Jualan Bensin Eceran saat Jakarta Blackout, Dado Tersambar Api dari Lilin

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Senin, 05 Agustus 2019 | 13:49 WIB
Jualan Bensin Eceran saat Jakarta Blackout, Dado Tersambar Api dari Lilin
Lokasi kebakaran di Tambora, Jakarta Barat saat adanya pemadaman listrik massal. (dok. polisi).

Suara.com - Perkampungan di Jalan Kali Anyar 2, Tambora, Jakarta Barat dilalap si jago merah saat terjadi pemadaman listrik di kawasan Jabodetabek pada Minggu (4/8/2019) malam. 

Insiden kebakaran itu terjadi akibat lilin yang jatuh di dalam rumah warga dan menyambar ke bangunan lain. Bahkan, dua warga bernama Miswardi alias Dado (26) dan Ryan (16) menjadi korban setelah terjebak dalam bangunan yang dilalap api.

Korban kebakaran yang terjadi di Tambora saat Jakarta mati lampu massal. (dok. polisi).
Korban kebakaran yang terjadi di Tambora saat Jakarta mati lampu massal. (dok. polisi).

Kapolsek Tambora Komusaris Polisi Iver Son Manossoh menerangkan, peristiwa kebakaran tersebut bermula saat penjual bensin eceran, Dado sedang menuangkan bensin dari tong berukuran sekitar 50 sentimeter ke ember berukuran 20 liter. Saat itu,  Dado hendak melayani warga bernama Sugianto membeli bensin eceran.

Lantas, Dado kembali menuangkan bensin ke botol yang telah disiapkan. Kemudian, Sugianto memesan bensin 1 liter kepada Dado.

Tiba-tiba, api muncul dari dapur rumah milik Dado sehingga memicu kebakaran. Diduga, api berasal dari lilin dari dapur tersebut.

"Saat itu tiba-tiba ada api dari dapur rumah Miswandi menyambar hingga terjadi kebakaran. Akibatnya bulu kaki Sugianto terbakar. Dado mengalami luka bakar pada bagian kedua kakinya serta adiknya yang bernama Ryan juga mengalami hal yang sama," kata Iver Son saat dikonfirmasi, Senin (5/8/2019).

Api kemudian menjalar ke seisi rumah berlantai 2 tersebut. Api sendiri berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran yang dibantu warga sekitar.

"Akibat kejadian itu Dado dirawat di RS Tarakan sedangkan Rian tidak dirawat karena hanya mengalami luka ringan dan diperbolehkan pulang," sambungnya.

Sebelumnya, Kepala Seksi Suku Dinas Penanggulangan dan Penyelamatan Jakarta Barat, Rompis Romlih mengatakan, kebakaran terjadi pada pukul 20.30 WIB. Diduga, api berasal dari lilin di rumah warga yang menyambar ke bensin.

baca juga

"Keterangan warga kebakaran diakibatkan dari lilin yang menyambar bensin, karena pemilik rumah berjualan bensin eceran," kata Rompis dalam keterangannya, Senin (5/8/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Jakarta Blackout, Gang Rumpi Johar Baru Kebakaran

Usai Jakarta Blackout, Gang Rumpi Johar Baru Kebakaran

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 13:26 WIB

Kebakaran di Rumah, Bocah 5 Tahun Selamatkan 13 Orang

Kebakaran di Rumah, Bocah 5 Tahun Selamatkan 13 Orang

News | Minggu, 28 Juli 2019 | 19:42 WIB

Terkini

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:55 WIB

Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang

Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:34 WIB

Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek

Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:32 WIB

Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program

Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:30 WIB

Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop

Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:27 WIB

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:09 WIB

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:07 WIB

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB