Pengurus Masjid di Cawang: Imbauan di Teks Berjalan Bukan Kecurangan Saja

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 05 Juli 2019 | 16:11 WIB
Pengurus Masjid di Cawang: Imbauan di Teks Berjalan Bukan Kecurangan Saja
Running text diduga bermuatan politik di Masjid kawasan Cawang, Jakarta Timur (Twitter)

Suara.com - Mehdi, Tim Media Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq membantah pihaknya terlibat atau berafiliasi dengan politik. Mehdi mengatakan tidak ada maksud politis di dalam running text atau teks berjalan yang berisi imbauan soal kecurangan yang menghebohkan jagat media sosial.

Mehdi menuturkan, fungsi dari teks berjalan itu sendiri digunakan pengurus Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq untuk media dakwah dan komunikasi. Dalam teks berjalan, kata Mehdi, pihaknya kerap mengutip kalimat atau terjemahan dari beberapa hadis, ayat Alqur'an yang atau sekedar ajakan untuk beribadah.

Terkait kalimat imbauan soal kecurangan yang ada pada teks berjalan tersebut, ia menyebut hal itu merupakan terjemahan dari salah satu ayat di surah Al-Muthaffifin.

"Sebenarnya kalimat itu adalah salah satu makna dari tafsiran surat Al-Muthaffifin," kata Mehdi saat ditemui di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (5/7/2019).

Meski demikian, ia tidak mempersoalkan jika teks berjalan tersebut dimaknai berbeda oleh sebagian masyarakat. Mehdi memilih untuk menyerahkan kepada pribadi masing-masing.

"Intinya tidak ada arahan kita untuk membawa suatu rumor karena kita tidak ada kepentingan politik praktis, dan memang Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq tidak terkait dan terafiliasi politik," tegasnya.

Menurutnya, kalimat dalam teks berjalan di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq selalu berganti-ganti. Isi dari teks tersebut diantaranya terkait ajakan salat dan berbagai informasi terkait kegiatan di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq.

"Sebenarnya imbauan itu bukan soal kecurangan saja, tetapi soal ibadah, amaliah yang lain juga ada, dan berganti-ganti tiap harinya," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, jagat media sosial sempat dibuat heboh dengan beredarnya video yang menampilkan running text atau teks berjalan yang diduga bermuatan politik di Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq, Cawang, Jakarta Timur.

Video tersebut diunggah melalui akun Twitter @dwiyana_dkm. Video tersebut merekam tiap tulisan yang muncul dari running text yang dipasang di bagian depan masjid.

Dalam video berdurasi 42 detik tersebut, awalnya tulisan dalam running text berisi ucapan selamat datang.

Namun, setelah ucapan selamat datang tersebut langsung berganti dengan tulisan bermuatan politik yang menggambarkan Pilpres 2019.

"Selamat datang di Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq Cawang Otista. Yang menang belum tentu mulia, yang kalah belum tentu hina," demikian tulisan yang muncul dalam running text seperti dikutip Suara.com.

Setelah itu, muncul tulisan "Yang curang pasti celaka, yang curang pasti celaka". Penayangan kalimat tersebut diulang sebanyak dua kali.

Selanjutnya, muncul tulisan baru yakni "Yang menangkan belum tentu mulia, yang kalah belum tentu hina. Yang curang pasti celaka".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Text Yang Menang Pasti Celaka di Masjid Cawang Ada Usai Prabowo Kalah di MK

Text Yang Menang Pasti Celaka di Masjid Cawang Ada Usai Prabowo Kalah di MK

News | Jum'at, 05 Juli 2019 | 15:33 WIB

Disantroni Polisi, Text 'Yang Menang Pasti Celaka' di Masjid Telah Dihapus

Disantroni Polisi, Text 'Yang Menang Pasti Celaka' di Masjid Telah Dihapus

News | Jum'at, 05 Juli 2019 | 15:23 WIB

Dinikahi Habib Usman, Kartika Putri Lupakan Lelaki Ganteng

Dinikahi Habib Usman, Kartika Putri Lupakan Lelaki Ganteng

Entertainment | Minggu, 23 September 2018 | 20:45 WIB

Terkini

Sempat Ditutup karena Kelapa Utuh, SPPG Seri Kuala Lobam Kembali Beroperasi

Sempat Ditutup karena Kelapa Utuh, SPPG Seri Kuala Lobam Kembali Beroperasi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:15 WIB

Ketegangan di Selat Hormuz, Mengapa Indonesia Terlempar dari Daftar Jalur Hijau Militer Iran?

Ketegangan di Selat Hormuz, Mengapa Indonesia Terlempar dari Daftar Jalur Hijau Militer Iran?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 06:56 WIB

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:29 WIB

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:15 WIB

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:07 WIB

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:04 WIB

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:43 WIB

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB