Hina Jokowi hingga Tantang Polisi, Pria Ini Mendadak Lesu saat Diciduk

Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 03 Juli 2019 | 12:17 WIB
Hina Jokowi hingga Tantang Polisi, Pria Ini Mendadak Lesu saat Diciduk
Akun Facebook yang hina Jokowi ditangkap (Twitter)

Suara.com - Sebuah akun Facebook bernama Farid Mukramin II menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui media sosial. Ia juga sempat menantang polisi untuk menangkapnya, beruntung doanya segera terkabul lataran tak lama polisi benar-benar menangkapnya.

Beberapa status berisi hinaan terhadap Jokowi dan kepolisian diunggah ulang oleh akun Twitter @yusuf_dumdum. Dalam unggahan tersebut sedikitnya ada tiga status bernada hinaan untuk Jokowi dan polisi.

Awalnya, akun Farid Mukramin II menyebut Jokowi dengan sebutan hewan. Ia mengklaim sebagai Umar bin Khattab dan menantang Jokowi agar bisa menipunya.

"Oeee Jokowi la*o (anj**g) kamu itu Dajjal. Dajjal itu fitnah paling berat di dunia, sekarang saya mau tantang sama kamu, kamu bisa gak tipu saya. Saya Umar bin Khattab, manusia yang paling ditakuti oleh seluruh makhluk di alam semesta ini," tulis akun tersebut.

Akun Facebook menghina Jokowi (Facebook)
Akun Facebook menghina Jokowi (Facebook)

Berselang beberapa jam, akun Farid Mukramin II kembali membuat status bernada hinaan. "Jokowi Set*nnnn," ungkap akun tersebut.

Tak lama kemudian, ia kembali membuat sebuah status yang menantang kepolisian. Ia mengaku masih belum ditangkap oleh polisi meski telah membuat status berisi penghinaan kepada Jokowi.

Bahkan, ia menuding bila polisi malas bekerja hingga tudingan lain yakni menyebut Jokowi telah korupsi gaji para polisi sehingga menyebabkan kinerja para polisi menurun.

"Saya ini sudah menghina presiden Jokowi dari tadi pagi. Kenapa polisi malas sekali bergerak untuk tangkap saya. Padahal saya pengen sekali masuk tahanan kayak guru saya, Buya Hamka. Jangan polisi ini kurang gajinya atau tidak digaji sama sekai atauu gajinya sudah dimakan sama Pak Jokowi," ujarnya.

Tak lama kemudian, beredar foto akun Farid Mukramin II tertunduk lesu di sebuah ruangan. Ternyata, ia sudah ditangkap oleh kepolisian.

Unggahan tersebut menjadi sorotan warganet. Banyak warganet yang geram dengan kesombongan si pemilik akun hingga akhirnya ia benar-benar merasakan tinggal di hotel prodeo.

"Allah Maha Mendengar," kata @pantunj2p.

"Sangat jarang ada orang doa yang cepat terkabul. Sungguh, orang ini nampaknya doanya manjur. Amalannya apa ya?" ujar @awchuz.

"Ada bagusnya Kapolri bertindak tegas terhadap yang kayak begini agar virus ini tidak menular," ungkap @saryono56066316.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindir Jokowi, Dahnil Anzar: Presiden Paling Instagramable, Cuma 1 Menit

Sindir Jokowi, Dahnil Anzar: Presiden Paling Instagramable, Cuma 1 Menit

News | Rabu, 03 Juli 2019 | 09:14 WIB

LSI Denny JA: Jokowi Effect Punya Pengaruh Besar Bagi Capres 2024

LSI Denny JA: Jokowi Effect Punya Pengaruh Besar Bagi Capres 2024

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 19:07 WIB

Bandingkan Bahasa Inggris Jokowi dan Anies Baswedan, Mustofa Nahra Di-bully

Bandingkan Bahasa Inggris Jokowi dan Anies Baswedan, Mustofa Nahra Di-bully

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 14:55 WIB

Di Ujung Masa Jabatan, Yasonna Laoly ke Jajaran Kemenkumham: Do The Best

Di Ujung Masa Jabatan, Yasonna Laoly ke Jajaran Kemenkumham: Do The Best

News | Senin, 01 Juli 2019 | 21:29 WIB

Terkini

KRL Rangkasbitung Alami Kendala, Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Serpong

KRL Rangkasbitung Alami Kendala, Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Serpong

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:02 WIB

Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing

Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:58 WIB

Riau Jadi Titik Strategis, Menteri LH Gandeng Kepolisian Amankan Ekosistem Lingkungan

Riau Jadi Titik Strategis, Menteri LH Gandeng Kepolisian Amankan Ekosistem Lingkungan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:57 WIB

12 Orang Jadi Korban Penembakan Massal di Pesta Tepi Danau Arcadia

12 Orang Jadi Korban Penembakan Massal di Pesta Tepi Danau Arcadia

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:45 WIB

Satgas PRR Tuntaskan Huntara di Sumut dan Sumbar, Pembangunan Huntap Kian Dipercepat

Satgas PRR Tuntaskan Huntara di Sumut dan Sumbar, Pembangunan Huntap Kian Dipercepat

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:44 WIB

Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:35 WIB

Puan Desak Sanksi Tegas bagi Predator Seksual Anak: Negara Tidak Boleh Mentoleransi Sedikitpun

Puan Desak Sanksi Tegas bagi Predator Seksual Anak: Negara Tidak Boleh Mentoleransi Sedikitpun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:34 WIB

Commuter Line Lumpuh di Jam Pulang Kantor, Penumpang Terjebak di Antara JurangmanguPondok Ranji

Commuter Line Lumpuh di Jam Pulang Kantor, Penumpang Terjebak di Antara JurangmanguPondok Ranji

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:33 WIB

Dokter Internship Meninggal di Jambi, DPR Tuntut Sanksi Jika Ada Kelalaian RS

Dokter Internship Meninggal di Jambi, DPR Tuntut Sanksi Jika Ada Kelalaian RS

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:31 WIB

Dinkes Yogyakarta Temukan Belasan Korban Little Aresha Alami Speech Delay dan Gizi Buruk

Dinkes Yogyakarta Temukan Belasan Korban Little Aresha Alami Speech Delay dan Gizi Buruk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:31 WIB