Gara-Gara 'Lawan Pemerintah', Lebih dari 5.000 Orang Tewas di Venezuela

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Jum'at, 05 Juli 2019 | 12:12 WIB
Gara-Gara 'Lawan Pemerintah', Lebih dari 5.000 Orang Tewas di Venezuela
Seorang pria mengisi wadah dengan air yang mengalir dari gunung Wuaraira Repano di Caracas pada 13 Maret 2019. Pemadaman listrik telah menyebabkan jutaan orang Venezuela hidup tanpa air mengalir. (AFP)

Suara.com - Dugaan pembunuhan di luar hukum di Venezuela menunjukkan angka yang sangat tinggi, seperti yang diungkap sebuah laporan PBB. Pembunuhan dalam 18 bulan terakhir itu melibatkan pasukan keamanan Venezuela.

Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (HAM) Michelle Bachelet mengatakan, hampir 5.300 orang tewas tahun lalu dalam operasi keamanan untuk aksi yang dikaitkan dengan 'perlawanan terhadap otoritas'.

Selain itu, sebanyak 1.569 pelaku kriminal juga telah tewas dieksekusi dengan alasan yang sama pada 19 Mei lalu.

Laporan PBB tersebut juga mengungkap kesaksian keluarga 20 korban, yakni ada sejumlah pria berpakaian hitam dan bertopeng dari Pasukan Aksi Khusus (FAES) Venezuela yang mendatangi rumah mereka dengan mobil bak terbuka hitam tanpa pelat nomor.

Disebutkan, 'pasukan kematian' itu masuk ke rumah-rumah, mengambil barang-barang, dan menyerang para anggota keluarga, lalu memisahkan mereka dari pria berusia muda dan menembaknya.

"Dalam setiap kasus, saksi melaporkan bagaimana FAES memanipulasi TKP dan bukti. Mereka akan menaruh senjata dan obat-obatan di sana serta menembakkan senjata ke dinding atau di udara untuk menunjukkan bahwa telah terjadi perlawanan dan korban ditembak mati karena menentang pemerintah," bunyi laporan itu, dikutip dari Sky News, Kamis (4/7/2019).

Pembunuhan itu, menurut laporan PBB tersebut, adalah bagian dari strategi pemerintahan Presiden Nicolas Maduro untuk menetralkan, menindas, dan mengkriminalisasi lawan politik dan orang-orang yang mengkritik pemerintah.

Sebuah tanggapan tertulis dari pemerintah Caracas kemudian menyebut laporan PBB itu 'selektif dan jelas-jelas berat sebelah'. Pemerintah Caracas berpendapat bahwa PBB hanya mengandalkan sumber-sumber yang kurang objektif.

Venezuela diketahui tengah mengalami krisis politik awal tahun ini, setelah pihak oposisi berusaha menggulingkan Maduro, di kala ekonomi negara kolaps, sehingga penduduk terpaksa mengungsi ke Meksiko dan Amerika Serikat.

baca juga

PBB mengatakan, pasukan sipil dan militer diduga bertanggung jawab atas penahanan sewenang-wenang, penganiayaan dan penyiksaan terhadap orang-orang yang kritis terhadap pemerintah dan kerabatnya, kekerasan berbasis seksual dan gender dalam penahanan dan selama kunjungan, serta kekerasan selama demonstrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Venezuela vs Argentina, Scaloni: Kami Lebih Percaya Diri

Jelang Venezuela vs Argentina, Scaloni: Kami Lebih Percaya Diri

Bola | Jum'at, 28 Juni 2019 | 11:56 WIB

Dua Gol Brasil Dianulir VAR, Tite Tidak Komplain

Dua Gol Brasil Dianulir VAR, Tite Tidak Komplain

Bola | Rabu, 19 Juni 2019 | 13:54 WIB

Brasil vs Venezuela Imbang, Berikut Hasil Copa America 2019

Brasil vs Venezuela Imbang, Berikut Hasil Copa America 2019

Bola | Rabu, 19 Juni 2019 | 11:11 WIB

Copa America 2019: Brasil Ditahan Imbang Venezuela Tanpa Gol

Copa America 2019: Brasil Ditahan Imbang Venezuela Tanpa Gol

Bola | Rabu, 19 Juni 2019 | 09:45 WIB

AS Hentikan Penerbangan Komersil Dari dan Ke Venezuela

AS Hentikan Penerbangan Komersil Dari dan Ke Venezuela

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 14:59 WIB

Terkini

Cadev RI Tembus Rp2.583 Triliun, Tapi Bos BI Anyar Kasih Sinyal Bahaya

Cadev RI Tembus Rp2.583 Triliun, Tapi Bos BI Anyar Kasih Sinyal Bahaya

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 15:42 WIB

70 Mitra Driver Gojek Berangkat Tunaikan Ibadah Umrah

70 Mitra Driver Gojek Berangkat Tunaikan Ibadah Umrah

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:41 WIB

Galaxy Book6 Pro: Laptop Andalan Baru Samsung, Bawa Intel Panther Lake

Galaxy Book6 Pro: Laptop Andalan Baru Samsung, Bawa Intel Panther Lake

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 15:40 WIB

Bomber Haus Gol Kroasia Tinggalkan Varazdin, Persija Makin Dekat dengan Ivan Mamut

Bomber Haus Gol Kroasia Tinggalkan Varazdin, Persija Makin Dekat dengan Ivan Mamut

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 15:39 WIB

Karhutla Hancurkan 60 Persen Habitat Orang Utan Kalimantan

Karhutla Hancurkan 60 Persen Habitat Orang Utan Kalimantan

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:35 WIB

Senyum Putin Ceritakan Bertemu Harimau Hutan Saat Prabowo di Vladivostok, Ada Pesan Tersirat?

Senyum Putin Ceritakan Bertemu Harimau Hutan Saat Prabowo di Vladivostok, Ada Pesan Tersirat?

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:32 WIB

A Gift of Dust: Buku Bergambar Nonfiksi tentang Ekologi dan Alam

A Gift of Dust: Buku Bergambar Nonfiksi tentang Ekologi dan Alam

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 15:30 WIB

Kembalinya Mitsubishi Pajero yang Bawa Mesin Diesel 2400cc Turbo VGT

Kembalinya Mitsubishi Pajero yang Bawa Mesin Diesel 2400cc Turbo VGT

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 15:30 WIB

Dolar AS Keok di Asia, Rupiah Mendadak Perkasa Tembus Rp17.679

Dolar AS Keok di Asia, Rupiah Mendadak Perkasa Tembus Rp17.679

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 15:28 WIB

Pakai 7 Bahasa dan Lintas Benua, Sebesar Apa Sih Skala Pengabdi Setan 3?

Pakai 7 Bahasa dan Lintas Benua, Sebesar Apa Sih Skala Pengabdi Setan 3?

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 15:28 WIB

×