Pengamat: Sikap Idealis Bikin PSI Susah Eksis

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Jum'at, 26 Juli 2019 | 10:10 WIB
Pengamat: Sikap Idealis Bikin PSI Susah Eksis
Logo PSI (psi.id)

Suara.com - Penolakan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang didukung Nasdem sebagai calon presiden 2024 dinilai menjadi bagian dari prinsip partai yang cenderung idaelis.

Diketahui, PSI beralasan penolakan tersebut lantaran Anies dianggap telah melakukan politisasi agama dalam mencapai kursi DKI 1 kala Pilkada 2017 lalu.

Peneliti dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes melihat, apa yang dilakukan PSI dengan menolak Anies memang terlihat wajar. Sebab di beberapa kesempatan PSI juga melakukan dalih yang sama dalam menolak suatu hal terkait agama maupun intoleran.

Arya mengatakan sikap PSI yang tampak idealis dalam mengambil pilihan tersebut memang sudah sesuai dengan prinsip yang selama ini dipegang PSI.

"Ya platform politik PSI itu kan ada dua, antikorupsi dan yang kedua antiintoleransi dan politisasi agama, gitu ya. Dan sejak lama kan dia menyuarakan dua isu itu. Nah PSI, mungkin juga terlepas dari beberapa akrobat politiknya, kita harus lihat PSI beberapa partai salah satu partai yang punya komitmen ideologis itu," kata Arya di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (25/7/2019).

Menurut Arya, PSI dengan gaya idealisnya tersebut tidak serta merta dapat membuat mereka bakal menjadi sebuah partai besar ke depannya. Jangankan menjadi partai besar, kata Arya, untuk konsisten bertahan di setiap pemilihan umum saja PSI harus melewati tantangan yang tak mudah.

"Ya kalau kita lihat dari ya ini, challenge ya tantangan bagi partai-partai yang punya nuansa ideologis untuk bisa survive gitu. Kalau kita lihat sejak lama itu kan partai-partai yang punya nuansa ideologis itu cukup punya pekerjaan yang berat bisa survive dalam pemilu, bisa bertahan pemilu," kata Arya.

Kendati begitu, Arya berujar hal tersebut bisa saja diatasi oleh PSI dengan tidak hanya fokus terhadap sikap idealisnya. Namun juga perlu membangun infrastruktur politik sebagai pondasi untuk PSI bertahan dan menjadi besar.

"Infrastruktur politiknya itu tercermin dari bagaimana struktur jaringan partai di tingkat lokal, bagaimana kaderisasi dilakukan gitu ya, saya kira itu," ujar Arya.

baca juga

Sebelumnya, Ketua DPP PSI Tsamara menyatakam PSI berbeda sikap dengan Partai Nasdem yang menyatakan dukungannya untuk Anies. Ia menyebut jika partainya tidak bisa berkoalisi dengan pihak yang menggunakan politisasi agama.

"Kami di PSI berbeda dengan Nasdem. Maaf, meski kami sama-sama mendukung pak Jokowi, kami tidak akan pernah bisa berkoalisi dengan mereka yang menggunakan politisasi agama untuk meraih kekuasaan," ujar Tsamara kepada wartawan, Rabu (24/7/2019).

Penolakan yang sama juga dikatakan oleh Sekertaris Jenderal PSI, Raja Juli Anthoni dalam akun Twitternya, @AntoniRaja, Rabu (24/7/2019) sore. Raja Juli memposting sebuah berita yang isinya Nasdem mendukung Anies sebagai calon presiden 2024.

Baru Nasdem yang terang-terangan menyatakan niat mendukung Anies. Raja Juli pun minta maaf.

"Maaf. PSI beda dengan Nasdem. Kami tidak akan mencalonkan orang yang memenangkan kekuasaan dengan politisasi agama. Big No!" tegas Raja Juli.

Diketahui Ketua Umum partai Nasional Demokrat (Nasdem), Surya Paloh menegaskan partainya berniat mendukung Anies Baswedan jika mencalonkan diri sebagai presiden di Pilpres 2024 mendatang. Menurut Surya Paloh, pencalonan Anies sebagai presiden di Pilpres 2024 harus ditanggapi dengan baik juga.

Hal itu dikatakan Surya Paloh saat disinggung mengenai dukungannya kepada Gubernur DKI Jakarta itu untuk menjadi Capres 2024. Anies mengunjungi kantor DPP Nasdem, Cikini, Jakarta Pusat. Menurutnya untuk pencalonan tersebut, nantinya ia menyerahkan keputusannya kepada Anies.

"2024 kan tergantung Anies. Niatnya sudah pasti ada di situ (mendukung sebagai Capres), semua niat baik harus terjaga asal baik," kata Surya Paloh usai pertemuan, Kamis (24/7/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Baswedan Diancam Dibunuh, Belum Niat Lapor Polisi

Anies Baswedan Diancam Dibunuh, Belum Niat Lapor Polisi

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 06:25 WIB

Analis: Anies Hanya Pancingan Nasdem Gaet Kandidat Lain untuk Capres 2024

Analis: Anies Hanya Pancingan Nasdem Gaet Kandidat Lain untuk Capres 2024

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 23:21 WIB

Beredar Video Ancaman Akan Dibunuh, Anies: Masyarakat Bisa Menilai

Beredar Video Ancaman Akan Dibunuh, Anies: Masyarakat Bisa Menilai

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 23:11 WIB

Anies Terapkan Kebijakan Ahok, Sindiran Kocak Ditjen Pajak Soal #Gaji8Juta

Anies Terapkan Kebijakan Ahok, Sindiran Kocak Ditjen Pajak Soal #Gaji8Juta

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 07:10 WIB

PDIP Tak Mau Ambil Pusing soal Sikap Oposisi PSI di DKI

PDIP Tak Mau Ambil Pusing soal Sikap Oposisi PSI di DKI

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 20:36 WIB

Terkini

Bibit Siklon Tropis 94W Pemicu Hujan Lebat di Wilayah Sumatera

Bibit Siklon Tropis 94W Pemicu Hujan Lebat di Wilayah Sumatera

Riau | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:36 WIB

Marselino Ferdinan Bakal Main Lawan Vietnam? John Herdman Bilang Begini

Marselino Ferdinan Bakal Main Lawan Vietnam? John Herdman Bilang Begini

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:35 WIB

9 Karakter Anime dengan Kisah Masa Lalu Paling Kelam, Ada Akaza hingga Guts

9 Karakter Anime dengan Kisah Masa Lalu Paling Kelam, Ada Akaza hingga Guts

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:34 WIB

Akal Bulus Pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman Lolos dari Jeratan Narkoba, Tapi Gagal

Akal Bulus Pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman Lolos dari Jeratan Narkoba, Tapi Gagal

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:29 WIB

Suplai Rudal Patriot Kritis, Pertahanan Udara Ukraina Bobol Hingga Makan Korban Jiwa

Suplai Rudal Patriot Kritis, Pertahanan Udara Ukraina Bobol Hingga Makan Korban Jiwa

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:20 WIB

Puji Setinggi Langit Indonesia di Piala AFF 2026, Tijjani Reijnders Nyesel Lebih Pilih Belanda?

Puji Setinggi Langit Indonesia di Piala AFF 2026, Tijjani Reijnders Nyesel Lebih Pilih Belanda?

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Biaya Belanja Bisa Bengkak, Harga Bawang Merah hingga Beras Mulai Merangkak Naik

Biaya Belanja Bisa Bengkak, Harga Bawang Merah hingga Beras Mulai Merangkak Naik

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:11 WIB

6 Titik Nadi Terbaik untuk Semprot Parfum agar Sillage Maksimal

6 Titik Nadi Terbaik untuk Semprot Parfum agar Sillage Maksimal

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Rusia - Ukraina Saling Tembak Drone dan Rudal, 14 Orang Tewas

Rusia - Ukraina Saling Tembak Drone dan Rudal, 14 Orang Tewas

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:09 WIB

Rupiah Akhirnya Tembus di Bawah Rp18.000 Pagi Ini, Dipicu Harapan Damai Timur Tengah

Rupiah Akhirnya Tembus di Bawah Rp18.000 Pagi Ini, Dipicu Harapan Damai Timur Tengah

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:01 WIB

×