua, kader partai lambang mercy itu diminta tidak melakukan komunikasi dalam bentuk apapun termasuk jumpa pers ke publik mengenai konflik internal yang ada di kubu partai.

"Seluruh kader diminta untuk tidak bicara lebih lanjut soal KLB dan hal lain terkait dengan itu," ungkap Amir.

Ketiga, jika ada kader yang berperilaku tidak sesuai dengan AD/ART, kode etik, dan pakta integritas partai, maka kader lainnya diminta untuk melaporkan hal tersebut ke Wanhor. Nantinya Wanhor kata Amir, akan diperiksa dan diberikan sanksi sesuai aturan internal Partai Demokrat yang berlaku.

Pada poin keempat, Amir menyebut Wanhor akan memanggil pihak yang dianggap memicu konflik. Nantinya kader tersebur akan dimintai keterangan oleh Wanhor.

"Dewan Kehormatan akan memanggil semua pihak yang memicu konflik yang ada untuk didengar keterangannya dan diselesaikan sesuai peraturan internal partai yang berlaku," jelas Amir.

Sebelumnya, Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD) mendorong Demokrat agar bisa segera melaksanakan kongres luar biasa demi menyelamatkan partai yang kian terpuruk di setiap Pemilu.

baca juga

Dalam KLB itu, Ketua Umum Partai Demokrat SBY diminta menyerahkan jabatannya ke anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dorongan untuk segera direalisasikannya KLB itu diungkapkan anggota GMPPD yang juga merupakan anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Max Sopacua.

"Untuk itu kami menetapkan momentum puncak GMPPD dengan menyiapkan, mendorong dan melaksanakan suksesnya Kongres Luar Biasa selambatnya pada 9 September 2019," kata Max di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianggap Tak Patut, Kader Yogya Desak DPP Demokrat Tindak Tegas Max Sopacua

Dianggap Tak Patut, Kader Yogya Desak DPP Demokrat Tindak Tegas Max Sopacua

News | Jum'at, 14 Juni 2019 | 19:27 WIB

Partai Demokrat Kaget, Isi Dalil Gugatan Tim Prabowo Terlalu Banyak Asumsi

Partai Demokrat Kaget, Isi Dalil Gugatan Tim Prabowo Terlalu Banyak Asumsi

News | Jum'at, 14 Juni 2019 | 16:57 WIB

Partai Demokrat: Dalil Gugatan Prabowo Sangat Lemah, Kami Pesimistis

Partai Demokrat: Dalil Gugatan Prabowo Sangat Lemah, Kami Pesimistis

News | Jum'at, 14 Juni 2019 | 16:25 WIB

Ranking Demokrat Terus Merosot, Max Sopacua: Dosa Kami Kalau Salahkan SBY

Ranking Demokrat Terus Merosot, Max Sopacua: Dosa Kami Kalau Salahkan SBY

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 21:10 WIB

Rachland ke Max Sopacua: Apa Bagus Umbar Celana Dalam Partai ke Orang Lain?

Rachland ke Max Sopacua: Apa Bagus Umbar Celana Dalam Partai ke Orang Lain?

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 16:54 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×