Miris, 4 Pulau Gambut di Riau Terancam Tenggelam

Bangun Santoso

Jum'at, 19 Juli 2019 | 14:52 WIB
Miris, 4 Pulau Gambut di Riau Terancam Tenggelam
Pulau gambut di Riau terancam hilang dan tenggelam. (Riauonline.co.id)

Suara.com - Ada empat pulau gambut di Provinsi Riau terancam tenggelam jika tak segera diselamatkan akibat abrasi hempasan ombak Selat Malaka. Pulau tersebut dua di Kabupaten Bengkalis antara lain Pulau Bengkalis dan Rupat.

Kemudian ada di Kepulauan Meranti yakni Pulau Rangsang dan Kabupaten Rokan Hilir, Pulau Batu Mandi.

Akhir Juni 2019 lalu, sebuah penelitian kemudian menjadi penting disampaikan kepada publik mengenai ancaman tenggelamnya Pulau Bengkalis, Provinsi Riau, akibat abrasi ombak Selat Malaka.

Penelitian itu disampaikan Guru Besar Universitas Yamaguchi, Jepang, Profesor Koichi Yamamoto, bekerjasama dengan Universitas Riau (Unri). Seketika penelitian itu memantik keresahan masyarakat di Riau. Pemerintah Pusat pun langsung menggelar beberapa kali rapat mengatasi abrasi yang mengkhawatirkan itu.

Termasuk menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman (Kemenko Maritim) pada Selasa, 16 Juli 2019, di kantor kementerian tersebut.

Dilansir dari laman Facebook Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG), Nazir Foead, rakor tersebut dipimpin langsung oleh Menko Kemaritiman Luhur Binsar Panjaitan dan Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Gubernur Riau Syamsuar, Kepala BNPB Doni Munardo, Kepala BPPT, Dirjen PPKL KLHK, Wakil KSAL, KKP, Kemendes dan LIPI membahas upaya pencegahan abrasi di pulau-pulau gambut di Provinsi Riau.

"Pemerintah serius memperhatikan nasib pulau-pulau gambut terluar, di samping intervensi fisik juga dimasukkan komponen pemberdayaan ekonomi masyarakat/petani gambut dalam rencana aksi akan disusun oleh BPPT dalam dua minggu ini atas masukan Kementerian dan Lembaga terkait," tulis Nazir Foead sebagaimana dikutip Riauonline.co.id__jaringan Suara.com.

Dalam penelitiannya, Koichi menjelaskan, gambut di Pulau Bengkalis mengalami longsor atau peat slide serta terburai ke laut atau bog burst. Pemicu proses ini, selain deforestasi dan alih guna lahan gambut, juga akibat masifnya kanalisasi sebagai upaya drainasi dalam pembangunan perkebunan dan hutan tanaman inustri (HTI).

Ahli Enviromental Engineering dan Sediment Transport Jepang telah melakukan penelitian selama enam tahun terakhir di Pulau Bengkalis, satu dari empat pulau berada di pesisir Riau, tepat berlokasi di bibir Selat Malaka.

baca juga

Dalam diskusi tersebut, Yamamoto menyoroti aspek penting ia jumpai di lapangan antara lain peat failure dan dampaknya bagi pulau-pulau gambut di Riau, termasuk Pulau Bengkalis. Masifnya kanalisasi sebagai upaya drainasi dalam pembangunan perkebunan dan HTI juga penyumbang terbesar ancaman itu.

"Kanal-kanal mengiris kubah gambut dan mengoyak keutuhan lahan gambut. Akibatnya, ketika hujan deras turun bongkahan-bongkahan gambut longsor dan terburai ke arah laut," jelasnya.

Proses ini, katanya, sangat degeneratif dan mengancam eksistensi pulau-pulau gambut dalam jangka panjang. "Melalui proses ini, daratan pulau gambut bisa lenyap dengan laju mencapai 40 meter per tahun," tuturnya.

Pemberian Izin HTI

Pulau gambut di Riau terancam hilang dan tenggelam. (Riauonline.co.id)
Pulau gambut di Riau terancam hilang dan tenggelam. (Riauonline.co.id)

Sementara itu, peneliti gambut Riau lulusan doktor universitas di Jepang, Dr Prayoto mengatakan, ia setuju dengan hasil penelitian Koichi. Meskipun ia belum membaca artikel utuh hasil penelitian Koichi, namun Prayoto menjelaskan, abrasi di pesisir Riau kian mengkhawatirkan.

Bahkan, ancaman abrasi tak hanya berlaku di Pulau Bengkalis, namun juga pulau-pulau lainnya di pesisir Riau dan berhadapan langsung dengan Selat Malaka. Seperti Pulau Rupat, juga masuk dalam Kabupaten Bengkalis dan pulau-pulau di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bermalam di Nikoi Resort, Menikmati Serpihan Surga di Bintan, Ini Tarifnya

Bermalam di Nikoi Resort, Menikmati Serpihan Surga di Bintan, Ini Tarifnya

Lifestyle | Sabtu, 13 Juli 2019 | 19:30 WIB

5 Destinasi Alam di Riau, Cocok untuk Liburan Bersama Keluarga

5 Destinasi Alam di Riau, Cocok untuk Liburan Bersama Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 12 Juli 2019 | 16:21 WIB

Tragis, Kakak Tewas Tenggelam Demi Selamatkan Adik di Danau Kampar

Tragis, Kakak Tewas Tenggelam Demi Selamatkan Adik di Danau Kampar

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 11:15 WIB

KKP Tangkap Kapal Malaysia, Tak Satupun Mengaku Sebagai Nakhoda

KKP Tangkap Kapal Malaysia, Tak Satupun Mengaku Sebagai Nakhoda

Bisnis | Senin, 24 Juni 2019 | 00:00 WIB

Ngeri, Warga Riau Tangkap Buaya Raksasa, Saat Dibelah Isinya Kaki Manusia

Ngeri, Warga Riau Tangkap Buaya Raksasa, Saat Dibelah Isinya Kaki Manusia

News | Kamis, 20 Juni 2019 | 10:06 WIB

Terkini

WIKA Jual Saham Anak Usaha Energi Terbarukan, Kantongi Rp641 Juta

WIKA Jual Saham Anak Usaha Energi Terbarukan, Kantongi Rp641 Juta

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Mendagri Dukung Program 3 Juta Rumah melalui Kemudahan Regulasi bagi MBR

Mendagri Dukung Program 3 Juta Rumah melalui Kemudahan Regulasi bagi MBR

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Beda Watak Scorpio Oktober vs November, Pengaruh Planet Bikin Sifatnya Kontras Banget!

Beda Watak Scorpio Oktober vs November, Pengaruh Planet Bikin Sifatnya Kontras Banget!

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Dalam Persaudaraan, 21.868 Pemotor Rayakan Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa

Dalam Persaudaraan, 21.868 Pemotor Rayakan Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa

Otomotif | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:47 WIB

Urutan Skincare Sariayu Putih Langsat yang Benar untuk Kulit Cerah Maksimal

Urutan Skincare Sariayu Putih Langsat yang Benar untuk Kulit Cerah Maksimal

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Prabowo Bakal Bangun Pacuan Kuda Berstandar Internasional di Sulawesi

Prabowo Bakal Bangun Pacuan Kuda Berstandar Internasional di Sulawesi

Sulsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Ini Strategi Awal Appi Sebagai Ketua Partai Demokrat Sulawesi Selatan

Ini Strategi Awal Appi Sebagai Ketua Partai Demokrat Sulawesi Selatan

Sulsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:27 WIB

Hari Pertama IBL All Indonesian 2026 Langsung Panas! Dewa United Tekuk Pelita Jaya

Hari Pertama IBL All Indonesian 2026 Langsung Panas! Dewa United Tekuk Pelita Jaya

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:19 WIB

Dedi Mulyadi Kunci Gerbang SMA-SMK Negeri di Jabar saat KBM, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Kunci Gerbang SMA-SMK Negeri di Jabar saat KBM, Ini Alasannya

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Desas-desus Hubungan Terlarang Pejabat di Sulsel Viral, Mengapa Warganet Mudah Percaya Isu Medsos

Desas-desus Hubungan Terlarang Pejabat di Sulsel Viral, Mengapa Warganet Mudah Percaya Isu Medsos

Sulsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 06:45 WIB

×