Disantroni Polisi, Text 'Yang Menang Pasti Celaka' di Masjid Telah Dihapus

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Jum'at, 05 Juli 2019 | 15:23 WIB
Disantroni Polisi, Text 'Yang Menang Pasti Celaka' di Masjid Telah Dihapus
Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq yang viral karena running text bermuatan politik. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Running text atau teks berjalan yang diduga bermuatan politik di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Cawang, Jakarta Timur, kini telah dihapus. Teks berjalan tersebut dihapus setelah beredarnya video viral di media sosial.

Dari pantauan Suara.com, Jumat (5/7/2019), teks berjalan yang berada di depan Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq kini hanya menampilkan kalimat ucapan selamat datang. Selain itu, terdapat pula keterangan mengenai khatib dan imam yang bertindak pada solat Jumat hari ini.

Pengurus Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Agung mengatakan teks berjalan yang diduga bermuatan politik itu telah dihapus sejak Rabu (3/7) lalu. Agung mengungkapkan sempat ada aparat kepolisian dari Polsek Jatinegara yang datang menemui pengurus masjid.

Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq yang viral karena running text bermuatan politik. (Suara.com/Yasir)
Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq yang viral karena running text bermuatan politik. (Suara.com/Yasir)

"Kebetulan setelah viral ada aparat kepolisian ke sini dari Polsek Jatinegara diimbau lah, akhirnya ya dihapus," tutur Agung saat ditemui di lokasi.

Senanda dengan, Agung, Tim Media Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Mehdi pun membenarkan. Mehdi menerangkan teks berjalan tersebut dihapus atas pertimbangan lantaran ada beberapa masyarakat yang mengaku resah.

Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq yang viral karena running text bermuatan politik. (Suara.com/Yasir)
Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq yang viral karena running text bermuatan politik. (Suara.com/Yasir)

"Betul (ada aparat kepolisian yang datang), tapi sebetulnya bentuknya bukan pemeriksaan atau interogasi tapi lebih kepada mengklarifikasi. Mungkin karena memang ada keresahan dari sebagian masyarakat yang meminta untuk dihilangkan ya akhirnya kami atas pertimbangan satu dan lain hal ya kita hilangkan," tutur Mehdi.

Jagat media sosial sempat dihebohkan dengan beredarnya video yang menampilkan teks berjalan di Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq, Cawang, Jakarta Timur yang diduga bermuatan politik.

Video tersebut diunggah melalui akun Twitter @dwiyana_dkm. Video tersebut merekam tiap tulisan yang muncul dari running text yang dipasang di bagian depan masjid.

Dalam video berdurasi 42 detik tersebut, awalnya tulisan dalam running text berisi ucapan selamat datang. Namun, setelah ucapan selamat datang tersebut langsung berganti dengan tulisan bermuatan politik yang menggambarkan Pilpres 2019.

baca juga

"Selamat datang di Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq Cawang Otista. Yang menang belum tentu mulia, yang kalah belum tentu hina," demikian tulisan yang muncul dalam running text seperti dikutip Suara.com, Kamis (4/7/2019).

Setelah itu, muncul tulisan "Yang curang pasti celaka, yang curang pasti celaka". Penayangan kalimat tersebut diulang sebanyak dua kali.

Selanjutnya, muncul tulisan baru yakni "Yang menangkan belum tentu mulia, yang kalah belum tentu hina. Yang curang pasti celaka".

Tulisan-tulisan tersebut belakangan sering muncul pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruh dalil gugatan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Running Text Masjid di Cawang Diduga Bermuatan Politik

Viral! Running Text Masjid di Cawang Diduga Bermuatan Politik

News | Kamis, 04 Juli 2019 | 13:20 WIB

Running Text Ajakan Pilih Prabowo-Sandiaga Hebohkan Puskesmas Srondol

Running Text Ajakan Pilih Prabowo-Sandiaga Hebohkan Puskesmas Srondol

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 15:41 WIB

Terkini

Review dr Tirta Jajal Adidas Hyperboost Edge, Sepatu Lari Happening Harga Rp3,5 Jutaan

Review dr Tirta Jajal Adidas Hyperboost Edge, Sepatu Lari Happening Harga Rp3,5 Jutaan

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Meta Business Agent Resmi Hadir di Indonesia, AI WhatsApp Bisa Jawab Chat hingga Bantu Jualan 24 Jam

Meta Business Agent Resmi Hadir di Indonesia, AI WhatsApp Bisa Jawab Chat hingga Bantu Jualan 24 Jam

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Kejagung Periksa Lagi 12 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Kejagung Periksa Lagi 12 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ulasan The Atypical Family, Fantasi Superhero dengan Pendekatan Psikologis

Ulasan The Atypical Family, Fantasi Superhero dengan Pendekatan Psikologis

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Kala Belanja di Indomaret Bisa Ngutang, BayarNanti!

Kala Belanja di Indomaret Bisa Ngutang, BayarNanti!

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Benny K. Harman Dikecam Usai Pernyataannya yang Dinilai Merendahkan Wartawan

Benny K. Harman Dikecam Usai Pernyataannya yang Dinilai Merendahkan Wartawan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Purbaya Ungkap Penerimaan Pajak Masih Aman, Goda Bahlil Tambah PNBP ESDM

Purbaya Ungkap Penerimaan Pajak Masih Aman, Goda Bahlil Tambah PNBP ESDM

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:49 WIB

Gus Yaqut Bantah Terima Uang di Kasus Kuota Haji: Saya Tidak Pernah Menerima Rp1.000 Pun

Gus Yaqut Bantah Terima Uang di Kasus Kuota Haji: Saya Tidak Pernah Menerima Rp1.000 Pun

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:46 WIB

Rayakan HUT ke-81 RI, Imigrasi Sumut Gelar Donor Darah-Cek Kesehatan Gratis

Rayakan HUT ke-81 RI, Imigrasi Sumut Gelar Donor Darah-Cek Kesehatan Gratis

Sumut | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Sekretaris Kepala BGN hingga PPK Pengadaan Tablet Diperiksa Terkait Korupsi MBG

Sekretaris Kepala BGN hingga PPK Pengadaan Tablet Diperiksa Terkait Korupsi MBG

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:43 WIB

×