BNP2TKI Promosikan PMI Terampil dalam Pasific Exposition di New Zealand

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 15 Juli 2019 | 09:33 WIB
BNP2TKI Promosikan PMI Terampil dalam Pasific Exposition di New Zealand
Penyerahan cinderamata dari Deputi Kerja Sama Luar Negeri dan Promosi BNP2TKI, Elia Rosalina, kepada Panca Hendarto, First Secretary KBRI Wellington, dalam kegiatan Business Matching The 1st Pasific Exposition di Auckland, New Zealand, yang dihadiri oleh Menlu, Retno LP. Marsudi dan Dubes RI untuk New Zealand, Tantowi Yahya, New Zealand, Jumat (12/7/2019). (Dok : BNP2TKI)

Suara.com - Deputi Kerjasama Luar Negeri dan Promosi BNP2TKI, Elia Rosalina, terus mempromosikan pekerja migran terampil Indonesia agar bisa memasuki pasar kerja luar negeri, khususnya negara maju, salah satunya New Zealand.

Salah satu bentuk kegiatan promosi yang dilakukan BNP2TKI adalah dengan berpartisipasi dalam "Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition di Auckland", New Zealand, pada 11 - 14 Juli 2019. Acara ini dihadiri oleh para menteri atau pejabat setingkat menteri dan anggota delegasi dari negara-negara kawasan Pasifik Selatan.

Elia, bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), dalam kunjungannya melakukan pertemuan dengan Meat Industry Association (MIA) dan Federation of Islamic Associations of New Zealand (FIANZ) dan pihak-pihak terkait dalam rangka memperkenalkan PMI terampil Indonesia, agar bisa masuk pasar kerja di New Zealand, khususnya untuk jabatan Halal Slaughter, Chef dan Hospitality.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Luar Negeri, Retno L.P. Marsudi, di Skycity Auckland Convention Centre, Jumat (12/7/2019). Ia menyampaikan, BNP2TKI sebagai institusi pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menyediakan layanan terkait penempatan pekerja migran Indonesia ke luar negeri dan untuk melakukan kegiatan promosi.

"Saya ingin meyakinkan Anda semua, terutama pejabat dari MIA dan FIANZ, bahwa Indonesia adalah sumber yang tepat untuk menemukan kandidat tenaga kerja yang berkualitas dan profesional untuk penyembelih halal, guna menumbuhkan bisnis industri daging halal di New Zealand" tegasnya.

Ia menambahkan, BNP2TKI berkomitmen mempersiapkan pekerja migran terbaik dengan keterampilan yang memenuhi syarat melalui program peningkatan keterampilan bagi calon pekerja migran Indonesia. Pemerintah Indonesia telah melaksanakan program untuk membangun keterampilan tenaga kerja agar sesuai dengan persyaratan dan kompetensi yang dibutuhkan di luar negeri.

"Kami berharap, dalam waktu dekat, jumlah penyembelih halal dari Indonesia di New Zealand dapat meningkat, seiring dengan kerja sama yang kuat antara dua negara," ujar Elia.

Pacific Exposition merupakan salah satu kontribusi Indonesia untuk pengembangan kawasan Pasifik Selatan. Kegiatan ini dirancang untuk memfasilitasi negara-negara Pasifik Selatan dalam mempromosikan dan meningkatkan potensi ekonomi mereka, serta menampilkan keunikan budayanya.

Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan peluang investasi dan bisnis, serta mengembangkan jaringan yang lebih luas. Ini merupakan langkah awal menuju pasar Pasifik yang lebih terintegrasi dan sebuah inisiatif untuk meningkatkan konektivitas dan untuk memfasilitasi pergerakan barang dan orang-orang di seluruh wilayah Pasifik.

Untuk mencapai tujuan tersebut, para pelaku, baik kalangan pemerintah dan swasta dari negara-negara Pasifik Selatan didorong untuk dapat mengambil manfaat dalam acara ini.

Elia bersama delegasi dari MUI dan P3MI, dalam kesempatan kunjungan ke New Zealand tersebut, juga memanfaatkan momentum bertemu dengan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja sebagai juru masak Indonesia di Auckland dan mengunjungi slaughters house di Hamilton, dalam rangka melihat secara langsung kegiatan para pekerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNP2TKI : TETO Berikan Visa Pertama Melalui Proses Direct Hiring

BNP2TKI : TETO Berikan Visa Pertama Melalui Proses Direct Hiring

News | Minggu, 14 Juli 2019 | 11:47 WIB

Sejak 2014, BNP2TKI Tempatkan 1,5 Juta Pekerja Migran Indonesia

Sejak 2014, BNP2TKI Tempatkan 1,5 Juta Pekerja Migran Indonesia

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 07:57 WIB

BNP2TKI Lepas Para Pekerja Indonesia ke Korea Selatan

BNP2TKI Lepas Para Pekerja Indonesia ke Korea Selatan

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 18:19 WIB

Minat Tinggi, 24.952 Calon Pekerja Migran Indonesia Mendaftar ke Korsel

Minat Tinggi, 24.952 Calon Pekerja Migran Indonesia Mendaftar ke Korsel

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 15:04 WIB

BNP2TKI: Perlu Ada Perlindungan Sejak Awal Terhadap TKI

BNP2TKI: Perlu Ada Perlindungan Sejak Awal Terhadap TKI

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 17:55 WIB

Walau Diguyur Hujan, BNP2TKI Lepas 354 PMI ke Korea Selatan

Walau Diguyur Hujan, BNP2TKI Lepas 354 PMI ke Korea Selatan

News | Selasa, 24 April 2018 | 15:34 WIB

Terkini

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:49 WIB