Dibedakan, Melongok Toilet Pengunjung dan Khusus Ojol di Mal Puri Indah

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Rabu, 17 Juli 2019 | 12:28 WIB
Dibedakan, Melongok Toilet Pengunjung dan Khusus Ojol di Mal Puri Indah
Penampakan luar toilet yang dipsah di Mal Puri Indah. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Mal Puri Indah, Kembangan,Jakarta Barat mendadak menjadi sorotan lantaran diduga membedakan fasilitas toilet bagi pengunjung dan pengemudi ojek online. Peristiwa ini terungkap dari beredarnya foto-foto di media sosial.

Suara.com pun mencoba menelisik langsung lokasi keberadaan toilet di pusat perbelanjaaan itu pada Rabu (17/7/2019). Perbedaan fasilitas toilet bagi pengunjung dan ojek ojol itu berada di lantai 1 Mal Puri Indah.

Saat memasuki toilet setidaknya ada tiga petunjuk arah yang menunjukkan toilet bagi pengunjung pria, toilet pengunjung wanita, dan toilet karyawan, pengantar/ojol.

Posisi toilet pengunjung wanita berada di sisi paling kiri saat memasuki ruang toilet. Kemudian persis di sebelah kanan toilet wanita terdapat petunjuk arah toilet karyawan, ojol yang mengarah ke sebuah lorong panjang dengan lebar sekitar 1 meter. Dekat toilet itu juga tersedia sebuah ruang janitor (pesuruh) dan toilet khusus pria serta wanita untuk karyawan, pengantar/ ojek online.

Penampakan toilet pengujung pria di Mal Puri Indah, Kembangan, Jakbar. (Suara.com/Yasir).
Penampakan toilet yang dipisah di Mal Puri Indah, Kembangan, Jakbar. (Suara.com/Yasir).

Selanjutnya, di sisi kanan sebelum memasuki lorong terdapat toilet pengunjung pria. Selain itu, ada pula toilet khusus untuk penyandang disabilitas yang berada di sisi paling kanan sebelah toilet pengunjung pria.

Suara.com lantas memasuki ruang toilet pengunjung pria dan toilet karyawan/ojol untuk membandingkan fasilitas di antara keduanya. Ternyata, perbedaan fasilitas di antara keduanya pun sangat mencolok.

Penampakan toilet khusus karyawan dan ojoil di Mal Puri Indah, Kembangan, Jakbar. (Suara.com/Yasir).
Penampakan pemisahan toilet di Mal Puri Indah, Kembangan, Jakbar. (Suara.com/Yasir).

Di toilet pengunjung pria ukuran ruangan jauh lebih luas dan mewah dibandingkan dengan toilet karyawan dan ojol. Lantai toilet pengunjung pria berbahan marmer hitam bercorak putih dengan dilengkapi 4 unit urinoir atau tempat buang air kecil.

Dalam ruangan tersebut juga terdapat 4 unit toilet duduk yang disekat dengan kaca tak tembus pandang, 3 unit wastafel dilengkapi dengan cermin besar. Selain itu, ruangan toilet pengunjung pria pun terkesan sangat bersih dan harum.

Penampakan toilet khusus karyawan dan ojoil di Mal Puri Indah, Kembangan, Jakbar. (Suara.com/Yasir).
Penampakan toilet yang dipisah di Mal Puri Indah, Kembangan, Jakbar. (Suara.com/Yasir).

Sementara, ruangan toilet karyawan dan jauh lebih sempit. Kemudian, salah satu fasilitas berbeda yang sangat mencolok yakni ruang toilet karyawan, dan ojol hanya difasilitasi dengan 3 unit toilet jongkok yang disekat dengan pembatas berbahan melamin berwarna cokelat, 3 unit urinoir, dan 2 unit wastafel yang berukuran lebih kecil dari toilet pengunjung pria.

baca juga
Penampakan toilet khusus karyawan dan ojoil di Mal Puri Indah, Kembangan, Jakbar. (Suara.com/Yasir).
Penampakan toilet khusus karyawan dan ojoil di Mal Puri Indah, Kembangan, Jakbar. (Suara.com/Yasir).

Selain itu, ruangan toilet yang berukuran lebih kecil dari toilet pengunjung pria mengakibatkan rasa pengap ketika memasuki toilet khusus karyawan dan ojol. Kemudian kebersihan di toilte tersebut juga terlihat kurang terjaga jika dibandingkan dengan toilet pengunjung pria yang lebih terkesan bersih dan harum.

Diketahui, foto viral toilet pengunjung dan ojol di Mal Puri Indah yang dipisah mengundang beragam komentar dari warganet.  Kalangan politikus pun ikut berkomentar terkait adanya pemisahan toilet di mal tersebut.

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi mengaku tidak terima dengan aturan yang berlaku di Mal Puri Indah Kembangan, Jakarta Barat. Protes itu dilayangkan Dedek melalui akun Twitter pribadinya @uki_dedek.

Ia mempertanyakan pembedaan yang dilakukan pengelola mal cuma karena berbeda pekerjaan tersebut.

"Kenapa harus dibedakan antara sesama pengunjung berdasarkan pekerjaan/keperluan atau sosial-ekonomi?" cuit Dedek seperti dikutip Suara.com, hari ini. 

Dedek kemudian meminta agar Pemerintah Daerah memperhatikan, bahkan mengintervensi peraturan tersebut.

Menurutnya, intervensi bisa dilakukan lewat perizinan yang dimiliki Mal Puri Indah.

"Ya ini adalah hak pengelola (swasta), tapi sebetulnya masih bisa diintervensi oleh Pemda setempat. Channel nya? Perizinan," kata Dedek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSI Protes Toilet Ojol dan Pengunjung di Mal Puri Indah Dipisah

PSI Protes Toilet Ojol dan Pengunjung di Mal Puri Indah Dipisah

News | Rabu, 17 Juli 2019 | 09:32 WIB

Terkini

Berdiri di Depan Rakyat, Prabowo Percaya Diri Bukan Pemimpin Omon-omon

Berdiri di Depan Rakyat, Prabowo Percaya Diri Bukan Pemimpin Omon-omon

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:36 WIB

Rokok Bakal Berlabel Halal Oktober 2026? Komite Nasional Pengendalian Tembakau Bereaksi Keras

Rokok Bakal Berlabel Halal Oktober 2026? Komite Nasional Pengendalian Tembakau Bereaksi Keras

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Novel Serangkai

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Novel Serangkai

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Pramono Anung Mau Sulap Pasar Baru Jadi Sentra Oleh-Oleh Jakarta, Ini Rencananya!

Pramono Anung Mau Sulap Pasar Baru Jadi Sentra Oleh-Oleh Jakarta, Ini Rencananya!

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Giliran Akademisi Kena Serang Presiden Prabowo: Masyarakat Jangan Mau Dicuci Otak

Giliran Akademisi Kena Serang Presiden Prabowo: Masyarakat Jangan Mau Dicuci Otak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:26 WIB

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:25 WIB

Oven Mini Mito Berapa Watt dan Harganya? Ini Spesifikasi hingga Review Pembeli

Oven Mini Mito Berapa Watt dan Harganya? Ini Spesifikasi hingga Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:25 WIB

Mengapa Makanan Mudah Lengket di Wajan Stainless Steel? Setop Asal Cemplung

Mengapa Makanan Mudah Lengket di Wajan Stainless Steel? Setop Asal Cemplung

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:21 WIB

Ramai Soal Dugaan Pungli Food Truck di Alun-alun Kidul Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya

Ramai Soal Dugaan Pungli Food Truck di Alun-alun Kidul Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:20 WIB

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 15:17 WIB

×