Kasus Dokter Romi, Pemprov Sumbar Ancam Lapor Bupati Solsel ke Pusat

Chandra Iswinarno

Kamis, 25 Juli 2019 | 22:39 WIB
Kasus Dokter Romi, Pemprov Sumbar Ancam Lapor Bupati Solsel ke Pusat
Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit. [Covesia.com]

Suara.com - Kasus Dokter Romi Sofpa Ismael yang lulus tes CPNS namun gagal diangkat terus mendapat sorotan dari berbagai pihak. Bahkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengancam akan melaporkan kasus tersebut ke pemerintah pusat jika tidak ditanggapi Pemkab Solok Selatan (Solsel).

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit kepada awak media seperti diberitakan Covesia.com-jaringan Suara.com di Padang pada Kamis (25/7/2019).

Ia mengatakan pihaknya telah membentuk tim untuk menuntaskan permasalahan yang dialami Romi. Tim tersebut, jelas Romi, terdiri dari Asisten III Pemprov, BKD Sumbar, Dinas Kesehatan Sumbar dan Biro Hukum Pemprov yang dibentuk untuk merekomendasikan drg. Romi sebagai ASN.

"Kita sudah membentuk tim. Tim ini akan mengirim surat kepada Pemkab Solok Selatan (Solsel) untuk mengangkat Romi sebagai ASN," ujar Nasrul.

Lebih lanjut, Nasrul menyatakan bahwa timnya dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar telah menyatakan yang bersangkutan dalam kondisi sehat, dan meminta agar Pemkab Solsel mempertimbangkan kelulusannya.

"Tim kesehatan telah menyatakan bahwa ia sehat, dan kini dia masih buka praktik dan bekerja di Puskemas," ucapnya.

Meski begitu, Nasrul belum bisa memastikan penyelesaian kasus yang dialami Romi. Lantaran itu, Nasrul mengancam, jika surat dari pemprov tidak ditanggapi maka masalah ini akan berlanjut ke pemerintah pusat.

"Jika surat kita tidak ditanggapi, akan kita teruskan ke pusat. Kita hanya harap yang bersangkutan bisa jadi ASN," katanya.

Untuk diketahui, Dokter gigi Romi Sopfa Ismael, seorang dokter penyandang disabilitas di Sumatera Barat, mengadukan nasibnya ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang karena dibatalkan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pelaporan tersebut dilakukan pada Selasa (23/7/2019) sekira Pukul 10.00 WIB.

baca juga

Romi mengemukakan kasus yang dialaminya berawal saat mengikuti tes CPNS pada Desember 2018 lalu, sebagai Dokter Gigi di daerah Solok Selatan (Solsel).

"Saya lulus dengan nilai terbaik saat mengikuti tes CPNS, tetapi tiba-tiba status saya sebagai ASN dibatalkan karena alasan saya disabilitas," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Romi Dibatalkan Jadi ASN, Ombudsman Panggil Bupati Solsel

Dokter Romi Dibatalkan Jadi ASN, Ombudsman Panggil Bupati Solsel

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 23:13 WIB

Kasus Dokter Romi, LBH Padang Nilai Ada Pemahaman Keliru Pemkab Solsel

Kasus Dokter Romi, LBH Padang Nilai Ada Pemahaman Keliru Pemkab Solsel

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 22:57 WIB

Soal Dokter Romi yang Dibatalkan Jadi ASN, Ini Jawaban Pemkab Solsel

Soal Dokter Romi yang Dibatalkan Jadi ASN, Ini Jawaban Pemkab Solsel

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 22:21 WIB

Miris, Dokter Penyandang Disabilitas Ini Dibatalkan Jadi ASN

Miris, Dokter Penyandang Disabilitas Ini Dibatalkan Jadi ASN

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 21:54 WIB

Terkini

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

×