Di Daerah Ini PPDB Sistem Zonasi untuk SMK Tak Berlaku

Bangun Santoso

Rabu, 19 Juni 2019 | 05:33 WIB
Di Daerah Ini PPDB Sistem Zonasi untuk SMK Tak Berlaku
Ilustrasi seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Depok, Jawa Barat, Selasa (18/6). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Wakil Ketua Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Asqar menyatakan sistem zonasi yang tengah diterapkan di berbagai jenjang sekolah tidak berlaku pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di daerah itu.

"Jadi calon siswa SMK bisa daftar di mana saja, kita tidak ada batasan untuk pendaftaran calon siswa SMK," kata Asqar di Makassar, Rabu.

Asqar menyampaikan, PPDB Sulsel telah dimulai sejak 10-14 Juni pada tatanan sekolah berasrama atau boarding school, sementara pendaftaran jenjang SMK akan berlangsung 24-28 Juni 2019.

Pendaftaran SMK dilakukan melalui sistem dalam jaringan (daring) atau secara online. Proses PPDB SMK terdiri dari jalur afirmasi, prestasi dan perpindahan orang tua atau wali.

Tahun ini, Sulsel memiliki daya tampung sebesar 183.890 siswa melebihi jumlah lulusan SMP. Tamatan SMP Sulsel tahun ini sebesar 151.723 siswa.

Persentase daya tampung SMA dan SMK negeri di Sulsel mencapai 81 persen. Khusus SMK negeri bisa menampung 30 persen tamatan SMP pada 168 SMK negeri. Sisanya, di tampung di SMA negeri sebesar 50 persen ditambah sekolah-sekolah swasta sebanyak 19 persen.

Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdik Sulsel, Hery Sumiharto, menyambaikan, Dinas Pendidikan Sulsel terus berupaya agar lulusan SMK semakin diperhitungkan di dunia kerja, melalui kerjasama yang melibatkan beberapa perusahaan di Kawasan Industri Makassar.

"Kita juga libatkan pihak-pihak industri dalam proses belajar-mengajar, supaya alumni SMK bisa lebih matang mengaplikasikannya dalam dunia kerja," katanya seperti dilansir Antara.

Sebelumnya, Kepala Disdik Sulsel, Irman Yasin Limpo mengaku telah menjalin kerjasama dengan 154 perusahaan di PT KIMA (Kawasan Industri Makassar) untuk menyerap tenaga kerja sebesar 20 persen dari lulusan SMK.

baca juga

"Sekolah di Sulsel telah sama baiknya, terbukti dari 70 persen sekolah telah mengantongi akreditasi A dan B. Tidak ada perbedaan atau labelisasi dari masing-masing sekolah," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kota Depok Masih Butuh Tambahan Sekolah Menengah Negeri

Kota Depok Masih Butuh Tambahan Sekolah Menengah Negeri

Jabar | Selasa, 18 Juni 2019 | 17:28 WIB

Daftar 5 SMP Swasta Terbaik di Jakarta Selatan, Ada Sekolah Islam

Daftar 5 SMP Swasta Terbaik di Jakarta Selatan, Ada Sekolah Islam

News | Selasa, 18 Juni 2019 | 16:07 WIB

Daftar 5 SMP Swasta Terbaik di Jakarta Timur

Daftar 5 SMP Swasta Terbaik di Jakarta Timur

News | Selasa, 18 Juni 2019 | 15:48 WIB

Daftar 5 SMP Swasta Terbaik di Jakarta Barat

Daftar 5 SMP Swasta Terbaik di Jakarta Barat

News | Selasa, 18 Juni 2019 | 15:41 WIB

Pemprov Pastikan Tak Ada Penambahan Daya Tampung di SMAN Favorit Kota Depok

Pemprov Pastikan Tak Ada Penambahan Daya Tampung di SMAN Favorit Kota Depok

Jabar | Selasa, 18 Juni 2019 | 15:26 WIB

Terkini

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

×