Demokrat dan PSI Kompak Serang Anies soal Besi Impor China Getah Getih

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Sabtu, 20 Juli 2019 | 16:50 WIB
Demokrat dan PSI Kompak Serang Anies soal Besi Impor China Getah Getih
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Suara.com/ Adit Rianto/ Peter Rotti)

Suara.com - Jawaban Gubernur DKI Jakarta mengenai pembuatan Monumumen Getih Getah, karya seni dari bambu, menuai polemik dari berbagai pihak. Bahkan, di media sosial Twitter, politisi dari partai Demokrat dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengomentari hal tersebut.

Awalnya Anies menyebut memilih penggunaan karya seni dari bambu karena lebih baik daripada mengimpor besi dari China.

Terkait hal itu, politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengaku heran dengan jawaban Anies.

Menurutnya, menggunakan besi sebagai karya seni tidak harus mengimpor. Sebab, Indonesia juga mempunyai perusahaan penghasil besi, Krakatau Steel (KS).

"Masa gubernur jawabnya begini? Memang semua besi dari china? Kan ada yang lokal dari KS," ujar Ferdinand melalui akun Twitternya, @FerdinandHaean2, Jumat (20/9/2019).

Menurutnya, Anies seharusnya menjawab alasannya lebih menggunakan bambu ketimbang besi untuk instalasi Getah Getih untuk mendorong karya seni lokal untuk dipamerkan.

Cuitan Ferdinand, Tsamara dan Dedek Prayudi soal bahan baku Getah Getih. (Twitter).
Cuitan Ferdinand, Tsamara dan Dedek Prayudi soal bahan baku Getah Getih. (Twitter).

"Jawab saja bahwa ini memang karya seni dari bambu bukan besi, bukan soal daya tahan tapi mengangkat karya seni lokal. Nilai seni bisa sangat tak ternilai dengan uang. Lukisan saja bisa milyaran harganya," kata Ferdinand.

Sementara, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Tsamara Amany menyebut pernyataan Anies tersebut membangkitkan sentimen. Ia juga merasa heran dengan jawaban Anies yang diminta pertanggungjawaban anggaran sebesar Rp 550 juta itu.

Politisi PSI, Dedek Prayudi menyebut tidak ada yang mempertanyakan kenapa tidak menggunakan besi impor dari Cina.

baca juga

Menurutnya Anies telah melakukan kesesatan dalam berpikir atau Red Herring Fallacy.

"Yang tanyakan kenapa enggak pakai besi impor dari Tiongkok itu siapa, pak gubernur? Sekelas Gubernur DKI 'Red Herring Fallacy'," pungkas Dedek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saking Aneh, Abu Janda Bingung Respons Jawaban Anies soal Getah Getih

Saking Aneh, Abu Janda Bingung Respons Jawaban Anies soal Getah Getih

News | Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:37 WIB

Soal Instalasi Getah Getih, PSI Sindir Habis Gubernur Anies

Soal Instalasi Getah Getih, PSI Sindir Habis Gubernur Anies

News | Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:22 WIB

Polemik Instalasi Getah Getih, Anies: Kalau Pilih Besi Impor Dari Tiongkok

Polemik Instalasi Getah Getih, Anies: Kalau Pilih Besi Impor Dari Tiongkok

News | Jum'at, 19 Juli 2019 | 21:10 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×