Update Gempa Bumi Banten, Korban Meninggal Dunia Bertambah Jadi Enam Orang

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Minggu, 04 Agustus 2019 | 20:15 WIB
Update Gempa Bumi Banten, Korban Meninggal Dunia Bertambah Jadi Enam Orang
Rumah rusak akibat diguncang gempa di Kampung Karoya, Mandalawangi, Pandeglang, Banten, Sabtu (3/8). [ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman]

Suara.com - Pelaksana harian (Plh) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengungkapkan korban meninggal dunia akibat gempa bumi Pandeglang, Banten bertambah menjadi enam orang.

Jumlah korban meninggal dunia tersebut bertambah satu orang dari jumlah sebelumnya.

Agus mengatakan berdasar data terbaru BNPB per tanggal 4 Agustus 2019 pukul 10 WIB satu korban meninggal dunia yang bertambah tersebut yakni atas nama Icha (65) warga Kabupaten Lebak, Banten.

Selain itu Agus mengatakan setidaknya kekinian terdapat pula korban luka-luka akibat gempa Pandeglang yang berjumlah tiga orang. Sedangkan, sebanyak kurang lebih 33 jiwa mengungsikan diri ke rumah kerabat terdekat.

"Jumlah total meninggal dunia 6 orang, luka-luka tiga orang, terdampak ± 136 KK dan mengungsi 33 jiwa mengungsi ke rumah kerabat," kata Agus lewat keterangan resmi yang diterima suara.con pada Minggu (4/8/2019).

Sementara itu, Agus mengungkapkan akibat gempa bumi bermagnitudo 6,9 SR yang mengguncang sebagian wilayah Pandeglang, Banten pada Jumat (2/8) itu pun turut mengakibatkan sebanyak 13 unit rumah rusak berat. Sedangkan, 50 unit rumah rusak sedang dan 408 unit rumah rusak ringan.

"Satu unit bangunan penggilingan padi rusak ringan, 19 unit sarana pendidikan rusak ringan, satu unit kantor desa rusak ringan, dan 3 unit masjid rusak ringan," imbuhnya.

Untuk diketahui, sebelumnya BNPB merilis sebanyak lima orang meninggal dunia akibat gempa Pandeglang, Banten. Sebagai besar korban meninggal dunia akibat serangan jantung dan terpeleset akibat panik.

Adapun kelima korban yang sebelumnya dirilis BNPB yakni, Rasinah (48) dan Salam (95) warga Kabupaten Lebak, Banten. Kemudian, H. Ajay (58) dan Ruyani (35) warga Kabupaten Sukabumi dan Sa'in (40) warga Ujung Jaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Haji Ajay Jadi Korban Gempa Banten karena Tewas Terpeleset saat Mengungsi

Haji Ajay Jadi Korban Gempa Banten karena Tewas Terpeleset saat Mengungsi

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 16:32 WIB

Imbas Gempa, Warga Banten Alami Kelelahan, Hipertensi hingga Rematik

Imbas Gempa, Warga Banten Alami Kelelahan, Hipertensi hingga Rematik

Banten | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 16:30 WIB

BNPB: Korban Gempa Banten Rata-rata Meninggal Serangan Jantung karena Kaget

BNPB: Korban Gempa Banten Rata-rata Meninggal Serangan Jantung karena Kaget

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 16:19 WIB

Update Gempa Banten, 4 Orang Meninggal Dunia

Update Gempa Banten, 4 Orang Meninggal Dunia

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 16:05 WIB

Terkini

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:50 WIB

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:49 WIB

Polda Metro Jaya Benarkan Ada Laporan Dugaan Kekerasan Seksual yang Dilakukan Anak Artis RSO

Polda Metro Jaya Benarkan Ada Laporan Dugaan Kekerasan Seksual yang Dilakukan Anak Artis RSO

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:46 WIB

6 Zodiak yang Paling Pintar Mengelola Keuangan dan Hobi Investasi

6 Zodiak yang Paling Pintar Mengelola Keuangan dan Hobi Investasi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:40 WIB

Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News

Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:40 WIB

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 14:38 WIB

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

×