Bukan ke Islamic Center, Imigran Akan Dipindah ke Rumah Detensi Kalideres

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 10 Juli 2019 | 19:04 WIB
Bukan ke Islamic Center, Imigran Akan Dipindah ke Rumah Detensi Kalideres
Kondisi salah satu keluarga imigran yang tinggal di atas trotoar Kebon Sirih. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah tengah menunggu hasil rekomendasi dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk pemindahan imigran yang tinggal di trotoar Jakarta. Pemprov DKI sudah menyiapkan rumah detensi imigrasi Kalideres, Jakarta Barat untuk tempat menampungngan sementara imigran yang datang dari berbagai negara konflik.

Saefullah menjelaskan, imigran tersebut sudah lama difasilitasi di rumah detensi tersebut. Namun karena fasilitas seperti makanan kurang memadai, para imigran tidur di trotoar jalan.

"Kita coba tidak jauh dari kantornya yang di Kalideres. Kan di situ sebetulnya dulu mereka difasilitasi di situ," ujar Saefullah di Balai Kota, Rabu (10/9/2019).

Nantinya imigran yang ditampung tersebut tidak hanya yang tidur di trotoar Jalan Kebon Sirih. Namun trotoar jalan Kalideres juga akan dipindahkan ke penampungan. Lokasi tersebut dipilih untuk mempermudah koordinasi.

Imigran pencari suaka asal Sudan, Safuad bersama bayinya tinggal di troatoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2019). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]
Imigran pencari suaka asal Sudan, Safuad bersama bayinya tinggal di troatoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2019). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

"Kita dekatkan dengan pusat penampungan mereka di Kalideres. Supaya kordinasinya gampang," kata Saefullah.

Meski demikian, Saefullah menyebut rencana itu belum tentu terealisasi hari ini.
Ia menuturkan, Pemprov DKI masih menunggu hasil koordinasi Kemenlu dengan Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi atau United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

"Kita tunggu, ini kan perkembangannya jam-jaman saja," kata Saefullah.

Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta akan memindahkan para imigran pencari suaka dari berbagai negara ke Islamic Center, Jakarta Utara. Para imigran tersebut diantaranya tinggal di sepanjang Jalan Kebon Sirih menggunakan tenda.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Pindahkan Imigran dari Trotoar, Pemprov DKI Tunggu Koordinasi Kemenlu

Mau Pindahkan Imigran dari Trotoar, Pemprov DKI Tunggu Koordinasi Kemenlu

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 16:40 WIB

Tanpa Anies, Sekda DKI Rapat Tertutup Pindahkan Pencari Suaka Kebon Sirih

Tanpa Anies, Sekda DKI Rapat Tertutup Pindahkan Pencari Suaka Kebon Sirih

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 15:29 WIB

Intip Lokasi Penampungan Imigran Kebon Sirih di Jakarta Islamic Center

Intip Lokasi Penampungan Imigran Kebon Sirih di Jakarta Islamic Center

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 13:29 WIB

Tak Banyak Minta, Imigran Kebon Sirih Cukup Dikasih Makan, Bisa Tidur

Tak Banyak Minta, Imigran Kebon Sirih Cukup Dikasih Makan, Bisa Tidur

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 11:40 WIB

Keluarga Tewas karena Perang, Imigran Afghanistan ke Indonesia Cari Suaka

Keluarga Tewas karena Perang, Imigran Afghanistan ke Indonesia Cari Suaka

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 11:14 WIB

Terkini

Slow Living di Singapura, Pria Ini Usia 35 Tahun Pensiun Tapi Hidup Layak Jadi Pengangguran

Slow Living di Singapura, Pria Ini Usia 35 Tahun Pensiun Tapi Hidup Layak Jadi Pengangguran

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang

Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi

Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI

Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi

Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi

Sulsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati

Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:31 WIB

3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape

3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran

Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah

Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026

Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:21 WIB

×