Beredar Video Ancaman Akan Dibunuh, Anies: Masyarakat Bisa Menilai

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 25 Juli 2019 | 23:11 WIB
Beredar Video Ancaman Akan Dibunuh, Anies: Masyarakat Bisa Menilai
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Beredar video di media sosial seorang pria mengancam akan membunuh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karena kecewa dengan kinerjanya. Menanggapi hal tersebut, Anies membiarkan masyarakat yang menilai video tersebut.

Anies mengaku belum melihat videonya secara keseluruhan. Namun menurutnya sekarang adalah zaman masyarakat bisa mengungkapkan pendapatnya secara bebas dan harus dinilai secara objektif.

"Masyarakat bisa menilai sendiri. Ini adalah sebuah era keterbukaan di mana siapa saja boleh mengungkapkan pendapatnya," ujar Anies di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (25/7/2019).

Ia juga belum berencana untuk melaporkan pengancam dalam video ke polisi. Ia akan melihat isi videonya secara keseluruhan terlebih dahulu.

"Saya belum dengar lengkap," kata Anies.

Dengan beredarnya video tersebut, Anies mengaku tidak terganggu. Ia menyebut akan tetap fokus melakukan pekerjaannya sebagai Gubernur Jakarta.

"Enggak lah (merasa terganggu), biasa saja. Saya nggak merasa terganggu dan kita terus kerja urus jakarta," pungkasnya.

Untuk diketahui, sebuah video berdurasi empat menit menggambarkan seorang pria akan mengancam membunuh Anies Baswedan. Pria tersebut mengkritik kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, karena dinilainya tak punya prestasi selama memimpin Jakarta.

Pun pria yang belum diketahui pasti identitasnya itu menuduh Anies telah menuding Ahok atas kesalahannya mengeluarkan IMB untuk reklamasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertemu Surya Paloh Bicara Isu Jakarta, Anies: Enggak Bahas Capres 2024

Bertemu Surya Paloh Bicara Isu Jakarta, Anies: Enggak Bahas Capres 2024

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 17:37 WIB

Anies Bertemu Surya Paloh dan Didukung Nyapres 2024, Mendagri: Silakan Saja

Anies Bertemu Surya Paloh dan Didukung Nyapres 2024, Mendagri: Silakan Saja

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 16:44 WIB

Nasdem Dukung Anies Nyapres, Taufik: Fokus Jakarta Saja daripada Berkhayal

Nasdem Dukung Anies Nyapres, Taufik: Fokus Jakarta Saja daripada Berkhayal

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 16:31 WIB

Nasdem Dukung Anies, Gerindra: Beresin Jakarta Saja Dulu, 2024 Masih Lama

Nasdem Dukung Anies, Gerindra: Beresin Jakarta Saja Dulu, 2024 Masih Lama

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 15:54 WIB

Anies Baswedan Bakal Jadi The Next Jokowi?

Anies Baswedan Bakal Jadi The Next Jokowi?

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 15:51 WIB

Terkini

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:07 WIB

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:26 WIB

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:24 WIB

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:22 WIB

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:20 WIB