Pantai Selatan Jawa Berpotensi Tsunami 20 Meter, JK: Masyarakat Harus Siap

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 19 Juli 2019 | 18:12 WIB
Pantai Selatan Jawa Berpotensi Tsunami 20 Meter, JK: Masyarakat Harus Siap
Wapres Jusuf Kalla saat bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ikut berkomentar terkait adanya ancaman tsunami 20 meter di wilayah Pantai Selatan Jawa berdasarkan penelitian yang dilakukan pakar Tsunami Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) Widjo Kongko.

Terkait hal itu, JK meminta masyarakat di kawasan itu bisa melakukan antisipasi sedini mungkin. 

Menurutnya, Indonesia dikenal sebagai daerah lingkaran api pasifik atau Ring Of Fire sehingga seringkali diterpa peristiwa gempa bumi dan letusan gunung berapi. Maka itu, dia berharap masyarakat yang khususnya tinggal di sekitar pantai untuk tetap waspada.

"Pengalaman Aceh, Bengkulu dan Kalianda, itu kan semua tsunami. Jadi di mana saja bisa terjadi tsunami. Termasuk di Pantai Selatan itu, jadi harus siap-siap saja," kata JK di Akademi Bela Negara Partai Nasional Demokrat, Jalan Pancoran Timur, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019).

Selain itu JK mengungkapkan pemerintah telah berupaya untuk melakukan antisipasi penanganan bencana. Namun, salah satu cara yang paling sederhana dilakukan ketika ada gempa bumi yang berpotensial memunculkan tsunami ialah menginformasikan kepada masyarakat untuk pergi ke daerah yang lebih tinggi.

"Mendidik masyarakat untuk pergi ke ketinggian itu yang pertama, kedua tentu juga ada petunjuk keselamatan," tandasnya.

Untuk diketahui, Widjo Kongko menyebut sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa berpotensi disapu tsunami dahsyat setinggi 20 meter.

Permodelan Widjo Kongko itu menyatakan selatan pesisir Pulau Jawa berpotensi diguncang gempa bumi 8,8 skala richter. Sebab ada segmen-segmen megathrust di sepanjang selatan Jawa.

Segmen-segmen megathrust itu membentang di sepanjang selatan Jawa hingga ke Sumba di sisi timur dan di selatan Selat Sunda. Gelombang tsunami akan tiba dalam waktu sekitar 30 menit usai terjadi gempa besar.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG Sebut Tsunami Ancam Ibu Kota, BPBD Jakarta Siapkan Mitigasi Bencana

BMKG Sebut Tsunami Ancam Ibu Kota, BPBD Jakarta Siapkan Mitigasi Bencana

News | Rabu, 24 April 2019 | 15:38 WIB

BPPT Butuh Rp 5 Miliar untuk Revitalisasi Alat Deteksi Tsunami Selat Sunda

BPPT Butuh Rp 5 Miliar untuk Revitalisasi Alat Deteksi Tsunami Selat Sunda

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 10:14 WIB

Alat Pendeteksi Tsunami Selat Sunda Hilang 11 Tahun Lalu

Alat Pendeteksi Tsunami Selat Sunda Hilang 11 Tahun Lalu

News | Selasa, 25 Desember 2018 | 08:51 WIB

ICJR: Hentikan Upaya Pemidanaan Peneliti Tsunami Widjo Kongko

ICJR: Hentikan Upaya Pemidanaan Peneliti Tsunami Widjo Kongko

News | Selasa, 10 April 2018 | 17:39 WIB

Widjo Kongko: Jakarta Utara Juga Berpotensi Diterjang Tsunami

Widjo Kongko: Jakarta Utara Juga Berpotensi Diterjang Tsunami

wawancara | Senin, 09 April 2018 | 10:25 WIB

Terkini

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

×