Nasdem Minta Jatah Menteri ke Jokowi, Harus Lebih Banyak dari PKB

Pebriansyah Ariefana, Novian Ardiansyah

Rabu, 03 Juli 2019 | 12:41 WIB
Nasdem Minta Jatah Menteri ke Jokowi, Harus Lebih Banyak dari PKB
Presiden Joko Widodo. [Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Politikus Nasdem Teuku Taufiqulhadi mengatakan jatah menteri untuk partainya pada kabinet Jokowi - Maruf Amin harus lebih banyak, berdasarkan dengan perolehan suara pada Pemilu 2019.

Menurutnya, Nasdem juga berhak memiliki jatah kursi lebih banyak dibanding Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menyusul pernyataan Ketua Umum Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang berharap dapat jatah 10 kursi menteri.

"Suara Nasdem kan lebih besar daripada PKB di DPR, berdasarkan kursi, maka sepantasnya nasdem mengusulkan 11," Taufiqulhadi seraya tertawa di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2019).

Namun Taufiqulhadi mengaku jika pembahasan mengenai jatah menteri belum dibicarakan. Ia juga menilai, mengumbar jatah kursi menteri ke hadapan publik bukan suatu hal yang elok, sebagaimana yang dikatakan Cak Imin beberapa waktu lalu.

"Jadi nggak perlu diungkap-ungkapkan. Tapi pada dasarnya kalau bicara kursi atau perolehan suara, kursi Nasdem lebih tinggi daripada kursi PKB di DPR," ujarnya.

Diketahui, pada periode pertama kepemerintahan Jokowi, Nasdem mendapatkan jatah satu kursi menteri perdagangan serta kursi Jaksa Agung.

Sedangkan untuk PKB, mendapat jatah empat kursi menteri, di antaranya Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Menteri Pemuda Olahraga, Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi, dan Menteri Desa dan Daerah Tertinggal.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mendoakan agar partainya mendapatkan 10 jatah kursi menteri di pemerintahan lima tahun ke depan.

Hal ini dikatakan Muhaimin dalam Dialog Kebangsaan dan Buka Puasa di rumah dinas Wakil Ketua MPR, Jalan Widya Chandra, Jakarta, Sabtu (18/5/2019).

baca juga

"Semoga yang jadi menteri minimal 10 menteri dari PKB. Namanya berdoa kan boleh. Berdoa 10 dapat 9 juga alhamdulliah. Semoga dikabulkan Allah," ujar Muhaimin dalam sambutannya.

Wakil Ketua MPR itu juga berharap kursi DPR yang diraih PKB bisa mencapai 60 orang.

"Moga-moga jumlah kursi yang diraih minimal 60 DPR," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Klaim Tak Pernah Bahas Jatah Menteri dengan Parpol Pengusung

Jokowi Klaim Tak Pernah Bahas Jatah Menteri dengan Parpol Pengusung

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 23:05 WIB

Partai Golkar Siap Rebutan Kursi Ketua MPR RI Dengan Cak Imin

Partai Golkar Siap Rebutan Kursi Ketua MPR RI Dengan Cak Imin

News | Minggu, 19 Mei 2019 | 20:38 WIB

Cak Imin Berharap PKB Dapat Jatah 10 Menteri

Cak Imin Berharap PKB Dapat Jatah 10 Menteri

News | Sabtu, 18 Mei 2019 | 20:55 WIB

Politikus Golkar: Kemenangan PDIP dan PKB Karena Jokowi

Politikus Golkar: Kemenangan PDIP dan PKB Karena Jokowi

Jawa Tengah | Minggu, 12 Mei 2019 | 12:32 WIB

BPN Bertanya, Betulkah Luhut Temui Prabowo untuk Minta Jatah Menteri?

BPN Bertanya, Betulkah Luhut Temui Prabowo untuk Minta Jatah Menteri?

News | Selasa, 23 April 2019 | 11:26 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×