Text Yang Menang Pasti Celaka di Masjid Cawang Ada Usai Prabowo Kalah di MK

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 05 Juli 2019 | 15:33 WIB
Text Yang Menang Pasti Celaka di Masjid Cawang Ada Usai Prabowo Kalah di MK
Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq yang viral karena running text bermuatan politik. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Running text atau teks berjalan yang diduga bermuatan politik di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Cawang, Jakarta Timur sempat menghebohkan jagat media sosial. Teks berjalan tersebut ternyata ada setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait PHPU Pilpres 2019 yang menolak semua gugatan yang diajukan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Hal itu diungkapkan Agung seorang petugas pengurus Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq. Agung mengatakan teks berjalan yang berisi soal imbauan kecurangan itu ada setelah putusan MK.

"Running text ada setelah ada putusan MK. Kalau biasanya hanya tulisan selamat datang, khatib Jumat siapa, donasi-donasi, kalau hari raya ucapan selamat," kata Agung saat ditemui Suara.com di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (5/7/2019).

Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq yang viral karena running text bermuatan politik. (Suara.com/Yasir)
Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq yang viral karena running text bermuatan politik. (Suara.com/Yasir)

Hal itu juga dibenarkan oleh Tim Media Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Mehdi. Menurutnya, teks berjalan tersebut ada sekitar seminggu yang lalu atau sebelum putusan MK yang jatuh pada 27 Juni 2019 lalu.

Namun, Mehdi menerangkan bahwa kalimat imbauan soal kecurangan dalam teks berjalan tersebut sebenarnya merupakan terjemahan dari surat Al-Muthaffifin. Mehdi pun menegaskan bahwa tidak ada maksud lain apalagi ada afiliasi dengan politik salah satu kelompok.

Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq yang viral karena running text bermuatan politik. (Suara.com/Yasir)
Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq yang viral karena running text bermuatan politik. (Suara.com/Yasir)

"Jika memang ada yang kebetulan dengan momen putusa MK ya itu hanya kebetulan saja, enggak ada keterkaitan khusus dan kami berlepas diri dari persepsi orang masing-masing. Tapi sebenarnya Kalimat itu adalah salah satu makna dari tafsiran surat Al-Muthaffifin," tutur Mehdi.

Mehdi mengatakan, kalimat dalam teks berjalan di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq itu sendiri selalu berganti-ganti. Adapun, isi dari teks tersebut di antaranya terkait ajakan solat dan berbagai informasi terkait kegiatan di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq.

"Sebenarnya imbauan itu bukan soal kecurangan aja, tetapi soal ibadah, amaliah yang lain juga ada, dan berganti-ganti tiap harinya," ungkapnya.

Setelah sempat viral, aparat kepolisian dari Polsek Jatinegara lalu menyambangi pengurus masjid untuk meminta agar running text yang diduga bermuatan politik itu dihapus. Alasannya, pesan tersebut bisa memicu keresahan di masyarakat.

Diketahui, Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq sempat menjadi viral setelah beredar rekaman video menampilkan running text masjid tersebut. Dalam running text itu muncul tulisan "Yang curang pasti celaka, yang curang pasti celaka". Penayangan kalimat tersebut diulang sebanyak dua kali.

Selanjutnya, muncul tulisan baru yakni "Yang menangkan belum tentu mulia, yang kalah belum tentu hina. Yang curang pasti celaka".

Tulisan-tulisan tersebut belakangan sering muncul pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruh dalil gugatan Prabowo Subianto - Sandiaga Un

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disantroni Polisi, Text 'Yang Menang Pasti Celaka' di Masjid Telah Dihapus

Disantroni Polisi, Text 'Yang Menang Pasti Celaka' di Masjid Telah Dihapus

News | Jum'at, 05 Juli 2019 | 15:23 WIB

Terkini

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:11 WIB