Pulau Seribu Tercemar Minyak Pertamina, Nelayan: Ikan Tetap Banyak

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 02 Agustus 2019 | 13:34 WIB
Pulau Seribu Tercemar Minyak Pertamina, Nelayan: Ikan Tetap Banyak
Ceceran minyak di pantai Kepulauan Seribu.(Foto: Istimewa)

Suara.com - Nelayan Muara Angke mengakui tumpahan minyak mentah milik Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) di perairan Karawang tidak mempengaruhi ikan di Kepulauan Seribu. Ikan tetap banyak dan hidup di sana.

Semenjak kebocoran minyak milik Pertamina itu, banyak gumpalan-gumpalan berwarna hitam yang mengambang di perairan Kepulauan Seribu. Namun kondisi yang sudah ditemukannya selama seminggu terakhir itu tidak memengaruhi perikanan di sana.

"Di Pulau Seribu ikannya banyak. Ikannya masih pada hidup," kata seorang nelayan, Tarudin saat ditemui Antara di Dermaga Baru Muara Angke, Jakarta, Jumat (2/8/2019).

"Waktu minyak bocor hanya ada bahan bakar yang mengambang sebesar sekepalan telapak tangan, tetapi tidak banyak. Ya seperti oli bekas, bukan cairan jadi tidak mematikan," lanjutnya.

Hal tersebut sebelumnya telah dikatakan oleh Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad yang menyebutkan beberapa pulau yakni Pulau Rambut, Pulau Untung Jawa, dan Pulau Ayer memang terkena dampak dari tumpahan minyak.

Adapun bentuknya adalah gumpalan-gumpalan kecil berwarna hitam seperti aspal padat, dan tidak memengaruhi perairan maupun ikan di sana.

Tarudin yang biasa melaut hingga Pulau Bidadari itu mengatakan ikan-ikan di Kepulauan Seribu masih banyak dan tidak terpengaruh dengan tumpahan minyak. Sementara seorang nelayan lainnya, Adi Wibowo tidak mengetahui terkait kebocoran minyak mentah milik Pertamina yang terjadi di perairan Karawang pada Jumat (12/7/2019).

Adi mengatakan kondisi perairan tempat ia menangkap ikan tidak ada masalah. Hanya saja ia merasakan hasil tangkapannya sedikit berkurang daripada sebelumnya.

Sebelumnya, kebocoran minyak dan gas terjadi di pesisir utara Jawa Barat, Jumat (12/7) di sekitar anjungan lepas pantai YYA-1 area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), dan saat ini sudah mencapai Kepulauan Seribu, Jakarta.

baca juga

PT Pertamina (Persero) mengklaim volume tumpahan minyak di pesisir utara Kabupaten Karawang, Jawa Barat, saat ini tersisa 10 persen dari volume awal, yakni 3.000 barel per hari (bph). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minyak Pertamina Tumpah di Karawang, Menteri Susi Minta Perbanyak Oil Boom

Minyak Pertamina Tumpah di Karawang, Menteri Susi Minta Perbanyak Oil Boom

Jabar | Kamis, 01 Agustus 2019 | 17:50 WIB

Minyak Pertamina Tumpah, Menteri Susi Cerita Relawan Sulit Terobos Pantura

Minyak Pertamina Tumpah, Menteri Susi Cerita Relawan Sulit Terobos Pantura

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 17:41 WIB

Walhi: Minyak Tumpah Pertamina Mengalir ke Bekasi sampai Kepulauan Seribu

Walhi: Minyak Tumpah Pertamina Mengalir ke Bekasi sampai Kepulauan Seribu

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 16:10 WIB

Walhi: Minyak Pertamina Tumpah sampai ke Kepulauan Seribu Jakarta

Walhi: Minyak Pertamina Tumpah sampai ke Kepulauan Seribu Jakarta

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 15:51 WIB

Minyak Tumpah di Laut Karawang, SKK Migas Pasang Static Oil Boom

Minyak Tumpah di Laut Karawang, SKK Migas Pasang Static Oil Boom

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 12:28 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×