Detik-detik 2 Penembakan Brutal di Amerika, 29 Orang Tewas

Bangun Santoso

Senin, 05 Agustus 2019 | 14:13 WIB
Detik-detik 2 Penembakan Brutal di Amerika, 29 Orang Tewas
Ilustrasi penembakan. [Shutterstock]

Suara.com - Dalam 13 jam pembantaian di Amerika, dua penembak dalam insiden terpisah menewaskan 29 orang dan melukai puluhan lainnya, membuat pihak berwenang menyelidiki motif di balik pembantaian itu.

Presiden AS Donald Trump pada Minggu (4/8), memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di bangunan-bangunan pemerintah selama lima hari ke depan, "sebagai tanda penghormatan kepada para korban aksi kekerasan yang mengerikan" di El Paso, Texas dan Dayton, Ohio.

"Kebencian tidak ada tempat di negara kita," kata Trump, Minggu, kepada wartawan. "Banyak upaya sedang dilakukan" untuk mencegah serangan di masa depan, katanya.

Seorang laki-laki bersenjata yang mengenakan rompi anti peluru dan membawa sejumlah amunisi ditembak mati oleh polisi kurang dari satu menit setelah ia melepaskan tembakan pada Minggu (4/8) pagi di daerah hiburan malam yang populer di kota Midwest, Dayton, Ohio. Penembakan itu menewaskan sembilan orang dan melukai sedikitnya 27 orang, empat diantaranya mengalami luka serius.

Polisi mengatakan yakin hanya ada seorang penembak dalam insiden itu, namun belum mengetahui identitas atau motifnya. Wali Kota Dayton Nan Whaley mengatakan tanggapan cepat polisi "menyelamatkan ratusan nyawa" di distrik Oregon, Dayton, yang ramai dengan bar, restoran, dan teater.

Ia mengatakan laki-laki bersenjata itu membawa senjata semi-otomatis kaliber 223. Senjata yang digunakan pelaku berukuran sama dengan yang digunakan laki-laki bersenjata dalam penembakan yang menewaskan 20 murid dan enam orang dewasa tewas di Newtown, Connecticut pada 2012. Penembakan di Newton adalah salah satu penembakan massal paling mengerikan di AS dalam beberapa tahun terakhir.

Pembantaian di Ohio itu terjadi sekitar 13 jam setelah polisi di kota perbatasan AS-Meksiko, El Paso, Texas, mengatakan seorang laki-laki bersenjata melepaskan tembakan ke sebuah toko Walmart, menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai 26 orang. Pihak berwenang mengatakan menyelidiki kemungkinan kejahatan kebencian rasial yang menarget kaum Hispanik dalam penembakan di El Paso tersebut.

Insiden El Paso dan Dayton merupakan pembunuhan massal ke-21 dan ke-22 di AS tahun ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Associated Press, USA Today, dan Northeastern University. Arsip tersebut mendefinisikan pembunuhan massal, ketika empat orang atau lebih ditembak mati, tidak termasuk penembak, di satu lokasi.

Insiden terbaru itu terjadi seminggu setelah seorang laki-laki bersenjata menewaskan tiga orang di sebuah festival makanan di California dan menyusul pembunuhan terhadap 58 orang di sebuah festival musik Country pada 2017 di California, 49 orang di sebuah klub malam Orlando, Florida, pada 2016 dan 25 orang di sebuah gereja di Texas pada 2017.

baca juga

Pihak berwenang AS sesekali mencoba mencari cara untuk menghentikan pembantaian warga tak bersalah, di negara dimana kepemilikan senjata dilindungi sebagai hak konstitusional. Sebagian anggota parlemen berusaha untuk membatasi kepemilikan senjata atau memperketat peraturan seputar penjualan senjata, tetapi pada umumnya ditolak oleh anggota parlemen lainnya yang menentang pembatasan baru.

Setelah serangan Dayton, Senator dari Ohio Sherrod Brown mengatakan ia marah terhadap pembuat undang-undang negara bagian dan nasional yang tidak mau menyetujui pengawasan senjata yang lebih ketat dan mengatakan "simpati dan doa politisi saja tidak cukup" sebagai tanggapan terhadap pembunuhan massal.

Sumber: VOA Indonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelaku Teror Penembakan California Ternyata Remaja 19 Tahun

Pelaku Teror Penembakan California Ternyata Remaja 19 Tahun

News | Rabu, 31 Juli 2019 | 05:39 WIB

Aksi Penembakan Gegerkan Acara Festival Kuliner di Amerika

Aksi Penembakan Gegerkan Acara Festival Kuliner di Amerika

News | Senin, 29 Juli 2019 | 11:17 WIB

Penembakan Membabi Buta Gegerkan Los Angeles, 4 Orang Tewas

Penembakan Membabi Buta Gegerkan Los Angeles, 4 Orang Tewas

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 15:50 WIB

Pasca Polisi Tembak Polisi, Ruang SPK Polsek Cimanggis Tetap Dibuka

Pasca Polisi Tembak Polisi, Ruang SPK Polsek Cimanggis Tetap Dibuka

Jabar | Jum'at, 26 Juli 2019 | 10:19 WIB

Detik-detik Polisi Tembak Polisi di Depok, Bripka RE Tewas Seketika

Detik-detik Polisi Tembak Polisi di Depok, Bripka RE Tewas Seketika

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 08:03 WIB

Terkini

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:59 WIB

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:45 WIB

Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki

Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:32 WIB

Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa

Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:28 WIB

Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG

Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:19 WIB

Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi

Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:16 WIB

Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran

Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:15 WIB

Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama

Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:57 WIB

Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain

Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:54 WIB

Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk

Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:53 WIB