Dampak Minyak Tumpah, Nelayan Marunda Teriak Rugi Besar

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 02 Agustus 2019 | 13:43 WIB
Dampak Minyak Tumpah, Nelayan Marunda Teriak Rugi Besar
Minyak tumpah. (Antara)

Suara.com - Nelayan di pesisir Marunda, Jakarta Utara ternyata merasa terdampak dari minyak Pertamina yang tumpah di Karawang sampai Kepulauan Seribu. Pencemaran yang ditimbulkan dari minyak atau limbah sangat berdampak terhadap hasil tangkapan mereka.

Nelayan Marunda mengaku tidak dapat tangkapan ikan.

"Kalau limbah dan minyak bisa fatal. Nelayan bisa sama sekali enggak dapat hasil tangkapan," kata Rarat, nelayan yang sehari-hari melaut di sepanjang Kali Kanal Timur Marunda, Jakarta Utara, Jumat (2/8/2019).

Setiap kali melaut, dirinya bisa mendapatkan 10 hingga 20 kilogram berbagai jenis ikan.

"Kalau akhir-akhir ini lebih sering dapat rajungan," katanya. Namun, ia menuturkan bahwa hasil tangkapannya semalam berkurang drastis.

"Nggak tahu kenapa. Semalam cuma dapat 1,5 kilogram ikan. Tadi sudah dijual dan cuma dapat Rp 40.000," kata dia lebih lanjut.

Dia menduga hasil tangkapannya berkurang akibat limbah atau minyak yang kemungkinan berasal dari tumpahan minyak milik Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) yang sebelumnya mencemari Pantai Karawang.

"Kalau Pantai Karawang ke sini kan jaraknya tidak jauh. Memang biasanya dari Karawang mengarah ke Kepulauan Seribu. Tapi kalau arah anginnya ke sini, pencemaran minyaknya bisa sampai ke sini," katanya lagi.

Kubil yang merupakan ketua nelayan di pesisir Marunda mengatakan, ikan akan menjauh dari zona yang dicemari oleh minyak atau limbah, sehingga hasil tangkapan nelayan akan berkurang drastis.

baca juga

"Jadi nelayan bisa sama sekali tidak dapat tangkapan karena ikannya menjauh. Ikan-ikan ini akan datang lagi seminggu kemudian saat airnya sudah bersih," katanya pula.

Ia juga mengatakan pada umumnya ikan akan menjauhi jaring nelayan yang terkena minyak saat jaring-jaring tersebut berada di permukaan laut.

"Minyak ini kalau di laut kan adanya di atas permukaan. Kalau ada minyak, minyak-minyak ini akan menempel di jaring, sehingga ketika jaring ini masuk ke dalam laut, semua jenis ikan akan menjauhi jaring ini," katanya lagi.

"Jadi pengaruhnya sangat besar, dan beberapa hari terakhir hasil tangkapan kami memang berkurang," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pulau Seribu Tercemar Minyak Pertamina, Nelayan: Ikan Tetap Banyak

Pulau Seribu Tercemar Minyak Pertamina, Nelayan: Ikan Tetap Banyak

News | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 13:34 WIB

Minyak Pertamina Tumpah di Karawang, Menteri Susi Minta Perbanyak Oil Boom

Minyak Pertamina Tumpah di Karawang, Menteri Susi Minta Perbanyak Oil Boom

Jabar | Kamis, 01 Agustus 2019 | 17:50 WIB

Minyak Pertamina Tumpah, Menteri Susi Cerita Relawan Sulit Terobos Pantura

Minyak Pertamina Tumpah, Menteri Susi Cerita Relawan Sulit Terobos Pantura

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 17:41 WIB

Walhi: Minyak Tumpah Pertamina Mengalir ke Bekasi sampai Kepulauan Seribu

Walhi: Minyak Tumpah Pertamina Mengalir ke Bekasi sampai Kepulauan Seribu

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 16:10 WIB

Walhi: Minyak Pertamina Tumpah sampai ke Kepulauan Seribu Jakarta

Walhi: Minyak Pertamina Tumpah sampai ke Kepulauan Seribu Jakarta

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 15:51 WIB

Minyak Tumpah di Laut Karawang, SKK Migas Pasang Static Oil Boom

Minyak Tumpah di Laut Karawang, SKK Migas Pasang Static Oil Boom

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 12:28 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×