Pejabat Pakistan Bertengkar Gara-gara Serigala Kurus

Bangun Santoso

Jum'at, 26 Juli 2019 | 14:09 WIB
Pejabat Pakistan Bertengkar Gara-gara Serigala Kurus
Ilustrasi serigala. [Shutterstock]

Suara.com - Seekor serigala kurus menyandarkan kepalanya di atas balok es untuk menyejukkan diri di tengah hawa panas yang menyengat di sebuah kebun binatang di Ibu Kota Pakistan, Islamabad.

Satu serigala lagi memandangi satu keluarga yang sedang menikmati piknik sore. Sementara di dekatnya, seekor gajah menggerak-gerakkan kepalanya.

Gajah tersebut--yang diberi nama Kavaan--membuat kebun binatang itu menjadi berita utama internasional pada 2016, ketika penyanyi pop Cher mengutus perwakilannya untuk memeriksa kondisi Kavaan setelah gajah tersebut dirantai selama 27 dari 29 tahun usianya di sana.

Kebun binatang itu kembali menjadi berita utama. Kali ini, kasusnya adalah beberapa badan pemerintah di Islamabad bertengkar soal siapa yang seharusnya bertanggung jawab mengelola kebun binatang tersebut hingga hewan-hewan di sana berada dalam kondisi kekurangan makanan dan air bersih, dan banyak di antaranya yang sakit.

"Hewan-hewan ini menderita karena pergulatan antara pemerintah lokal dan federal mengenai kebun binatang itu," kata Owais Awan, pengacara yang maju ke pengadilan untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut.

Pengadilan Tinggi Islamabad telah memerintahkan perusahaan kota praja untuk menyerahkan pengelolaan kebun binatang itu kepada Menteri Perubahan Iklim pada Jumat. Tapi, seorang pejabat kementerian mengatakan badan hukum tersebut telah menutup kantornya dan pengelola kebun binatang tidak mau bertemu.

"Para penjaga kebun binatang ada di sana, tapi pengelolanya tidak ada," kata Sekretaris Kementerian Hassan Nasir Jamy.

"Kami akan mengirim relawan dan dokter hewan untuk memeriksa semua hewan ... Kami khawatir semua hewan sekarat," ujar dia.

Penolakan pengelola kebun binatang untuk berbicara dengan para pejabat kementerian, kendati berkali-kali dikirimi surat dan dihubungi melalui telepon, bisa dianggap sebagai penghinaan terhadap pengadilan, katanya.

Wakil direktur kebun binatang tak bersedia memberi komentar kepada Reuters sementara perusahaan metropolitan Islamabad juga tak bisa dihubungi.

baca juga

Pengadilan telah memerintahkan agar langkah segera diambil untuk menyelamatkan semua hewan dari bahaya lebih lanjut.

Pengadilan juga memerintahkan agar seekor beruang Himalaya segera dirawat. Menurut para petugas kebun binatang, beruang tersebut terluka dalam perkelahian dengan beruang lain. Sementara Awan mengatakan beruang itu juga sudah lama punya penyakit kulit.

"Semua hewan menderita," kata Sana Jamal, wanita juru bicara untuk kelompok beranggotakan 40 warga, yang bekerja untuk meningkatkan fasilitas kebun binatang.

"Setiap kali kami datang, tak ada makanan dan air di sebagian besar kandang. Itulah alasan utama kami menginginkan kementerian tersebut secara resmi mengambilalih," imbuh dia.

Sementara itu, beberapa burung dan hewan lain mati karena kekurangan makanan dan obat, menurut laporan sejumlah surat kabar tahun ini.

Ketika ditanya mengenai kondisi tersebut, seorang anggota staf kebun binatang itu mengatakan kepada Reuters, "Semuanya baik-baik saja."

Tak jauh dari situ, beberapa burung gagak mematuki tulang-tulang yang berserakan di kandang serigala.

Sumber: Reuter/Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suhu Minus 50 Derajat Celcius, Bagaimana Bertahan Hidup di Gletser Siachen?

Suhu Minus 50 Derajat Celcius, Bagaimana Bertahan Hidup di Gletser Siachen?

Lifestyle | Selasa, 23 Juli 2019 | 14:17 WIB

Jatuh Saat Usia 8 Bulan, Leher Gadis Ini Jadi Bengkok 90 Derajat

Jatuh Saat Usia 8 Bulan, Leher Gadis Ini Jadi Bengkok 90 Derajat

Health | Kamis, 18 Juli 2019 | 20:50 WIB

Keterlaluan, Turis Ini Lempari Panda di Kebun Binatang dengan Batu

Keterlaluan, Turis Ini Lempari Panda di Kebun Binatang dengan Batu

Lifestyle | Rabu, 17 Juli 2019 | 19:00 WIB

Sedang Duduk Santai, Panda Dilempari Batu Pengunjung Kebun Binatang

Sedang Duduk Santai, Panda Dilempari Batu Pengunjung Kebun Binatang

News | Rabu, 17 Juli 2019 | 10:50 WIB

Pakistan Akhirnya Buka Kembali Wilayah Udara untuk Penerbangan Sipil

Pakistan Akhirnya Buka Kembali Wilayah Udara untuk Penerbangan Sipil

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 13:57 WIB

Terkini

Meski Produksi Dipangkas, ESDM Tetap Serok PNBP Rp131 T dari Minerba

Meski Produksi Dipangkas, ESDM Tetap Serok PNBP Rp131 T dari Minerba

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat

Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026

Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Kuliah S3 Dibayari Bawahan, Jaksa Bongkar Silmy Karim Minta Rp50 Juta Buat Keperluan Studi di UB

Kuliah S3 Dibayari Bawahan, Jaksa Bongkar Silmy Karim Minta Rp50 Juta Buat Keperluan Studi di UB

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:27 WIB

Konten Kena Shadow Ban? Komdigi Minta Platform Buka Mekanisme Banding

Konten Kena Shadow Ban? Komdigi Minta Platform Buka Mekanisme Banding

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Perluas Manfaat Lewat Inovasi Sistem Pelayanan, PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion

Perluas Manfaat Lewat Inovasi Sistem Pelayanan, PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:22 WIB

GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11

GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga

Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween

Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:15 WIB

AI Makin Canggih, Digital Humanities Jadi Kunci agar Teknologi Tetap Berpihak pada Manusia

AI Makin Canggih, Digital Humanities Jadi Kunci agar Teknologi Tetap Berpihak pada Manusia

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:14 WIB

×