Soal Usulan Gaji TNI Naik, Menhan: Lihat Dulu Rakyatnya

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Selasa, 09 Juli 2019 | 17:13 WIB
Soal Usulan Gaji TNI Naik, Menhan: Lihat Dulu Rakyatnya
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. (Suara.com/M. Yasir).

Suara.com - Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu mengaku senang atas rencana kenaikan gaji anggota TNI. Hanya, kenaikan gaji tersebut tidak perlu dipaksakan jika rakyat Indonesia belum sejahtera.

Ryamizard menuturkan TNI adalah tentara rakyat. Untuk itu, kesejahteraan rakyat jauh lebih penting untuk didahulukan.

"Kalau kami senang-senang aja. Tapi ingat, TNI tentara rakyat. Lihat dulu rakyatnya, kalau rakyatnya sudah mampu, sudah bagus, enggak apa-apa. Tetapi kalau rakyatnya masih susah hidupnya, biar aja dulu. Kita tentara rakyat, jangan dipaksa-paksa. Rakyat dulu nomor satu," kata Ryamizard di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2019).

Ryamizard mengungkapkan bahwa kebijakan pertahanan di Indonesia pun tidak bisa disamakan dengan negara India.  Sebab, kata dia, India merupakan negara yang memprioritaskan anggaran khusus untuk persenjataan.

Sedangkan, mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu mengatakan Indonesia harus lebih dahulu mendahulukan anggaran untuk kesejahteraan rakyat. Sebab, di negara Indonesia ini sendiri dinilainya aman dan tidak memiliki musuh seperti halnya India.

"Jadi kita bukan seperti India ya. India itu, karena dia ada musuhnya. Persenjataannya itu alat perangnya itu nomor dua setelah Cina. Jadi senjata-senjata terus. Kalau kita baru punya beberapa, dia sudah punya ratusan (senjata). Tentara rakyat tidak boleh begitu. Rakyat dulu. Sejahterakan rakyat, baru tentara. Perang juga tidak ada kok perang besar-besaran," ungkapnya.

Sebelumnya, Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mengusulkan rencana menaikkan gaji pokok anggota TNI di periode 2020. Usulan tersebut disampaikan dalam rapat kerja pemerintah bersama Banggar DPR RI saat pengesahan postur RAPBN 2020, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (8/7) kemarin.

Terkait hal itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun mengatakan akan mempertimbangkan usulan Banggar DPR RI terkait kenaikan gaji anggota TNI. Menurutnya, hal itu sebagai upaya unruk meningkatkan profesionalitas bagi penegak hukum.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhan Ryamizard Siap Pecat 3 Persen TNI yang Terbukti Anti Pancasila

Menhan Ryamizard Siap Pecat 3 Persen TNI yang Terbukti Anti Pancasila

News | Kamis, 27 Juni 2019 | 14:17 WIB

Menhan Klaim Negara Aman Setelah MK Umumkan Hasil Gugatan Prabowo

Menhan Klaim Negara Aman Setelah MK Umumkan Hasil Gugatan Prabowo

News | Kamis, 27 Juni 2019 | 13:35 WIB

Bisik-bisik soal Kasus Kivlan Zen, Menhan: Tito Saya Anggap Adik Sendiri

Bisik-bisik soal Kasus Kivlan Zen, Menhan: Tito Saya Anggap Adik Sendiri

News | Rabu, 19 Juni 2019 | 21:44 WIB

Menhan Ryamizard: 3 Persen Prajurit TNI Terpapar Paham Radikalisme

Menhan Ryamizard: 3 Persen Prajurit TNI Terpapar Paham Radikalisme

News | Rabu, 19 Juni 2019 | 13:19 WIB

BPK Usul Wajib Militer, Menhan: Kita Belum Mau Perang

BPK Usul Wajib Militer, Menhan: Kita Belum Mau Perang

News | Rabu, 19 Juni 2019 | 13:03 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×