Evaluasi Posko Aduan PPDB, KPAI: Pesebaran Sekolah Negeri Tidak Merata

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 05 Juli 2019 | 20:49 WIB
Evaluasi Posko Aduan PPDB, KPAI: Pesebaran Sekolah Negeri Tidak Merata
KPAI membuka posko pengaduan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membuka posko pengaduan terkait dengan sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019.

Hasilnya, banyak masyarakat yang mengeluhkan pengukuran jarak untuk sistem zonasi dan kurangnya pemerataan sekolah di setiap daerah. 

Posko pengaduan KPAI yang dibuka sejak 20 Juni 2019 itu menerima 94 pengaduan dari ponsel, email, hingga mendatangi kantor KPAI. Aduan yang diajukan ke posko pengaduan pun beragam.

Aduan yang tertinggi ialah soal pengukuran jarak rumah ke sekolah yang tidak tepat sehingga merugikan anak pengadu (23 persen), mempermasalahkan kuota zonasi (11,5 persen), daerah menggunakan nilai UN bukan zonasi murni sehingga anak pengadu dekat sekolah tetapi tidak diterima karena nilai UN rendah (13 persen), dan dugaan kecurangan dan ketidaktransparan dalam proses PPDB hingga pengumuman (13,5 persen).

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti mendorong adanya pembangunan sekolah-sekolah negeri baru di berbagai daerah dari hasil pemetaan zonasi.

KPAI juga meminta agar pemerintah bisa menggunakan APBD dan APBN untuk penyebaran sekolah yang merata. Tingkatan yang diutamakan untuk ditambah pembangunannya ialah SMP dan SMA Negeri. 

"Setelah kebijakan zonasi PPDB diterapkan, banyak daerah baru menyadari bahwa di wilayahnya sekolah negeri tidak menyebar merata dan ada ketimpangan jumlah sekolah di semua jenjang sekolah," kata Retno di Jakarta, Jumat (5/7/2019). 

Selain aduan tersebut, aduan lainnya meliputi menolak kebijakan sistem zonasi menolak kebijakan sistem zonasi (9,5 persen), SMA N minim dan tidak merata penyebarannya (8,5 persen), problem teknis saat pendaftaran (2 persen), juknis daerah tidak sesuai Permendikbud (2 persen) dan lain-lain (5 persen).

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPDB Sistem Zonasi SMA 4 Semarang Kacau, 39 Siswa Terlempar Hingga Wonogiri

PPDB Sistem Zonasi SMA 4 Semarang Kacau, 39 Siswa Terlempar Hingga Wonogiri

Jawa Tengah | Jum'at, 05 Juli 2019 | 15:21 WIB

PPDB SMP di Depok, Masih Banyak Orangtua yang Datang ke Sekolah Jam 4 Pagi

PPDB SMP di Depok, Masih Banyak Orangtua yang Datang ke Sekolah Jam 4 Pagi

Jabar | Kamis, 04 Juli 2019 | 16:49 WIB

Tidak Dapat Sekolah di Kota Solo, Orang Tua Siswa Geruduk Posko PPDB

Tidak Dapat Sekolah di Kota Solo, Orang Tua Siswa Geruduk Posko PPDB

Jawa Tengah | Kamis, 04 Juli 2019 | 13:01 WIB

Kontroversi Sistem Zonasi, Puluhan Orang Tua Siswa Gelar Aksi di Bandung

Kontroversi Sistem Zonasi, Puluhan Orang Tua Siswa Gelar Aksi di Bandung

Jabar | Rabu, 03 Juli 2019 | 15:30 WIB

Palsukan Data Domisili, Puluhan Calon Siswa SMA di Jateng Dicoret dari PPDB

Palsukan Data Domisili, Puluhan Calon Siswa SMA di Jateng Dicoret dari PPDB

Jawa Tengah | Rabu, 03 Juli 2019 | 13:03 WIB

Terkini

BRIZZI ARKIV Ajak Anak Muda Jelajahi dan Bawa Pulang Karya Lokal

BRIZZI ARKIV Ajak Anak Muda Jelajahi dan Bawa Pulang Karya Lokal

Malang | Senin, 21 September 2026 | 12:18 WIB

Rilis Trailer Utama, Dengeki Daisy Mulai Tayang Januari 2027 dalam Dua Cour

Rilis Trailer Utama, Dengeki Daisy Mulai Tayang Januari 2027 dalam Dua Cour

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:18 WIB

Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub

Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 12:16 WIB

Gitaris New Found Glory Chad Gilbert Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Kanker Langka

Gitaris New Found Glory Chad Gilbert Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Kanker Langka

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 12:15 WIB

Pergeseran Tren Mobil Bekas dari Pilihan Alternatif Jadi Opsi Utama

Pergeseran Tren Mobil Bekas dari Pilihan Alternatif Jadi Opsi Utama

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 12:15 WIB

Ada Kepala BPKH, 2 Saksi Dihadirkan di Sidang Kasus Kuota Haji Gus Yaqut

Ada Kepala BPKH, 2 Saksi Dihadirkan di Sidang Kasus Kuota Haji Gus Yaqut

News | Senin, 21 September 2026 | 12:13 WIB

Jelajahi Karya Lokal, BRIZZI ARKIV Hadirkan Petualangan Seru di Blok M Hub

Jelajahi Karya Lokal, BRIZZI ARKIV Hadirkan Petualangan Seru di Blok M Hub

Jogja | Senin, 21 September 2026 | 12:13 WIB

Jangan Asal Lahap! Perhatikan Bahaya Asam Domoat pada Kepiting dan Cumi-Cumi

Jangan Asal Lahap! Perhatikan Bahaya Asam Domoat pada Kepiting dan Cumi-Cumi

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:06 WIB

Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah

Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah

News | Senin, 21 September 2026 | 12:06 WIB

Usai Dilantik Purbaya, Suahasil Juga Tunjuk Dirjen SPSK Herman Saheruddin Jadi Sekretaris KSSK

Usai Dilantik Purbaya, Suahasil Juga Tunjuk Dirjen SPSK Herman Saheruddin Jadi Sekretaris KSSK

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 12:06 WIB

×