Walau Diguyur Hujan, BNP2TKI Lepas 354 PMI ke Korea Selatan

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 24 April 2018 | 15:34 WIB
Walau Diguyur Hujan, BNP2TKI Lepas 354 PMI ke Korea Selatan
Pelepasan 354 PMI ke Korea Selatan, di Gedung KITCC Ciracas, Jakarta Timur, Senin (23/4/2018). (Sumber: Istimewa)

Suara.com - Walau diguyur hujan deras sedari pagi, semangat tinggi masih ditunjukan dan dirasakan dalam acara pelepasan 354 PMI ke Korea Selatan. Pelepasan ditandai dengan penyematan jaket kepada tiga orang perwakilan PMI oleh Deputi Penempatan BNP2TKI, Teguh Hendro Cahyono, Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah, Hariyadi Agah, Direktur EPS Center, Mr. Choi Jhung Yun, bertempat di Gedung KITCC Ciracas, Jakarta Timur, Senin (23/4/2018).

Teguh, dalam sambutannya kepada 354 PMI yang akan bekerja di Korea Selatan tersebut menyatakan agar jangan menyia-nyiakan kesempatan bekerja. Mereka akan diberangkatkan hari ini dalam 6 kloter,

"Jangan sia-siakan kesempatan bekerja di Korea. Salah satu negara penempatan PMI terbaik adalah Korea," ujarnya.

Teguh berpesan, agar para PMI menyimpan uang sebanyak-banyaknya sehingga bisa digunakan dengan baik setelah kembali ke Indonesia. Investasikan dalam bentuk rumah, tanah atau sawah dan kegiatan prioritas.

"Uang yang didapat selama bekerja jangan sampai disia-siakan apalagi boros dan dihambur-hamburkan," pintanya.

Ia pun menyampaikan agar para PMI bergaul secara produktif dalam lingkungan yang positif.

"Jangan mudah terpengaruh pada ajakan-ajakan yang tidak benar, hati-hati terhadap pengajian di sana. Kalau ada yang aneh-aneh, kalian semua harus saling mengingatkan," ujar Teguh.

Ia juga berpesan kepada para PMI, agar jangan sekali-sekali melanggar ketentuan di negara Korea.

"Kerja sama yang telah dibina selama ini, jangan dirusak" ucapnya.

"Kawan-kawan, gunakan kesempatan untuk terus belajar dengan baik, contohnya seperti Mr. Choi yang sudah fasih berbahasa Indonesia dan mengucapkan kalimat asalammualaikum dengan baik," puji Teguh, diiringi tawa para PMI Korea.

Ia juga minta agar para PMI jangan berpindah tempat kerja karena bisa mengakibatkan seorang PMI menjadi nonprosedural.

Bertemu 4 Tahun Lagi
Pada saat yang sama, pihaknya juga minta agar para PMI senantiasa menjaga hubungan baik dengan sesama.

"Jaga hubungan baik. Kita akan bertemu 4 tahun lagi, dan saya akan bertemu dengan para PMI saat ini yang kelak telah memiliki usaha," ujarnya menyemangati para PMI yang akan berangkat ke Korea.

Sementara itu, Direktur EPS Center, Mr. Choi, di hadapan 354 PMI yang hendak berangkat ke Korea Selatan mengucapkan salam dalam budaya Islam, Asalammualaikum,  dan menyatakan selamat atas keberangkatan para PMI ke Korea Selatan.

"Saya harap, Anda semua akan terbiasa dengan iklim dan budaya di Korea. Semoga sukses dan berhasil di Korea," ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah, Hariyadi Agah menyatakan, dari 354 PMI yang diberangkatkan ke Korea hari ini, sebanyak 299 PMI bekerja pada sektor manufaktur, 54 PMI sektor perikanan, dan 1 orang PMI di sektor services.

Berdasarkan tingkat pendidikan, sebanyak 265 lulusan SLTA sederajat, 79 lulusan SLTP, 9 lulusan sarjana, 1 lulusan D3. Saat ini, PMI tujuan Korea yang berangkat banyak yang berasal dari Kabupaten Grobogan, Cilacap, Indramayu, Ponorogo, Blitar, Malang, Sragen, Tulungagung, Pati dan Kendal.

Ada pula yang berasal dari luar pulau Jawa, seperti Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Tengah, Tulangbawang, Limapuluh kota, Masuji, Muara Jambi, OKU, OKI dan Pinrang.

Dalam kesempatannya, Hariyadi menyampaikan, pengurusan visa ke Korea sudah dipersingkat dari 6 hari menjadi 5 hari, sehingga masa tunggu menjadi lebih cepat. Upah minimum di Korea sudah naik saat ini, sehingga gaji yang akan didapatkan oleh PMI Korea lebih besar dan belum ditambah lembur.

Selain itu, menurutnya, hidup di  Korea harus memperhatikan asupan.

"Makan makanan yang bergizi seperti daging dan susu, karena cuaca di sana sangat dingin," ujar Hariyadi.

"Untuk PMI lulusan sarjana dan D3, tunjukkan profesionalisme Anda, supaya bisa mendapatkan E7. Buktikan etos kerja Anda yang tinggi, ikuti tes di sana agar bisa bawa keluarga dan gaji yang lebih baik lagi," pesannya lagi.

Kasubdit Pelaksanaan Penempatan, Dyah Rejekiningrum, menambahkan, selama bekerja di Korea, jangan mudah sakit hati terhadap pekerja lokal senior.

"Jangan baperan dan harus selalu berpikir positif selama bekerja di sana," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Konser di Jakarta Makin Dekat, MONSTA X Sapa Hangat Fans dengan Bahasa Indonesia

Konser di Jakarta Makin Dekat, MONSTA X Sapa Hangat Fans dengan Bahasa Indonesia

Entertainment | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:00 WIB

Bukan ke Iran! Jubir Bongkar Agenda Asli JK di Tengah Video Viral Dalam Pesawat

Bukan ke Iran! Jubir Bongkar Agenda Asli JK di Tengah Video Viral Dalam Pesawat

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:29 WIB

Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks

Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:26 WIB

Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang

Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03 WIB

Waduh! Siaran Gratis Piala Dunia 2026 Terancam Batal, Presiden Sampai Buka Suara

Waduh! Siaran Gratis Piala Dunia 2026 Terancam Batal, Presiden Sampai Buka Suara

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:42 WIB

Baeksang Arts Awards ke-62 Umumkan Tanggal dan Penambahan Kategori Baru

Baeksang Arts Awards ke-62 Umumkan Tanggal dan Penambahan Kategori Baru

Your Say | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:00 WIB

Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026

Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:34 WIB

PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan

PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:53 WIB

Donald Trump Mencak-mencak Minta Dibantu di Selat Hormuz, Pejabat Korsel Masih Cuek Bebek

Donald Trump Mencak-mencak Minta Dibantu di Selat Hormuz, Pejabat Korsel Masih Cuek Bebek

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:01 WIB

Gerakan 'United Against Dengue' Diluncurkan Demi Tekan Angka Kematian DBD di Indonesia

Gerakan 'United Against Dengue' Diluncurkan Demi Tekan Angka Kematian DBD di Indonesia

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 08:19 WIB

Terkini

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:14 WIB

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:11 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:03 WIB

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB