5 Sekolah Favorit di Pekanbaru, Ada Jatah 15 Persen Siswa Pintar PPDB 2019

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 18 Juni 2019 | 10:04 WIB
5 Sekolah Favorit di Pekanbaru, Ada Jatah 15 Persen Siswa Pintar PPDB 2019
Antrean siswa dengan orang tua murid mengikuti seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 2 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (17/6/2019). [Antara/Adeng Bustomi]

Suara.com - Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menyebutkan ada 5 sekolah SMP negeri favorit di Pekanbaru. Sekolah itu menyediakan 15 persen jatah bangku dari total kuota untuk siswa berprestasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2019.

Kelima SMP favorit itu adalah SMPN 1, SMPN 4, SMPN 5, SMPN 10, dan SMPN 15. Kelima SMP negeri favorit tersebut memang dikhususkan menyediakan bangku lebih banyak bagi siswa berprestasi ketimbang sekolah lainnya. Tujuannya agar bisa menampung mereka yang memiliki minat untuk bersekolah di sana.

"Lima SMPN tersebut yakni SMPN 1, SMPN 4, SMPN 5, SMPN 10, dan SMPN 15," kata Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Abdul Jamal di Pekanbaru, Selasa (18/6/2019).

Dengan demikian jelasnya, sisa kuota untuk jalur anak tempatannya paling sedikit hanya 80 persen.

Sebab, katanya, sesuai aturan memang proses PPDB Tahun Ajaran 2019/2020 tingkat SMP negeri se-Kota Pekanbaru akan menggunakan sistem zonasi di mana 90 persen di antaranya haruslah untuk jalur anak tempatan.Walau ada sekolah yang hanya menyediakan anak jalur tempatan sebanyak 80 persen saja karena merupakan sekolah favorit .

"Sesuai aturan kuota jalur prestasi paling sedikit 5 persen, tapi di lima SMPN tadi penerimaan siswa barunya melalui jalur prestasi mencapai 15 persen," katanya.

Jamal menambahkan, perubahan kuota khusus lima SMPN di Pekanbaru tersebut dilakukan melihat status sekolah yang rata-rata menjadi favorit calon siswa. Terutama siswa-siswi berprestasi di Kota Pekanbaru.

Berdasarkan Peraturan Wali Kota Pekanbaru Nomor 80 Tahun 2019, tentang pendaftaran PPDB tingkat SMP di Pekanbaru sudah bisa dilakukan terhitung tanggal 1 Juli hingga 3 Juli 2019.

Pendaftaran tingkat SMP bisa dilakukan secara "online", di mana pengumuman akan dilakukan pada tanggal 5 Juli 2019. Selanjutnya pendaftaran ulang siswa yang lulus dilakukan pada tanggal 5 Juli hingga 6 Juli 2019.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPDB 2019, Penghafal 10 Juz Alquran Bebas Pilih Sekolah Negeri Favorit

PPDB 2019, Penghafal 10 Juz Alquran Bebas Pilih Sekolah Negeri Favorit

News | Selasa, 18 Juni 2019 | 08:57 WIB

PPDB 2019, Kepala Sekolah Dipecat Jika Tak Menerima Siswa di Dekat Sekolah

PPDB 2019, Kepala Sekolah Dipecat Jika Tak Menerima Siswa di Dekat Sekolah

News | Selasa, 18 Juni 2019 | 08:26 WIB

Gunung Kidul Terapkan Pendaftaran PPDB 2019 Online, Tak Perlu Antre

Gunung Kidul Terapkan Pendaftaran PPDB 2019 Online, Tak Perlu Antre

News | Selasa, 18 Juni 2019 | 07:50 WIB

PPDB 2019 Dimulai, Disdik DKI Jakarta: Semua Sekolah Harus Favorit

PPDB 2019 Dimulai, Disdik DKI Jakarta: Semua Sekolah Harus Favorit

News | Selasa, 18 Juni 2019 | 07:40 WIB

Cara Gubernur Jateng 'Akali' Aturan PPDB 2019

Cara Gubernur Jateng 'Akali' Aturan PPDB 2019

Jawa Tengah | Selasa, 18 Juni 2019 | 05:58 WIB

Terkini

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:34 WIB

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:29 WIB

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:14 WIB

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:07 WIB

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:04 WIB

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB